Proses pembongkaran spider hole (lubang persembunyian) Saddam Hussein terjadi selama Operasi Fajar Merah (Operation Red Dawn) pada 13 Desember 2003 di sebuah rumah pertanian di Ad-Dawr, dekat Tikrit.
Berikut adalah detail teknis proses pembongkaran tersebut:
1. Penemuan Lokasi
Pasukan Delta Force dan Divisi Infanteri ke-4 AS awalnya melakukan penggeledahan di dua lokasi berkode “Wolverine 1” dan “Wolverine 2” namun tidak menemukan Saddam. Setelah pemeriksaan ulang yang lebih teliti, prajurit mendeteksi kejanggalan di area luar dekat gubuk lumpur.
2. Tahapan Pembongkaran Penutup
Lubang tersebut disamarkan dengan sangat rapi agar terlihat seperti permukaan tanah biasa:
Pembersihan Lapisan Atas: Pasukan menyingkirkan tumpukan tanah, sampah, dan karpet yang menutupi area tersebut.
Pengangkatan Blok Stirofoam: Di bawah karpet, ditemukan blok stirofoam besar yang berfungsi sebagai segel pintu masuk.
Penyingkiran Batu Bata: Pintu masuk juga diperkuat dengan tumpukan batu bata yang harus disingkirkan untuk membuka akses ke bawah tanah.
3. Struktur Teknis Lubang
Setelah dibongkar, lubang tersebut memiliki spesifikasi sebagai berikut:
Kedalaman: Sekitar 1,8 hingga 2,5 meter (6-8 kaki).
Dimensi Dalam: Ruang yang sangat sempit, hanya cukup bagi satu orang untuk berbaring.
Fasilitas: Terdapat lampu neon kecil, kipas angin, dan pipa udara untuk sirkulasi oksigen yang dihubungkan dengan kabel listrik ke bangunan utama.
4. Ekstraksi
Saat penutup dibuka, Saddam Hussein muncul dari lubang tersebut dalam kondisi lusuh dan menyerah tanpa perlawanan.
#SaddamHussein #SpiderHold
#Irak #Sejarah #BeritaDunia
#Semuaorang #Semuapengikut





