Jembatan Conoko Kritis, Ban Dumtruk Masuk Lobang: Warga Minta Pemkab Padang Lawas Percepat Renovasi Sebelum 2028
Selasa, 30 Juni 2026
HUTARAJA TINGGI,Padang Lawas | https_//Burusergapinfo My.id

Kecelakaan tunggal nyaris merenggut korban kembali terjadi di Jembatan Conoko, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Insiden menimpa armada Dumtruk Super HDX BM 9936 PO yang mengangkut Tandan Buah Segar/TBS Sawit, Senin, 29 Juni 2026 sekitar malam pukul 19.40 Wib

Kori Siregar, sopir truk tersebut, hendak mengangkut TBS ke PKS PTPN 4. Namun saat melintas di jembatan penghubung Simpang PTPN 4 Sosa menuju Transpir 1A Sosa Timur, roda sebelah kanan belakang truk terpeleset dan masuk ke dalam lobang jembatan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun badan truk mengalami kerusakan dan sempat menghambat arus TBS yang akan masuk ke pabrik. Kondisi ini menambah panjang daftar keluhan warga atas jembatan yang sudah bertahun-tahun dinilai tidak layak.


Seorang warga Lubuk Bunut Lorong Satu, Kecamatan Hutaraja Tinggi yang enggan disebutkan namanya, menyebut kondisi Jembatan Conoko hari ini sudah di titik kritis.
“Besinya udah pada jatuh ke Sungai Aek Sosa. Jembatan itu sekarang udah berlobang-lobang. Sangat prihatin kami lihatnya, apalagi tiap hari dilintas truk sawit beban berat seperti Dumtruk ini,” ujarnya kepada media.
Menurut warga, kerusakan semakin parah karena tidak ada perbaikan darurat sejak besi rel jembatan banyak yang copot. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan memutus akses warga Sosa Timur dan mengganggu distribusi sawit ke PKS.
Pemkab Padang Lawas Sudah Usulkan ke Pemprov Sumut, Target 2028
Persoalan Jembatan Conoko sebenarnya sudah masuk dalam perhatian pemerintah daerah. Pada 23 April 2026 lalu, Bupati Padang Lawas, Putera Mahkota Alam Hasibuan SE, melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara.
Dalam pertemuan itu, Pemkab Padang Lawas menyampaikan 6 usulan strategis infrastruktur. Salah satunya ada di poin ke-5, yaitu, Pembangunan Jembatan Conoko Tahun Anggaran 2028.
Jembatan tersebut berada di ruas jalan Aliaga – Muara Tige dan ditargetkan terealisasi pada 2028 mendatang.
“Pemkab sudah audiensi dan mengusulkan pembangunan Jembatan Conoko di TA 2028. Tapi faktanya, kondisi jembatan hari ini sudah sangat kritis dan rawan dilintasi,” kata warga.
Dengan jarak waktu hampir 2 tahun lagi menuju 2028, warga meminta Pemkab Padang Lawas bersama Dinas Bina Marga Sumut segera melakukan langkah darurat. Minimal berupa penambalan lobang, pemasangan rel pengaman sementara, atau pembatasan tonase kendaraan yang melintas.
“Kalau nunggu 2028, kami takut makan korban dulu. Truk sawit tiap hari lewat sini. Kalau ada truk yang terguling ke Sungai Aek Sosa, siapa yang bertanggung jawab?” tegasnya.
Jembatan Conoko merupakan akses vital bagi petani sawit dan masyarakat Sosa Timur menuju PKS PTPN 4 serta jalur Transpirasi. Kerusakan jembatan berdampak langsung pada kelancaran ekonomi warga dan distribusi TBS.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Bina Marga Sumut maupun Pemkab Padang Lawas terkait rencana perbaikan darurat Jembatan Conoko sebelum proyek pembangunan 2028 dimulai.
Reporter : Subandi




