Padang Lawas | http://burusergapINFO.my.id

Kabar duka menyelimuti Desa Janji Lobi, Kabupaten Padang Lawas, setelah Ahmad Atar Siregar, bocah berusia tiga tahun yang hanyut di Sungai Aek Godang pada Senin (16/2/2026), ditemukan tak bernyawa pada hari ini. Tragedi yang menimpa putra dari pasangan Jasori Tua Siregar dan Dewi Lestari ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Ahmad Atar Siregar dilaporkan hanyut di Sungai Aek Godang kemarin, memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas dan masyarakat lokal. Setelah upaya pencarian intensif selama lebih dari sehari, korban akhirnya ditemukan di aliran Aek Batang Taris pada Selasa (17/2/2026).
Menurut laporan dari tim penyelamat, jenazah Ahmad Atar ditemukan dalam kondisi tersangkut pada sebatang kayu yang terapung di sungai. Plt Kepala Badan BPBD Kabupaten Padang Lawas, Adi Sandra Siregar, bersama seluruh tim penyelamatan BPBD, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang berduka. “Kami sangat berduka atas kejadian ini dan akan terus menghimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat berada di sekitar sungai, terutama pada musim hujan seperti ini,” ujar Adi Sandra, menekankan pentingnya kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang ekstrem.
Masyarakat Desa Janji Lobi turut menunjukkan solidaritasnya dalam upaya pencarian dan doa. Angga Siregar, salah satu tokoh masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada seluruh hatobangon (tetua adat) dan alim ulama di Desa Janji Lobi. Ia menceritakan momen haru saat doa tahlil dipanjatkan untuk Ahmad Atar yang sulit ditemukan. “Setelah doa dan tahlilan dikumandangkan, hanya berselang setengah jam, kabar duka itu datang. Bocah itu sudah ditemukan di sungai Batang Taris dalam keadaan tidak bernyawa,” ungkap Angga Siregar dengan suara bergetar.
Rencananya, jenazah Ahmad Atar Siregar akan dimakamkan pada hari ini juga, Selasa (17/2/2026), setelah pelaksanaan Sholat Ashar di Pemakaman Umum Desa Janji Lobi. Kepergian Ahmad Atar Siregar menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anak, terutama saat bermain di dekat sungai, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya alam, terutama di musim penghujan.
Penulis : Subandi
Editing TB Hendy yustana



