• Rab. Apr 29th, 2026

Burusergapinfo

Tajam Aktual Intelektual Pemberani

Top Tags

Pemkab Padang Lawas Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026: “Luruskan Niat Teruslah Bermanfaat, Tano Adat Digomgom Ibadat, Padang Lawas Maju”

BySubandi Kabiro

Apr 25, 2026

Padang Lawas | BurusergapINFO my.id

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas secara resmi menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Otonomi Daerah ke-XXX atau ke-30 Tahun 2026. Peringatan yang jatuh pada Jumat, 25 April 2026 ini mengusung tema nasional “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”

Putera Mahkota Alam Hasibuan SE, Bupati Padang Lawas dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa momentum tiga dekade otonomi daerah menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus memperkuat komitmen pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, serta pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.

“Otonomi daerah bukan sekadar pelimpahan kewenangan, tetapi amanah untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, cepat, dan tepat menjawab kebutuhan rakyat. Melalui semangat Asta Cita, kita ingin memastikan arah pembangunan Padang Lawas selaras dengan cita-cita besar bangsa: berdaulat, maju, dan sejahtera,” ujar Bupati.

“Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”,dimaknai Pemkab Padang Lawas sebagai penggerak delapan agenda prioritas pembangunan daerah. Kedelapan agenda tersebut mencakup pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan, pembangunan infrastruktur merata, reformasi birokrasi, pelestarian lingkungan, penguatan UMKM, serta peneguhan nilai adat dan agama.

Semboyan yang turut digaungkan dalam peringatan tahun ini adalah “Luruskan Niat Teruslah Bermanfaat, Tano Adat Digomgom Ibadat, Padang Lawas Maju”. “Tano Adat Digomgom Ibadat”,yang berarti “tanah adat dipimpin dengan ibadah” menjadi penegasan bahwa pembangunan di Padang Lawas tetap berakar pada nilai adat istiadat dan spiritualitas masyarakat.

“Luruskan niat artinya setiap langkah pembangunan harus dimulai dengan ketulusan untuk melayani. Teruslah bermanfaat menjadi pengingat bahwa jabatan dan kewenangan adalah ladang amal. Jika adat dan ibadah kita jaga, maka Padang Lawas pasti maju,” tambah Bupati.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Padang Lawas ditandai dengan upacara bendera di Halaman Kantor Bupati yang diikuti jajaran ASN, TNI/Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan pelajar. Dalam amanatnya, Sekda Padang Lawas menekankan capaian 30 tahun otonomi daerah di Padang Lawas, di antaranya peningkatan akses jalan desa, perluasan jaringan listrik, digitalisasi layanan administrasi kependudukan, serta pertumbuhan ekonomi berbasis sawit dan karet rakyat.

Selain upacara, Pemkab juga menggelar pameran inovasi OPD, pelayanan publik terpadu di alun-alun, serta dialog kebudayaan bersama para hatobangon dan alim ulama. Kegiatan ini bertujuan mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi langsung dari akar rumput.

Memasuki usia ke-30 otonomi daerah, Pemkab Padang Lawas berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat adat. Fokus utama tahun 2026 adalah percepatan penurunan stunting, peningkatan IPM, serta pembukaan lapangan kerja melalui investasi yang ramah lingkungan dan menghormati hak ulayat.

“Tiga puluh tahun otonomi daerah adalah waktu yang cukup untuk belajar dan berbenah. Ke depan, Padang Lawas harus menjadi kabupaten yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam identitas dan moral. Itulah wujud nyata dari Asta Cita di bumi Tano Adat Digomgom Ibadat,” tutup Bupati.

Peringatan Hari Otonomi Daerah setiap 25 April merujuk pada lahirnya UU No. 5 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Pemerintahan di Daerah, yang kemudian disempurnakan melalui UU No. 22 Tahun 1999 dan UU No. 23 Tahun 2014. Tahun 2026 menjadi penanda tiga dekade implementasi otonomi daerah di Indonesia.

Reporter : Subandi
Sumber : Diskominfo Padang Lawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *