Harga BBM Non-Subsidi di Jambi Melambung Tinggi, Polda Jambi Pastikan Stok Aman
BuserInfo-JAMBI (19/4/2026) – Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi secara nasional per akhir pekan ini memberikan dampak langsung bagi warga Jambi. Selain lonjakan harga yang cukup tajam pada jenis diesel, perhatian kini tertuju pada ketersediaan stok di SPBU guna mencegah terjadinya kelangkaan akibat kepanikan konsumen.
Berdasarkan pantauan di sejumlah titik pada Minggu (19/4/2026), harga Dexlite kini menyentuh Rp24.150 per liter dan Pertamina Dex di angka Rp24.450 per liter. Sementara Pertamax Turbo berada di level Rp19.850 per liter.
Keluhan dari SPBU Telanaipura
Kondisi di lapangan menunjukkan reaksi beragam dari masyarakat. Di SPBU Telanaipura, Kota Jambi, beberapa pengendara mengaku terkejut dengan lonjakan harga yang dirasa tiba-tiba. Syarif (42), seorang pengusaha jasa angkutan, mengungkapkan kekhawatirannya akan biaya operasional.
“Jujur kaget sekali lihat angka di mesin pompa. Naik sekitar 9 ribu itu berat buat kami yang operasionalnya harian. Kalau Dexlite naik setinggi ini, biaya angkut mau tidak mau harus kami tinjau ulang,” keluh Syarif saat ditemui di lokasi.
Hal senada disampaikan oleh Linda (28), pengguna mobil pribadi yang rutin menggunakan Pertamax Turbo. Ia mengaku mulai mempertimbangkan untuk beralih ke jenis BBM lain yang lebih terjangkau.
“Biasanya isi penuh tidak sampai se-mahal ini. Dengan harga hampir 20 ribu per liter, mungkin setelah ini saya coba pakai Pertamax biasa dulu saja untuk sementara waktu sampai harga stabil lagi,” ujarnya.
Polda Jambi Perketat Pengawasan
Menyikapi kenaikan harga yang signifikan ini, jajaran Polda Jambi langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketersediaan pasokan.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa meskipun terjadi penyesuaian harga pada BBM non-subsidi, stok untuk wilayah Jambi dipastikan masih mencukupi. Personel di lapangan juga dikerahkan untuk memantau agar tidak terjadi praktik penimbunan atau antrean panjang yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Fokus kami adalah memastikan penyaluran BBM tetap lancar dan tepat sasaran, serta memastikan stok di setiap SPBU tetap tersedia memenuhi kebutuhan warga,” ujar perwakilan Polda Jambi dalam keterangan resminya.
Dampak Ekonomi dan Stabilitas Harga
Kenaikan harga jenis Dexlite dan Pertamina Dex diprediksi akan menekan biaya logistik, mengingat Jambi merupakan jalur vital angkutan komoditas. Meski demikian, masyarakat sedikit terbantu dengan harga BBM bersubsidi yang tidak mengalami perubahan; Pertalite tetap di angka Rp10.000 dan BioSolar di Rp6.800 per liter.
Pihak Pertamina menyatakan bahwa penyesuaian ini mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia, namun pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk menjaga ekosistem distribusi energi di Jambi tetap berjalan normal.
(Red-Kaperwil)

