Berita Daerah
Berita Daerah
Berita Instansi Pemerintah
Berita TNI _ POLRI
Jambi Muaro bungo
Uncategorized
Minggu, 10 Mei 2036
Sosa, Padang Lawas | https_//Burusergapinfo my.id

Pertandingan sepak bola Open Turnamen Cup I Desa Pasar Ujungbatu Sosa yang memasuki babak 16 besar berakhir ricuh pada Sabtu, 09 Mei 2026. Laga yang digelar di Lapangan Bola Kaki SMK N.1 Desa Pasar Ujungbatu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas itu diwarnai aksi pelemparan dan pemukulan terhadap panitia.

Keterangan disampaikan AKP Eko Edy Ranto SH MH Kapolsek Sosa,melalui Aiptu Anwar Siregar Kanit intel dari Polsek Sosa. Pertandingan dimulai pukul 16.30 WIB dengan sistem gugur, mempertemukan SALIHA FC dari Pasir, Kecamatan Sosa Julu melawan TRIPLE NINE FC dari Desa Aek Tinga, Kecamatan Sosa.
Jalannya pertandingan cukup ketat. Gol baru tercipta pada menit ke-70 babak kedua melalui pemain TRIPLE NINE FC, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan TRIPLE NINE FC.


Ketegangan mulai muncul di menit ke-85. Pendukung SALIHA FC yang berada di luar lapangan melempar botol air mineral ke dalam lapangan. Aksi tersebut memicu ketegangan antara pendukung kedua tim. Personil pengamanan yang berjaga langsung turun tangan dan berhasil meredam situasi sehingga laga bisa dilanjutkan.
Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan TRIPLE NINE FC. Usai peluit panjang, situasi kembali memanas. Diduga penonton pendukung SALIHA FC melakukan perusakan papan baliho pembatas lapangan sambil meneriakkan kata-kata provokasi.
Salah seorang panitia, Afrizal Dana Daulay, terpancing dan membalas dengan ucapan “MANGUA? (KENAPA?)”. Jawaban itu membuat sekitar 30 orang pendukung SALIHA FC mengejar Afrizal. Panitia tersebut lari keluar lapangan, namun tetap menjadi sasaran pemukulan oleh massa pendukung SALIHA FC.
Personil pengamanan segera melerai dan mengamankan Afrizal Dana Hasibuan. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Desa Pasar Ujungbatu untuk mendapatkan pengobatan.
Situasi di lokasi pertandingan berhasil dikendalikan dan kondusif pada pukul 18.45 WIB. Tim dan penonton kemudian membubarkan diri.
Reporter : Subandi
