Kapolres Mamasa Menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mamasa
POLRES MAMASA–http://BURUSERGAPinfo.my.id
Kapolres Mamasa menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mamasa yang dilaksanakan di Kabupaten Mamasa, sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting, Pada Pukul 10.24 Wita, Selasa, 23 Desember 2025

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Mamasa Dr. H. Sudirman, Kapolres Mamasa AKBP Muchlis Nadjar, S.H.,S.I.K, Dandim 1428 Mamasa atau Yang Mewakili Letda Inf Safar Mahaluddin, Kajari Mamasa Atau yang di wakili Iriani Safitri, S.H, Kadis Kesehatan Kabupaten Mamasa dr. Ratna Sari Dewi, Sekretaris DPPKB Cahyani Octavian, S.E.,MM, Para OPD Tingkat Kab. Mamasa, dan Camat Kab. Mamasa.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan serta percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Mamasa.
Sambutan Wakli Bupati Mamasa dr. H. Sudirman Menyampaikan Pertama-tama, saya apresiasi dan terima kasih kepada Panitia dan Sekretariat Akademi atas terselenggaranya kegiatan ini di Banjarmasin. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam upaya percepatan pembangunan, khususnya penurunan angka stunting.
Berdasarkan data tahun 2024, capaian kita masih berada di atas rata-rata nasional dan belum memenuhi target RPJMD, yaitu 15 persen. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen bersama, kerja kolaboratif lintas sektor, serta penguatan koordinasi tanpa ego sektoral agar target penurunan stunting dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.
Saya berharap melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah, menyelaraskan program, dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan di lapangan demi masa depan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Sambutan Kapolres Mamasa AKBP Muchlis Nadjar, S.H.,S.I.K Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam kegiatan yang mulia ini, yaitu pencegahan dan percepatan penurunan stunting.
Bapak Ibu sekalian di Kabupaten Mamasa saat ini berada pada angka stunting sekitar 3,57 persen. Oleh karena itu, setiap pemangku kepentingan harus memahami kondisi wilayah masing-masing berbasis data yang akurat, agar langkah yang diambil tepat sasaran. Sebagai pejabat dan pelayan masyarakat, kita dituntut tidak hanya hadir, tetapi juga menunjukkan perubahan dan hasil nyata dari upaya yang telah dilakukan.
Kunci keberhasilan penanganan stunting adalah kolaborasi, khususnya antara pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur terkait. Setiap kegiatan harus dilaporkan dan dievaluasi secara berkala agar kendala dapat segera diatasi.
Pemerintah pusat sangat memberikan perhatian terhadap isu stunting, termasuk melalui dukungan anggaran, program makanan bergizi gratis, serta intervensi sejak dini bagi ibu hamil dan menyusui. Ini adalah langkah pencegahan agar masyarakat tidak sampai terdampak lebih jauh.
Saya berharap melalui kegiatan ini, upaya penurunan stunting di Kabupaten Mamasa dapat berjalan lebih optimal, sehingga pada evaluasi nasional tahun 2026, angka stunting dapat terus menurun.
Demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal ibadah bagi kita semua, Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sambutan kajari Mamasa Atau yang mewakili Sebagai bagian dari Kejaksaan Republik Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan, kami memiliki peran penting dalam mendukung pengamanan pembangunan nasional, termasuk melalui pengawasan pelaksanaan anggaran dan program, serta pendampingan hukum.
Kejaksaan berkomitmen memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kami siap bersinergi melalui upaya preventif maupun penegakan hukum.
Akhir kata, kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Sambutan Damdim 1428 Mamasa Atau yang mewakili Pada kesempatan ini Kami menegaskan pentingnya sinkronisasi dan koordinasi lintas sektor dalam rangka mencapai sasaran bersama, khususnya terkait stabilisasi dan faktor keselamatan. Diperlukan keselarasan antara dinas terkait, baik dalam perencanaan, persiapan, pelaksanaan, hingga tahap evaluasi dan kolaborasi, agar program yang dijalankan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Berdasarkan hasil pengamatan dan studi kasus di lapangan, kami melihat bahwa faktor lingkungan dan pendidikan sangat berpengaruh terhadap permasalahan sosial, termasuk pernikahan usia dini dan dampaknya terhadap kualitas sumber daya manusia. Putus sekolah, lemahnya pengawasan lingkungan, serta rendahnya ketahanan keluarga menjadi faktor utama yang perlu ditangani bersama.
Oleh karena itu, kami mendorong adanya aksi nyata di lapangan, khususnya dalam meningkatkan kesadaran pendidikan, pembinaan remaja, serta penguatan peran keluarga dan lingkungan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama demi masa depan generasi yang lebih baik.
Humas Polres Mamasa Polda Sulbar




