-

Keterangan Foto : Ketika terpasang di Lahan “Rebut Paksa’ Padang Lawas | BurusergapInfo my.id
Pagi ini, sekitar pukul 08.00 WIB, posko TSM ( Transmigrasi Swakarsa Mandiri ) Desa Ujung Batu 5 Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas , SUMUT, 4 Maret 2026 di lokasi “Rebut Paksa” menjadi sasaran pengerusakan yang diduga dilakukan oleh pihak PT VAL (PT PHI). Kejadian ini menambah daftar panjang konflik antara warga setempat dengan perusahaan tersebut.
Keterangan Foto : Ketika terpasang di Lahan “Rebut Paksa’
Menurut keterangan Erros, salah seorang warga TSM , pengerusakan posko ini terjadi sebelum warga swakarsa yang berjaga tiba di lokasi. “Ini sudah kelewatan, sudah berulang kali tanaman kami dicabuti, dan sekarang tenda posko kami dirusak lagi,” ujar ,”Eros
Erli Simanjuntak, Selaku Ketua Koperasi Tani Jaya merasa bingung dan frustrasi karena laporan mereka ke polisi tidak kunjung diterima. “Kami sudah beberapa kali melapor, tapi selalu ada alasan bahwa legalitasnya belum lengkap. Kami disuruh melengkapi administrasi dulu, baru bisa diproses,” tambah Erli tersebut. Mereka merasa bahwa pihak berwajib tidak serius menangani kasus ini.
Lanjut, ” Erli Simanjuntak, bersama warga TSM menduga agar pihak PT VAL bertanggung jawab atas pengerusakan ini dan menghentikan aksi-aksi yang merugikan warga. Mereka juga meminta pemerintah setempat untuk turun tangan dan memberikan perlindungan kepada warga. “Kami tidak ingin kekerasan ini terus berlanjut. Kami hanya ingin hidup damai dan menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan,” kata warga lainnya.
Anwar Saleh / Yogi , Humas mewakili pihak PT VAL sudah beberapa kali di chat WA belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini. Namun, warga swakarsa telah menyiapkan aksi protes lebih lanjut jika tidak ada tanggapan dari perusahaan. “Kami akan terus melakukan aksi protes dan menuntut keadilan. Kami tidak akan diam saja,” tegas warga.
Kejadian ini memicu kemarahan warga sekitar yang merasa bahwa hak-hak mereka diabaikan. “Kami sudah lama berjuang untuk hak-hak kami, tapi selalu ada pihak yang menghalangi. Kami tidak akan menyerah,” kata mas Erros dan warga lainnya.
Erros, Warga TSM berharap agar pemerintah dan pihak berwajib dapat menangani kasus ini dengan serius dan memberikan perlindungan kepada warga. Mereka juga meminta agar PT VAL menghentikan semua aktivitas yang merugikan warga dan mencari solusi yang adil bagi semua pihak
Warga TSM swakarsa meminta agar pemerintah dan pihak berwajib untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap PT VAL dan memberikan perlindungan kepada warga. Mereka juga meminta agar masyarakat luas untuk mendukung perjuangan mereka.
Disisi lain, Qadapi Nasution, ketua AMPER ( Aliansi Mahasiswa Pemuda Revolusioner ) Padang Lawas,”Kami , masyarakat yang peduli, menyatakan solidaritas kami untuk warga TSM yang telah menjadi korban pengrusakan posko diduga dan diintimadasi oleh PT VAL ( PHI )
Kami mengecam diduga tindakan kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oleh PT VAL ( PT PHI ) terhadap warga TSM . Kamu menuntut agar PT VAL ( PHI ) bertanggung jawab atas tindakan mereka yang menghentikan aktivitas yang merugikan warga TSM.
Kami juga menuntut agar Pemerintah dan pihak berwajib untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap PT VAL ( PHI ) dan memberikan perlindungan kepada warga TSM
Kami berdiri bersama warga TSM dalam perjuangan mereka untuk keadilan dan hak hak mereka, bila perlu kami akan melakukan aksi unjuk rasa agar pemerintah daerah lebih serius dalam menangani masalah ini dan harus mengutamakan keadilan untuk masyarakat TSM.
Penulis : Subandi





