Burusergapinfo.com
MUARA BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo resmi meluncurkan program unggulan Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (19/5/2026) pukul 11.00 WIB di SMKN 6 Bungo, Kecamatan Bungo Dani. Program ini bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah sekaligus mencegah gizi buruk dan stunting di Kabupaten Bungo.
Kegiatan launching dihadiri langsung oleh Bupati Bungo H. Deddy Putra bersama Wakil Bupati Try Wahyu Hidayat. Turut hadir Dandim Bungo Tebo, Kapolres Bungo, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, pengurus SPPG,Para guru, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa dari sejumlah sekolah.


Kepala Sekolah M. Gasim S., S.T., M.Kom dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya SMKN 6 Bungo sebagai lokasi launching program MBG. Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan semangat belajar para siswa.
“Kami sangat mendukung program Makanan Bergizi Gratis ini karena sangat bermanfaat bagi peserta didik dalam menunjang kesehatan dan meningkatkan konsentrasi belajar di sekolah,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bungo menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak memperoleh asupan gizi seimbang demi mendukung tumbuh kembang dan meningkatkan prestasi belajar.
“Kami berkomitmen memastikan tidak ada anak di Kabupaten Bungo yang mengalami kekurangan gizi. Program ini bukan sekadar memberikan makanan, tetapi juga investasi besar bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujar Bupati.

Bupati Bungo bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bungo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas dukungan dan perhatian terhadap program peningkatan gizi masyarakat melalui Program Makanan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu upaya membangun generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Program MBG menyasar siswa sekolah dan anak usia dini di wilayah yang berisiko terhadap masalah gizi. Kepala SPPG Talang Pantai, Edo Eka Ramadhan Putra, bersama ahli gizi Yayasan Nurul Ainul Yaqin,

Wenny Octavia, menjelaskan bahwa makanan yang disiapkan telah dirancang dengan kandungan gizi lengkap dan diolah sesuai standar kebersihan.
Pada tahap awal, program ini akan diterapkan di sejumlah sekolah di Kabupaten Bungo dan secara bertahap diperluas ke seluruh kecamatan hingga akhir tahun. Pemerintah berharap program MBG mampu menurunkan angka stunting dan melahirkan generasi sehat, cerdas, serta berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.(Jufri)









Tinggalkan Balasan