Apapun Alasan Nya Saya TB Hendy yustana Selaku Direktur Utama Media buruSergapINFO.my.id Sangat Menentang Atas perbuatan Yang di lakukan Warga Masyarakat Sulawesi Yang Terlibat.!!!!
Di tengah teriknya siang yang membakar, tersembunyi kisah pilu dari tanah Sulawesi Selatan, di mana Ali kini terbaring dalam keabadian. Di dalam negeri yang menjunjung tinggi keadilan, ia terempas oleh badai amarah tanpa sempat membela diri.
Gowa menjadi terkenal bukan karena kuliner khasnya tapi,menjadi sorotan karena aksi massa yang mengguncang dunia maya. Di Kecamatan Tompobulu, seorang pria dituduh melakukan kejahatan tak termaafkan terhadap seorang anak perempuan penyandang disabilitas. Tanpa peradilan yang adil, warga menggelar “sidang kilat” dengan cara mereka, membiarkan emosi menguasai nalar.
Insiden ini membara ketika penduduk mendengar tuduhan yang mengerikan, amarah pun menggelegak, berubah menjadi badai massa. Pria itu, tersangka di mata mereka, tewas di tempat kejadian, meninggalkan jejak duka yang mendalam. Jasadnya, yang kemudian diarak keliling kampung, menjadi simbol dari ketidakberdayaan di hadapan emosi yang mengamuk.
Di media sosial, rekaman kejadian ini menjadi viral, mengundang berbagai pendapat dan membelah warganet menjadi dua kubu: yang mengutuk aksi main hakim sendiri dan yang memahami amarah warga. Peristiwa ini menggugah kesadaran kita semua tentang kerapuhan masyarakat terhadap kasus kekerasan.
Sementara itu, polisi terus mengumpulkan informasi, dan kasus ini menimbulkan pertanyaan mendesak tentang penegakan hukum, perlindungan bagi yang rentan, dan fenomena “viralisasi sebelum investigasi” yang semakin marak. Di tengah segala kebisingan, kita diingatkan akan pentingnya keadilan dan kemanusiaan sebagai fondasi bagi kehidupan yang harmonis.
Jika benar Ali seperti yang di sangkakan kita hanya bisa berharap kepada Sang Maha Pemurah agar dosa-dosanya diampuni dan amal baiknya diterima dalam keabadian yang damai.
Editing TB Hendy yustana




