Proses Pemanggilan Feri king Dan Mildan Selaku Penyerobot Tanah Milik Umar Wartawan BuruSergapINFO ke Polda Sumsel

Palembang_31_Januari_2026 _http://BURUSERGAPinfo.my.id

Seiring Waktu Kami media Mengikuti perkembangan Kasus Laporan Umar Selaku pemilik tanah Di wilayah Jakabaring yang Berukuran 10×30 ,

Yang Telah dilakukan Penyerobotan lahan Tanah milik Umar tersebut Selaku wartawan BURUSERGAPinfo oleh Mildan Pensiunan Kolonel TNI AL dan feri king Sebagai Ketua umum Ormas GBR,

Kini Laporan penyidik Polda Sumsel memasuki babak baru setelah beberapa saksi saksi telah di mintai keterangan dan Olah TKP telah di laksanakan Polda Sumsel,

Setelah proses kurang lebih berjalan selama Tiga bulanan dari awal melapor berlalu,

Polda Sumsel telah Mendalami Kasus penyerobotan Lahan Tanah Milik Umar tersebut,

Dari pemeriksaan surat surat tanah kepemilikan Umar ,Olah TKP, hingga ke pemanggilan saksi saksi  Semua berjalan dengan sangat baik tanpa ada nya hambatan,

Kinerja yang sangat baik dilakukan Polda Sumsel sangat melayani mengayomi Laporan masyarakat dengan baik sebaik baik nya,

Setelah Selesai semua saksi saksi di Mintai Keterangan oleh penyidik Polda Sumsel,

Informasi Yang Di dapat Dari Umar Selaku Pemilik tanah hasil dari pada Kontrol sosial media,

Dari penyidik Polda Sumsel Menyampaikan informasi kepada Umar selaku pemilik tanah yang di serobot, Proses terus BerLanjut Ke Pemanggilan di duga tersangka Kasus penyerobotan Lahan Tanah milik Umar Tersebut bernama :

Feri king ( sebagai Ketua ormas GBR)

Dan

Mildan (Pensiunan Kolonel TNI AL)


Dasar Hukum Pidana Penyerobotan.!!!

Perpu No. 51 Tahun 1960: Melarang penggunaan tanah tanpa izin dari yang berhak atau kuasanya yang sah, dengan ancaman kurungan dan/atau denda.

KUHP Pasal 385 (Pasal “Stellionaaat”): Mengatur tentang penyerobotan tanah, menjual, menukarkan, atau menggadaikan tanah yang diketahui milik orang lain, dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.

Pasal 502 UU 1/2023 (KUHP Baru): Mengancam pelaku penyerobotan tanah dengan pidana penjara paling lama 5 tahun.

Pasal 167 KUHP: Masuk ke pekarangan atau rumah orang lain tanpa izin.


Kami Berkeyakinan Kinerja Polda Sumsel Berjalan Dengan baik dan baik sebagaimana mestinya sesuai dengan Prosedur prosedur Yang sebenar nya,

Kami Semua berharap Agar Laporan kasus penyerobotan lahan Tanah milik Umar ini cepat terselesaikan  sebagaimana mestinya,

Yang benar tetap lah benar yang salah tidak dapat di benar benar kan !

Pak Umar selaku pemilik tanah yang di serobot dapat Kembali mengambil  Tanah  Hak Milik nya 99% Dari Oknum oknum Mafia Mafia tanah Yang Tidak bertanggung jawab,!!!

Dan Kami yakin kinerja Polda Sumsel pasti dan pasti memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sumatera Selatan.

The best oF The best Polda Sumsel

Penerbit BurusergapINFO.my.id

Editing TB Hendy yustana

Kuasa Hukum Advocat Pengacara,

Beni Lololuan S.H

Prof.Dr.Kh.Sutan Nasomal SP.D . SE.SH.MH

Asisten Paralegal Profesor Sutan

Direktur Utama Penanggung jawab media buruSergapinfo seindonesia.

TB.HENDY YUSTANA.

Tim Gabungan Melakukan Penertiban Terhadap keberadaan dan pengelolaan kotak amal pada

Burusergap,info -Bungo

Pemerintah Kabupaten Bungo melakukan penertiban terhadap keberadaan dan pengelolaan kotak amal pada tempat umum dan fasilitas publik. Kegiatan ini dilaksanakan sejak 29 Januari 2026 hingga 30 Januari 2026 dengan pelaksana tugas dilapangan yakni terdiri dari perwakilan BPBD Kesbangpol, Satpol PP, Dinas Sosial PPKB dan PPPA, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Baznas, Kejaksaan Negeri Bungo, Polres Bungo, Kodim 0416/Bute, Densus 88 AT dan Posda Bungo Binda Jambi.

