Kamis, 4 Juni 2026
SIBUHUAN, Padang Lawas | https_//Burusergapinfo my.id

Upaya menumbuhkan minat baca dan melestarikan budaya lokal terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas. Melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Pemkab menggelar Lomba Bertutur dan Bercerita tingkat SD/MI se-Kabupaten Padang Lawas Tahun 2026. Kegiatan resmi dibuka Kamis, 4 Juni 2026, di Aula Kantor Bupati Padang Lawas.

Mengusung tema “Melalui Lomba Bertutur Kita Lestarikan Cerita Rakyat Sumatera Utara”, lomba sehari ini diikuti 28 peserta terbaik dari berbagai SD/MI di Padang Lawas. Masing-masing peserta tampil membawakan cerita rakyat daerah seperti Si Boru Nai, Raja Uti, hingga legenda Danau Marsabut. Pembukaan dilakukan langsung oleh Bunda Literasi Padang Lawas, Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan.

Dalam laporan panitia, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Padang Lawas Leli Ramayulis SKM.M.Kes menyampaikan bahwa lomba bertutur dipilih karena sifatnya interaktif dan menyenangkan bagi anak.

“Lomba ini salah satu upaya mengembangkan budaya gemar membaca dan menulis di kalangan anak-anak. Tujuannya menumbuhkembangkan minat baca melalui kegiatan yang variatif. Sekaligus menambah kecintaan mereka terhadap budaya, khususnya budaya lokal daerah kita,” jelas Leli.
Ia menambahkan, membaca cerita rakyat bukan hanya melatih kemampuan berbicara. Tapi juga menanamkan nilai moral, budi pekerti, dan jati diri sebagai anak Sumatera Utara.
Di akhir laporan, Leli mengucapkan terima kasih kepada Bunda Literasi Padang Lawas, seluruh OPD terkait, dewan juri yang kompeten, kepala sekolah, guru pembimbing, hingga orang tua peserta. “Kami berharap lomba ini jadi langkah nyata mencetak generasi Padang Lawas yang cerdas, berkarakter, dan cinta literasi,” ucapnya.

Bunda Literasi Padang Lawas Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras semua pihak hingga acara bisa terlaksana dengan baik.
“Terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, para guru, dan orang tua. Tanpa dukungan bapak ibu semua, kegiatan hebat ini tidak akan berjalan,” ujarnya.
Kepada 28 peserta, beliau berpesan agar tampil maksimal dan menikmati prosesnya. “Anak-anakku, ikuti perlombaan ini dengan percaya diri, sportif, dan semangat belajar ya. Jadikan pengalaman hari ini sebagai bekal untuk mengembangkan diri. Ingat, menang atau kalah bukan tujuan utama. Bagaimana kita berani tampil, belajar, dan ikut menjaga kelestarian budaya bangsa, itu yang paling penting,” tegasnya.
Beliau juga berharap dari lomba ini lahir bibit-bibit muda Padang Lawas yang cerdas, berkarakter, dan cinta membaca. “Saya yakin anak-anak Padang Lawas punya potensi besar. Dengan literasi yang kuat, kalian akan jadi generasi yang memajukan Kabupaten Padang Lawas ke depan,” tutupnya.
Sepanjang acara, aula kantor bupati dipenuhi semangat anak-anak. Mereka tampil percaya diri di depan dewan juri dengan gaya bertutur yang ekspresif. Penonton yang terdiri dari guru, orang tua, dan tamu undangan pun antusias memberi dukungan.
Turut hadir menyaksikan acara, Asisten III Drs. Amir Sholeh Nasution, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Hamnil Panguhum Nasution, pengurus PKK Kabupaten Padang Lawas, serta perwakilan OPD terkait dan undangan terhormat lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Padang Lawas berharap budaya bertutur dan membaca cerita rakyat tidak sekadar jadi lomba tahunan. Tapi menjadi gerakan bersama di sekolah dan rumah, agar warisan budaya Sumatera Utara terus lestari di tangan generasi muda.
Reporter : Subandi
