Burusergapinfo.com
Muara Bungo pada Minggu dini hari (26/4/2026) sekitar pukul 03.20 WIB Kebakaran sangat besar melanda deretan kios di kawasan Pasar Atas Pasar Bungur.

Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan kios yang sebagian besar terbuat dari material papan. Kobaran api terlihat membumbung tinggi dan sulit dikendalikan dalam waktu singkat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api awalnya muncul dari satu kios. Namun karena kondisi bangunan yang mudah terbakar, api dengan cepat merembet hingga menghanguskan seluruh kios di lokasi tersebut.
Pasca kejadian, Wakil Bupati Bungo Ustaz Tri Wahyu Hidayat langsung turun ke lokasi (sidak) untuk meninjau kondisi di lapangan. Dalam peninjauan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Bungo Zamroni, Kepala UPTD Pasar Atas Nanang, S.Ip, serta Camat Pasar Muara Bungo Haris, S.Kom.

Sementara itu, Wakil Bupati Bungo Ustadz Tri Wahyu Hidayat saat diwawancarai menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan pendataan terhadap para pedagang yang terdampak kebakaran. Ia juga menegaskan bahwa bantuan sementara jangka pendek akan segera disiapkan.
“Para pedagang yang terdampak diminta segera melaporkan diri agar bisa didata dan mendapatkan bantuan secepatnya,” ujarnya.
Saat diwawancarai, Kepala UPTD Pasar Muara Bungo, Nanang, S.IP dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Bungo Zamroni, menyampaikan bahwa para pedagang yang terdampak akan mendapatkan bantuan, mengingat kios yang terbakar merupakan milik pemerintah daerah.
“Pedagang yang berjualan di kios ini akan mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah, karena kios ini merupakan aset milik pemerintah,” ujarnya.
Salah satu saksi yang merupakan pedagang di lokasi menyebutkan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

Saat diwawancarai, Kepala UPTD Pasar Muara Bungo, Nanang, S.IP menyampaikan bahwa para pedagang yang terdampak akan mendapatkan bantuan, mengingat kios yang terbakar merupakan milik pemerintah daerah.
“Pedagang yang berjualan di kios ini akan mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah, karena kios ini merupakan aset milik pemerintah,” ujarnya.
Hingga saat ini, proses pendinginan dan pengamanan lokasi masih terus dilakukan oleh petugas, sementara kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan.(jufri)
