Lombok Tengah SETANGGOR
Burusergapinfo.com – Semangat keagamaan membara di Dusun Setanggor Timur Desa Setanggor dengan digelarnya perhelatan lomba keagamaan bagi generasi muda oleh Kelompok Pemuda dan Remaja Perubahan Setanggor Timur. Acara yang berlangsung mulai Jumat (13/03/2026) hingga Senin (16/03/2026) di Masjid Nurul Hidayah bertujuan sebagai wadah pengembangan bakat dan penguatan fondasi iman anak-anak serta remaja di lingkungan sekitar.
Panitia menyelenggarakan tiga cabang lomba utama yang dinantikan para peserta, yaitu:
1. Lomba Azan: Menguji keindahan suara, ketepatan makhraj, dan penjiwaan dalam memanggil umat beribadah.
2. Lomba Sambung Ayat (Hafalan Ayat Pendek): Menguji hafalan Al-Qur’an Juz 30 dengan sistem melanjutkan potongan ayat yang diberikan juri.
3. Lomba Cerdas Cermat (LCC) Agama: Adu wawasan mengenai sejarah Islam, fikih ibadah, dan pengetahuan umum keagamaan untuk membentuk generasi muda yang cerdas.
Kepala Dusun Setanggor Timur II, Bapak Afifudin Imran, tidak hanya memberikan izin dan dukungan materiil, tetapi juga turut terlibat dalam panitia pelaksana. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun karakter generasi muda agar tidak berkumpul tanpa arah, dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan
“Kita tidak ingin remaja kita hanya sekadar berkumpul tanpa arah, melalui lomba di Masjid Nurul Hidayah ini, kita membangun karakter,” tegas Afifudin Imran.
Ketua Panitia dari unsur pemuda menjelaskan bahwa pemilihan Masjid Nurul Hidayah sebagai lokasi bertujuan membiasakan anak-anak dekat dengan masjid sejak dini. Antusiasme warga terlihat dengan pendaftaran puluhan peserta, yang didampingi orang tua di selasar masjid.
Sementara itu, Ketua LSM Maung, Narapudin A., bersama Sekretaris Jenderal H. Afifudin Imran menyatakan dukungan penuh terhadap acara tahunan yang akan juga digelar di bulan Ramadhan mendatang. “Acara ini sangat kami support dan dukung di bulan yang suci, sekaligus dapat menemukan bakat-bakat anak-anak kita untuk masa depan dan pondasi mereka ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya saat dikonfirmasi media.
Acara akan ditutup dengan pengajian singkat dan penyerahan trofi serta piagam penghargaan bagi para pemenang pada hari Senin mendatang, dengan harapan dapat melahirkan bibit unggul yang bisa mewakili desa dalam kompetisi tingkat kabupaten atau MTQ.
Reporter: Satria




