module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~25: 0.0;
Padang Lawas | BurusergapINFO my.id
Sebuah truck tronton pengangkut CPO (Crude Palm Oil) dengan nomor plat BK 8434 FS dari PKS PTP N4 Sosa mengalami kecelakaan di jalan simpang PTP N4, Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Jum’at 3 April 2026, terperosok di parit. Insiden ini terjadi ketika sopir, Mahadi, berusaha mengelakkan truk lain di jalan yang sempit.
Mahadi, sopir truck tronton, mengatakan bahwa jalan yang sempit menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut. “Jalan terlalu sempit, jadi ketika berselisih dengan truk lain, saya tidak bisa menghindar,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kecelakaan seperti ini sudah sering terjadi di lokasi yang sama, namun belum ada tindakan serius dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi jalan.
Karyawan PKS PTP N4, yang diwakili oleh Kapten Infanteri Bachtiar Papam ( Perwira Pangaman ), berusaha membantu mengeluarkan truck dari parit dengan menggunakan louder PKS PTP N4, namun upaya tersebut tidak berhasil. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi truck masih terperosok di parit,” kata Bachtiar.
Warga sekitar, Ramli Sinaga, berharap agar Pemkab Padang Lawas memperhatikan kondisi jalan yang memprihatinkan ini. “Kami berharap Pemkab Padang Lawas serius memperhatikan jalan Simpang PTP N4 arah Sosa Timur, karena jalan tersebut sangat memprihatinkan. Sudah banyak kecelakaan yang terjadi di sini, tapi belum ada tindakan nyata dari pemerintah,” katanya.
Ramli juga menambahkan bahwa jalan tersebut merupakan jalur utama untuk mengangkut hasil perkebunan dan industri, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. “Kami minta Pemkab Padang Lawas segera melakukan perbaikan jalan dan meningkatkan keselamatan di lokasi tersebut,” tambahnya.
Warga juga mengkritik kurangnya respons dari pemerintah terkait insiden ini. “Sudah beberapa kali kecelakaan terjadi di sini, tapi tidak ada tindakan apa-apa. Kami berharap pemerintah lebih proaktif dalam menangani masalah ini,” kata warga lain.
Namun, upaya untuk menghubungi Plt Kadis PUTR Padang Lawas, Amirhan, tidak berhasil, karena nomor teleponnya tidak bisa dihubungi. Warga masih menunggu respons dari pemerintah terkait insiden ini.
Reporter : Subandi
