Setelah ditangkap dan resmi ditetapkan sebagai tersangka, empat pelaku penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) akhirnya menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesali perbuatannya.

Mereka mengaku tidak pernah menyangka aksi kekerasan yang terjadi tahun lalu ternyata sempat direkam oleh ART lainnya. Rekaman tersebut baru viral dalam beberapa waktu terakhir dan memicu kemarahan publik.
Merasa memiliki kuasa karena berstatus sebagai pemberi kerja, para pelaku diduga bertindak semena-mena dan melakukan penyiksaan yang tidak manusiawi
Trhadap korban.Tangisan, rasa sakit, dan penderitaan yang dialami korban akhirnya terungkap ke publik melalui video tersebut.Kini, setelah bukti rekaman tersebar luas dan kasusnya menjadi sorotan,
keempat pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum dan mendekam di balik jeruji besi.(PANTAU KASUSUNYA HINGGA SAMPAI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI TASIKMALAYA)
Kantor media bsi




