Minggu, 31 Mei 2026
Sosa,PADANG LAWAS | https_//Burusergapinfo my.id
Lapangan Bola Pasar Ujung Batu, Desa Pasar Ujung Batu Sosa, Kecamatan Sosa, berubah jadi lautan manusia, Minggu 31 Mei 2026 sore. Ribuan penonton tumpah ruah memadati tribun, pagar, bahkan naik ke atas mobil dan motor yang diparkir di pinggir lapangan. Semua berkumpul untuk satu tujuan: menyaksikan penutupan Open Tournament Ujung Batu Cup I yang sudah dinanti sejak April lalu.
Bendera klub, spanduk dukungan, hingga sorak yel-yel supporter menggema sejak 2 jam sebelum acara dimulai. Pedagang UMKM di sekeliling lapangan juga kebanjiran pembeli. Suasana final piala dunia mini terasa di desa ini.
Bupati Padang Lawas Putera Mahkota Alam Hasibuan, SE, berhalangan hadir karena agenda dinas. Beliau menugaskan Holil Siregar dari BKAD Padang Lawas untuk mewakili dan menutup resmi turnamen.
Dalam orasi penutupnya, Holil tak hanya menyampaikan selamat. Ia menekankan makna lebih dalam dari turnamen ini:
“Sepak bola ini lebih dari sekadar pertandingan. Ini ruang pembinaan karakter. Dengan adanya Ujung Batu Cup I, kita berharap anak-anak muda Padang Lawas punya kegiatan positif. Energi mereka tersalur di lapangan hijau, bukan di jalanan. Di sini kita junjung sportivitas, fair play, dan persatuan. Dari Sosa untuk Padang Lawas yang lebih kuat,” ujarnya.
Perjalanan 3 Bulan, 44 Tim, 1 Juara
Turnamen ini digulirkan sejak 12 April 2026. 44 tim dari hampir seluruh kecamatan di Padang Lawas ikut mendaftar. Mulai dari tim ibu kota kabupaten sampai tim pelosok, semua dapat panggung yang sama.
Babak penyisihan berlangsung ketat. Banyak kejutan terjadi: tim unggulan tumbang, tim kuda hitam melaju. Wasit mencatat puluhan gol indah dan 1 kali drama adu penalti yang bikin jantung penonton copot.


Puncak perjuangan ada di partai final. FC Bargo tampil konsisten sejak awal dan akhirnya mengunci gelar juara edisi perdana setelah mengalahkan lawan FC Sutam di laga puncak. Peluit akhir dibunyikan, pemain FC Bargo langsung lari ke tengah lapangan, berpelukan sambil meneriakkan nama desa mereka. Suporter berhamburan ke lapangan untuk selfie bareng piala.
Di balik suksesnya acara, ada nama Jumpa Taufik Hasibuan, Kepala Desa Pasar Ujung Batu Sosa, sebagai penggagas utama. Ide turnamen ini lahir dari obrolan beliau dengan para kepala desa se-Kecamatan Sosa.
“Pak Kades Jumpa bilang, kita harus punya event besar milik orang Sosa. Alhamdulillah disambut semua kades. Kami patungan, gotong royong benahi lapangan, cari sponsor. Hasilnya luar biasa,” kata salah satu panitia.
Kolaborasi desa-desa ini jadi sorotan Holil Siregar. Menurutnya, ini contoh nyata sinergi pemerintah desa membangun dari bawah tanpa menunggu bantuan besar.
Penutupan juga dihadiri H. Muhammad Dayan Hasibuan, SH, Wakil Ketua DPRD Padang Lawas, Camat Sosa beserta Muspika, Tokoh Adat, perwakilan OPD, dan ratusan warga dari desa tetangga.
Wakil Ketua DPRD dalam obrolan singkatnya melempar wacana: “Kalau animo masyarakat sebesar ini, Pemkab harus pikirkan Ujung Batu Cup jadi event tahunan resmi. Sekalian kita cari bibit pemain Padang Lawas untuk Porprov.”
Panitia dan pemerintah desa mengamini. Mereka berharap tahun depan Ujung Batu Cup II bisa digelar lebih besar: hadiah lebih menarik, tim dari luar kabupaten, dan fasilitas lebih lengkap.
Ujung Batu Cup I sudah selesai. Tapi cerita, persahabatan, dan semangat yang lahir dari lapangan hijau ini dijamin akan terus hidup di obrolan warga Padang Lawas sampai tahun depan.
Reporter : Subandi
















Tinggalkan Balasan