 

Dari penyisiran di lapangan selama dua hari tersebut, dengan titik lokasi yakni area pasar, toko dan tempat kuliner yang ada di wilayah kota Bungo. Maka, terdapat kotak amal yang dikumpulkan mencapai 301 kotak yang berlogo atau bertuliskan dari beberapa lembaga atau yayasan yang dititipkan di tempat tersebut. Kotak amal yang terhimpun diamankan di ruangan khusus di Kantor Satpol PP dan Damkar. Bagi kotak amal yang memiliki izin resmi dan jelas kegunaan atau peruntukannya akan dikembalikan dan diberikan lebel resmi dari pemerintah Kabupaten Bungo.

 

Namun, diantarantara kotak amal yang dikumpulkan tersebut disyinyalir ada beberapa yang tergabung dalam organisasi tertentu yang bersifat ilegal dan orientasi radikal. Hal ini tentunya akan menjadi perhatian khusus bagi Pemda Bungo dan Aparat Penegak Hukum.

 

Marwilisman AR selaku Sekretaris BPBD Kesbangpol sekaligus Koordinator Lapangan dalam penertiban kotak amal tersebut menyampaikan bahwa kegiatan penertiban terhadap keberadaan dan pengelolaan kotak amal ini sudah dilaksanakan sesuai dengan surat tugas dan perintah Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bungo.

 

“Sesuai arahan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bungo, kegiatan penertiban terhadap keberadaan kotak amal sudah kita laksanakan. Tinggal lagi terkait pengelolaan kotak amal kedepannya seperti apa kita masih menunggu pers rilis dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati bersama para Forkopimda,” Katanya.

 

Selain itu, Marwilisman juga menyampaikan bahwa kotak amal yang terhimpun yakni di hari pertama sebanyak 216 kotak amal baik ukuran besar maupun kecil. Dan di hari kedua yakni sebanyak 85 kotak amal.

 

“Kita mulai start dari area kampung solok – Pasar Bawah menuju Pasar Bungur hingga menyusuri ke toko dan tempat kuliner yang ada di area pasir putih dan Sungai Mengkuang. Dari penyisiran terhimpun di hari pertama 216 kotak amal dan di hari ke-dua yakni sebanyak 85 kotak amal baik ukuran besar maupun ukuran kecil,” Ungkapnya.

 

Dari kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut justru mendapatkan dukungan positif dari masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, bahwa hal yang dilakukan oleh Pemerintah Bungo dinilai cepat tanggap akan kotak amal yang diduga disalahgunakan peruntukannya. Masyarakat pun berharap agar Pemerintah Bungo segera membuat kebijakan dan memberikan lebel resmi kotak amal yang ada di Kabupaten Bungo. Sehingga sedekah dari masyarakat Bungo pun bisa dipergunakan kembali untuk masyarakat Bungo itu sendiri (F).

 

Gagal di Kopassus Tapi Jadi Bintang di Medan Tempur

Gagal di Kopassus Tapi Jadi Bintang di Medan Tempur, Kisah Perjalanan Hidup Kivlan Zen ‘Datuak Tanameh’ yang Luar Biasa

http://BURUSERGAPinfo.my.id

Di panggung militer Tanah Air, nama Mayor Jenderal TNI (Purn.) Kivlan Zen sering kali memantik diskusi hangat. Namun, di balik segala kontroversinya, sejarah mencatat ia sebagai prajurit lapangan sejati dengan “garis tangan” tempur yang luar biasa. Sang Jenderal bergelar Datuak Tanameh ini adalah bukti nyata ketangguhan perantau Minang di medan laga.

 

Salah satu tinta emas yang sulit dihapus adalah aksinya pada tahun 2016. Tanpa tebusan sepeser pun, Kivlan menjadi otak di balik diplomasi maut yang berhasil membebaskan 18 WNI dari cengkeraman kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina.

 

Darah Guci dan Semangat Juang Maninjau

Meski lahir di Langsa, Aceh, pada 24 Desember 1946, jati diri Kivlan berakar kuat di Tanah Minang. Ibunya berasal dari Suku Guci di Maninjau, Agam, sementara ayahnya memiliki darah Pakistan-Minang. Perpaduan karakter ini melahirkan sosok yang gigih dan berani berargumen sejak muda.

 

Jiwa aktivisnya sudah teruji di KAPPI sebelum ia memutuskan mengabdi pada negara melalui Akademi Militer, dan resmi lulus pada tahun 1971.

 

“Gagal” di Kopassus, Tajam di Papua

Karier Kivlan tidak selalu mulus. Ada kisah menarik saat ia menempuh pendidikan di Kopassandha (Kopassus). Bersama deretan tokoh seperti Subagyo HS dan Muchdi PR, Kivlan nyaris menjadi prajurit baret merah.

 

Namun, ia dinyatakan tidak lulus pendidikan komando akibat insiden “survival” di Batujajar. Ia tertangkap tangan menyembunyikan makanan—sebuah pelanggaran disiplin berat dalam latihan tersebut. Alih-alih patah semangat, kegagalan itu membawanya ke belantara Papua bersama Yonif 753/Arga Vira Tama. Di sana, mental tempurnya justru terasah lebih tajam dibanding rekan-rekan seangkatannya.

 

Melesat di Masa Transisi

Kivlan sempat menghabiskan waktu 13 tahun di pangkat Mayor dan Letnan Kolonel karena penugasan panjang di palagan Timor Timur. Namun, bak pegas yang ditekan, kariernya melesat bak meteor setelah mencapai pangkat Kolonel. Hanya dalam waktu 18 bulan, ia sudah menyandang bintang di bahu.

 

Puncak pengabdiannya tercatat saat menjabat sebagai Kepala Staf Kostrad (Kas Kostrad) di tengah gejolak reformasi 1998. Ia berada di pusat pusaran sejarah saat transisi kekuasaan besar-besaran terjadi di Indonesia.

 

Diplomasi Tanpa Senjata

Kivlan Zen membuktikan bahwa perang tidak selamanya dimenangkan dengan peluru. Kedekatannya dengan tokoh-tokoh kunci di Filipina Selatan, seperti pimpinan MNLF Nur Misuari, menjadi aset negara yang tak ternilai.

 

Keberaniannya masuk ke wilayah konflik tanpa pengawalan ketat demi berdialog dengan kelompok bersenjata adalah aksi “diplomasi nyawa” yang jarang dimiliki jenderal lain. Baginya, menyelamatkan nyawa anak bangsa adalah tugas tertinggi, apa pun risikonya.

 

“Ia adalah kombinasi antara otak ahli strategi dan nyali prajurit komando yang tak pernah padam.” (Wikipedia)

 

#KivlanZen #JenderalMinang #TNIAD #PahlawanBangsa #TokohMinang #InfoSumbar #SejarahMiliter

Inilah Anak Presiden Soekarno Yang Dirahasiakan Selama 40 Tahun.

Inilah Anak Presiden Soekarno Yang Dirahasiakan Selama 40 Tahun.

http://Burusergapinfo.my.id

Ternyata ada salah satu anak presiden soekarno yang tidak banyak diketahui, bernama gempar soekarnoputra.

Kabarnya selama 40 tahun gempar dirahasiakan statusnya, sebagai anak dari presiden soekarno.

Pada saat itu presiden soekarno jatuh hati pada ibu gempar yaitu jetje langelo, dan mereka menikah di manado.

Rahasia ini terbongkar pada bulan mei tahun 1998, di tengah situasi politik yang panas pada pemerintahan soeharto.

Saat banyak demonstran yang menduduki gedung DPR dan MPR, jetje melihat anaknya yang kala itu menjadi mahasiswa Universitas Indonesia ikut dalam peristiwa itu.

Jetje pun merasa khawatir kepada gempar, lalu jetje meminta gempar untuk pulang ke manado. Dan gempar baru pulang pada bulan desember tahun 1999.

Saat pulang gempar kaget, mengetahui bahwa dirinya memiliki darah langsung dari sang proklamator.

Pasalnya di dinding rumah jetje langelo, terdapat foto masa mudanya bersama presiden soekarno.

Jetje langelo pun menjelaskan kepada gempar, bahwa rahasia ini sengaja dijaga sesuai amanat dari presiden soekarno.

Editing TB Hendy yustana