• Sel. Apr 21st, 2026

Burusergapinfo

Tajam Aktual Intelektual Pemberani

Top Tags

Warga TSM Ujung Batu Aliaga5 Kesal: Bibit Sawit Diduga Sengaja Ditabrak Jhondere Milik PT VAL/PT PHI, Humas Bungkam

BySubandi Kabiro

Apr 21, 2026

Padang Lawas | BurusergapINFO my.id

Foto : Tanaman sawit warga TSM ( Transmigrasi Swakarsa Mandiri ) diduga ditabrak Jhondere PT PHI
Foto : Tanaman sawit warga TSM ( Transmigrasi Swakarsa Mandiri ) diduga ditabrak Jhondere PT PHI

Ketegangan kembali mencuat antara warga Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) Desa Ujung Batu Aliaga5, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, dengan pihak perusahaan PT Permata Hijau Indonesia (PT PHI). Pemicunya: dugaan perusakan bibit sawit milik warga oleh alat berat jenis jhondere yang disebut milik PT Victor Alam Lestari (PT VAL) dan PT PHI.
Selasa, 21 April 2026

Mas Erros, salah seorang warga TSM, mengaku kecewa karena kejadian ini terjadi setelah sebelumnya sudah ada komunikasi dengan pihak perusahaan.

Foto : Diduga milik PT PHI ( Permata Hijau Indonesi ) yang menabrak bibit sawit warga TSM
Foto : Diduga milik PT PHI ( Permata Hijau Indonesi ) yang menabrak bibit sawit warga TSM

“Sebelumnya saya sudah koordinasi dengan Yogi, Humas PT PHI. Katanya situasi masih berproses dan diminta jangan saling mengganggu. Tapi nyatanya bibit sawit yang kami tanam justru ditabrak, Jhondere yang diduga milik PT PHI. Apakah perbuatan ini atas perintah PT PHI?” ujar Erros dengan nada kesal, Selasa 21 April 2026.

Menurut Erros, bibit sawit tersebut ditanam warga TSM di lahan yang mereka klaim sebagai bagian dari area TSM. Warga menduga penabrakan bibit dilakukan secara sengaja karena terjadi setelah ada upaya komunikasi antara warga dan pihak Humas perusahaan.

Pantauan awak media http://BurusergapINFO.my.id di lapangan, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Yogi selaku Humas PT PHI melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini diturunkan, pesan konfirmasi tersebut belum mendapat respons dari yang bersangkutan.

Sikap bungkam pihak perusahaan ini menambah kekecewaan warga. Mereka berharap ada kejelasan dan pertanggungjawaban atas kerusakan bibit sawit yang disebut sebagai sumber mata pencaharian warga TSM.

Menanggapi insiden yang disebut sebagai “pengrusakan yang disengaja” tersebut, H. Burhanudin Daulay, S.Pd, Wakil Ketua Umum Aliansi Prabowo-Gibran, memberikan pernyataan keras.

“Kami menyesalkan tindakan yang merugikan masyarakat kecil. Jika benar ada unsur kesengajaan dalam perusakan bibit sawit warga TSM, maka ini tidak bisa dibiarkan. Kami minta aparat penegak hukum dan pemerintah daerah Padang Lawas segera turun tangan, melakukan investigasi, dan memastikan tidak ada pihak yang bermain di atas penderitaan rakyat,” tegas Burhanudin.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengawal kasus ini agar tidak berhenti hanya pada janji “masih berproses” tanpa kejelasan. “Transmigrasi Swakarsa Mandiri itu program untuk mensejahterakan rakyat. Kalau malah bibitnya dirusak, di mana letak keadilannya?” lanjutnya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari PT PHI maupun PT VAL terkait kepemilikan jhondere_yang diduga menabrak bibit sawit warga. Warga TSM Ujung Batu Aliaga5 mendesak Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dan aparat penegak hukum untuk segera memediasi dan menindaklanjuti laporan ini agar konflik lahan tidak meluas.

Kasus ini menambah daftar panjang gesekan antara warga dan korporasi sawit di Padang Lawas. Warga berharap ada solusi konkret, bukan sekadar imbauan “jangan saling mengganggu” yang faktanya dilanggar di lapangan.

Reporter : Subandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *