Tokyo, 9 November 2025 — Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto, berhasil meraih gelar juara Japan Open 2025 usai menundukkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 21–17, 19–21, 21–15 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Minggu (9/11).
Kemenangan ini menjadi gelar Super 750 pertama Fajar/Rian pada musim 2025 dan memperkuat posisi mereka di peringkat tiga dunia BWF. Pertandingan berlangsung sengit selama 67 menit, dengan reli-reli panjang dan pertahanan solid dari kedua pasangan.
Pelatih ganda putra pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi, memuji semangat juang anak asuhnya yang mampu bangkit setelah kehilangan gim kedua. “Mereka tampil tenang dan fokus di poin-poin kritis. Ini kemenangan penting untuk kepercayaan diri menjelang turnamen akhir tahun,” ujarnya.
Fajar mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil tersebut. “Kami sudah beberapa kali kalah dari Aaron/Soh di turnamen sebelumnya. Hari ini kami lebih sabar dan disiplin dalam menjaga pola permainan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna mengapresiasi keberhasilan tim Indonesia. “Gelar ini menunjukkan konsistensi sektor ganda putra kita di level dunia. Kami berharap prestasi ini menular ke sektor lain,” ujarnya melalui keterangan resmi.
Dengan hasil ini, Indonesia menambah koleksi satu gelar juara dan satu semifinalis di Japan Open 2025. Pada sektor tunggal, Jonatan Christie harus puas terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan pemain muda China, Li Shifeng, dalam dua gim langsung.
PBSI menargetkan skuad Indonesia dapat tampil maksimal di dua turnamen besar berikutnya, yakni China Open dan World Tour Finals 2025 di Dubai.




