• Sel. Apr 21st, 2026

Burusergapinfo

Tajam Aktual Intelektual Pemberani

Top Tags

HARI KARTINI MOMENTUM BAGI PELAKU UMKM

ByKaperwil Jambi

Apr 21, 2026

Berdayakan Perempuan, Literasi Keuangan Jadi Kunci Akselerasi UMKM Jambi

BuserInfo-JAMBI(21/04/26) – Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, literasi keuangan bagi perempuan kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar bagi keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Momentum Hari Kartini tahun 2026 ini menjadi titik balik bagi para penggerak ekonomi kerakyatan di Jambi untuk memperkuat kapasitas manajemen finansial mereka.

Peran perempuan dalam sektor UMKM di Provinsi Jambi sangat signifikan. Namun, tantangan utama yang sering dihadapi adalah pemisahan antara keuangan pribadi dan modal usaha, serta akses terhadap instrumen pembiayaan formal yang masih terbatas.

Pilar Strategis Pertumbuhan Ekonomi

Menurut pengamat ekonomi lokal, rendahnya literasi keuangan seringkali membuat pelaku UMKM terjebak dalam skema pinjaman tidak resmi yang merugikan. Dengan pemahaman keuangan yang baik, perempuan pelaku usaha diharapkan mampu:

  • Melakukan Pencatatan Arus Kas : Memastikan setiap rupiah yang masuk dan keluar terdokumentasi dengan rapi.

  • Mitigasi Risiko Keuangan : Mempersiapkan dana cadangan untuk menjaga stabilitas operasional saat terjadi fluktuasi pasar.

  • Optimalisasi Digital Banking : Memanfaatkan platform perbankan digital untuk efisiensi transaksi dan transparansi keuangan.

Kaitan dengan Akses Pembiayaan

Pemerintah dan lembaga keuangan saat ini terus mendorong penyaluran program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, kelengkapan administrasi dan kesehatan laporan keuangan menjadi syarat mutlak bagi perbankan untuk menyetujui bantuan modal.

“Literasi keuangan adalah jembatan bagi UMKM untuk naik kelas. Jika pencatatan keuangannya sudah tertib, maka kepercayaan lembaga keuangan untuk mengucurkan modal akan jauh lebih tinggi,” ujar Arnold pemerhati UMKM di wilayah Bungo.

Mendorong Inovasi di Era Digital

Selain teknis manajerial, literasi keuangan juga mencakup pemahaman tentang investasi dan perlindungan aset usaha. Di Jambi, inisiatif pelatihan terus digalakkan untuk memastikan perempuan tidak hanya mampu memproduksi barang berkualitas, tetapi juga cerdas dalam mengelola profit demi ekspansi bisnis jangka panjang.

Dengan meningkatnya literasi keuangan perempuan, diharapkan struktur UMKM di Jambi semakin tangguh (resilience) dalam menghadapi dinamika ekonomi global, sekaligus menjadi motor penggerak utama kesejahteraan keluarga.

(Red-Kaperwil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *