SAMPIT – Kerusakan jalan di simpang tiga Kilometer 4 Kuala Kuayan yang mengarah ke Desa Tumbang Sapiri dan Desa Pemantang, tak kunjung mendapat penanganan serius.
Minimnya kepedulian perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut turut menimbulkan kekecewaan dari unsur pemerintah kecamatan dan masyarakat.
Camat Mentaya Hulu Muhammad Edison, mengatakan pihaknya telah mengundang perusahaan terkait dalam rapat pada 19 Desember 2025 lalu.
Dalam pertemuan itu, ia mendesak kontribusi perusahaan untuk membantu perbaikan jalan rusak sepanjang 500 meter dengan lebar badan jalan 12 meter.
M edison selaku camat kuala kuayan menyampai kan ke bbrapa awak mefia yang hadir,bahwa jalan yang kami ini Sudah bertahun-tahun rusak dan semakin parah. Karena itu, kami mengundang beberapa perusahaan seperti PT KMA, PT Sarpatim, dan PT Sabindo. Namun, yang siap membantu alat berat hanya PT KMA. Perwakilan PT Sarpatim dan Sabindo bahkan tidak hadir, Kamis (1 januari 2026
Ia menyayangkan sikap perusahaan yang dinilai mengabaikan tanggung jawab sosialnya. Padahal, dua perusahaan yang tidak hadir itu bergerak di bidang usaha yang berkaitan langsung dengan masyarakat setempat.
kaperwil_hj
EDITING, TB HENDY YUSTANA




