Selasa, 26 Mei 2026
Padang Lawas | Burusergapinfo my.id

Suasana Mako Polsek Ujung Batu, Sosa, tampak ramai sejak pagi. Polres Padang Lawas melalui Polsek Sosa menggelar kegiatan wawancara calon relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG Palas 3. Proses seleksi ini diikuti sebanyak 163 peserta yang berasal dari berbagai desa di wilayah Palas 3.
Dari total peserta, 45 orang merupakan calon relawan putera dan 118 orang putri. Tingginya jumlah pendaftar, khususnya dari peserta perempuan, menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk terlibat langsung dalam program pemenuhan gizi yang menyasar anak sekolah dan kelompok rentan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Polres Padang Lawas.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto S.I.K melalui Kasiwas Polres Padang Lawas AKP S E Sinaga memberikan arahan kepada seluruh peserta sebelum wawancara dimulai.


Dalam arahannya, AKP S E Sinaga menegaskan bahwa menjadi relawan SPPG bukan sekadar status, tetapi sebuah tanggung jawab moral dan sosial.
“Dengan adanya wawancara SPPG ini, diharapkan peserta betul-betul menjadi relawan yang sudah siap untuk bekerja dengan baik sesuai peraturan SPPG. Tugas ini menyangkut pemenuhan gizi anak bangsa, jadi harus dijalankan dengan hati, kejujuran, dan kedisiplinan,” tegasnya.

Kapolsek Sosa AKP Eko Ady Ranto SH MH selaku penanggung jawab kegiatan di tingkat Polsek menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga. Menurutnya, program SPPG adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga kesehatan generasi muda di daerah.
“Terima kasih atas partisipasi adik-adik dan ibu-ibu yang sudah hadir hari ini. Peserta terpilih nantinya menjadi relawan yang siap menjalankan amanah, rajin, semangat, dan disiplin. Kami butuh orang-orang yang bisa bekerja di lapangan, bukan hanya di atas kertas,” ujar AKP Eko Ady Ranto menutup kegiatan.
Proses wawancara berlangsung secara bergiliran dengan tim penguji dari Polsek Sosa. Setiap peserta dicek kelengkapan administrasi, motivasi bergabung, pemahaman dasar tentang tugas relawan, serta kesiapan mental dan fisik untuk terjun ke lapangan.
Salah satu panitia menyebutkan, seleksi dilakukan ketat agar relawan yang lolos benar-benar memiliki komitmen. Sebab, tugas SPPG mencakup distribusi makanan bergizi, pencatatan data penerima manfaat, koordinasi dengan sekolah dan puskesmas, hingga edukasi gizi kepada masyarakat.
SPPG Palas 3 sendiri merupakan program prioritas di Kecamatan Sosa yang bertujuan menekan angka stunting dan kekurangan gizi pada anak. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kinerja relawan di lapangan, sehingga tahap seleksi menjadi kunci utama.
Setelah wawancara, hasil seleksi akan diumumkan melalui Polsek Sosa. Peserta yang lolos akan mengikuti pembekalan dan pelatihan teknis sebelum resmi bertugas mendampingi distribusi gizi di sekolah-sekolah dan pos pelayanan masyarakat.

Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan ini. Banyak orang tua berharap program SPPG dapat berjalan konsisten dan membantu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.
Reporter : Subandi















Tinggalkan Balasan