KOPI “POKIRINGAN” WAKILI KAB. MAMASA DALAM LOMBA INOVASI UNKM BOPOM TINGKAT NASIONAL,BAHKAN SAMOPAI MANCA NEGARA
Mamasa Sulawesi Barat,Buser Info – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menggelar Lomba Inovasi UMKM Obat dan Makanan serta Lomba Video Inovasi Pengawasan Obat dan Makanan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BPOM. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di Indonesia bersama UMKM binaannya.



Salah satu UMKM yang ikut ambil bagian adalah Kopi Pokiringan, produk unggulan Kabupaten Mamasa, yang mewakili daerah tersebut dalam Lomba Inovasi UMKM BPOM. Keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi UMKM lokal Mamasa untuk menunjukkan daya saing di tingkat nasional.
Informasi pelaksanaan lomba tersebut tertuang dalam surat Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI bernomor KP.11.03.4.01.26.04 tertanggal 07.01.2025.
𝗙𝗼𝗸𝘂𝘀 𝗜𝗻𝗼𝘃𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗺𝗽𝗮𝗸 𝗕𝗲𝗿𝗸𝗲𝗹𝗮𝗻𝗷𝘂𝘁𝗮𝗻
Lomba Inovasi UMKM BPOM mengusung tema “Inovasi UMKM: Produk Aman dan Berkelanjutan”, yang bertujuan mengapresiasi UMKM binaan BPOM di sektor Obat Bahan Alam, Kosmetik, dan Pangan yang mampu menghadirkan inovasi berdampak nyata.
Setiap UPT BPOM diwajibkan mengusulkan tiga UMKM binaan yang telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE), beroperasi minimal satu tahun, serta tidak memiliki catatan pelanggaran keamanan produk. Penilaian lomba menitikberatkan pada dampak inovasi, dengan bobot terbesar pada kontribusi terhadap lingkungan (30 persen) dan masyarakat (30 persen), termasuk penciptaan lapangan kerja dan pengelolaan limbah.
Pendaftaran lomba dibuka pada 10–20 Januari 2026, sementara proses penjurian berlangsung pada 21–28 Januari 2026, dan pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Januari 2026.
𝗞𝗼𝗽𝗶 𝗣𝗼𝗸𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗧𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹
Direktur CV POKI Cahaya Abadi, Mika Pokiringan Bombong, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kopi Pokiringan untuk mewakili Kabupaten Mamasa dalam ajang tersebut.
Ia berharap keikutsertaan Kopi Pokiringan tidak hanya membawa nama Mamasa di tingkat nasional, tetapi juga mendorong semangat UMKM lokal lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu produk, serta memenuhi standar keamanan pangan.
Selain Lomba Inovasi UMKM, BPOM juga menggelar Lomba Video Inovasi Pengawasan Obat dan Makanan bertema “BPOM in Action: Hadir Berdampak”, yang ditujukan bagi seluruh UPT BPOM untuk menampilkan inovasi pengawasan melalui media visual.
Melalui dua ajang ini, BPOM berharap tercipta ekosistem UMKM obat dan makanan yang aman, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam melindungi masyarakat.
Marthinus




