Senin, 15 Juni 2026
Padang Lawas | Burusergapinfo my.id


Satreskrim Polres Padang Lawas menggelar Rapat Koordinasi Penertiban Jaringan Internet Wi-Fi Tanpa Izin di Ruang Zsat Reskrim, Senin 15/6/2026. Rapat dipimpin Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus dan dihadiri Kadis DPMPTSP Nurudin Kusumajaya Samosir, Kadis Kominfo Irsan S. Lubis, Manager PLN ULP Sibuhuan Hafidz, serta jajaran terkait.

Rakor ini digelar merespons kritik warga soal menjamurnya ISP ilegal. Polres Palas dihadapkan pada dua sisi: menegakkan hukum, tapi juga menjaga akses internet warga desa pelosok yang belum terlayani provider resmi seperti Telkom atau Icon Plus.
“Ini dilema. Kalau kami langsung putus, banyak desa jadi blank. Internet sekarang udah jadi kebutuhan dasar, mulai dari anak sekolah, UMKM, sampai pelayanan admin desa,” tegas AKP Irwansah.
Data DPMPTSP Palas menyebut baru 7 perusahaan internet yang sudah legal dan kantongi izin Komdigi. Karena itu langkah penertiban tidak represif. Pemda bersama Polres, PLN, dan Telkom sepakat bikin imbauan tertulis. Pelaku usaha diberi waktu 2-3 bulan untuk mengurus izin via OSS. Setelah tenggat, tim gabungan akan monitoring lapangan. Yang kooperatif dibina, yang bandel baru ditindak tegas.

Kadis Kominfo Irsan S. Lubis mengapresiasi langkah persuasif ini. “Kita buat kesepakatan bersama. Kasih ruang mereka legal, lalu kita cek progresnya. Tujuannya tertib, bukan mematikan akses warga,” ujarnya.
Manager PLN ULP Sibuhuan Hafidz juga meluruskan kabar miring. Ia pastikan PLN tidak pernah membiarkan kabel liar. Kabel internet legal di tiang PLN hanya milik Iconnet anak usaha PLN. “Kalau ada Wi-Fi nakal nempel, langsung kami copot. Kami siap bersinergi dengan tim gabungan,” tegas Hafidz.
Kadis DPMPTSP Nurudin menambahkan, proses izin kini sudah mudah lewat OSS. Ia minta PLN dan Telkom ikut sosialisasi biar pengusaha kecil paham alurnya.
Kesimpulan rakor: hukum ditegakkan, PAD daerah terlindungi, tapi akses internet masyarakat pelosok tetap nyala. Skema pembinaan dulu, penindakan belakangan jadi jalan tengah yang dipilih Polres Palas.
Reporter : Subandi



