SULTENG (BANGKEP),Selasa 25 Agustus 2026 – Kondisi infrastruktur pendidikan di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah kembali menuai sorotan tajam. SD Inpres Oluno yang terletak di Kecamatan Bulagi kini berada dalam kondisi rusak berat dan memprihatinkan, sehingga dinilai dapat mengancam keselamatan serta mengganggu proses belajar mengajar para siswa.
Persoalan ini mencuat ke publik setelah potret kondisi fisik sekolah tersebut diunggah oleh akun Facebook Siti Nuradha dan viral di media sosial. Berdasarkan informasi dan bukti visual yang beredar, kerusakan bangunan sekolah dinilai sudah masuk fase kritis. Sebagian besar jendela kelas kini tidak lagi memiliki kaca, dinding beton tampak keropos dan retak, lantai serta pintu rusak, hingga tiang-tiang penyangga bangunan yang mulai lapuk. Selain itu, fasilitas plafon di sejumlah ruangan juga dilaporkan hampir habis akibat jebol dan runtuh.
Menanggapi hal tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah Forum Masyarakat Bersatu (DPW Formabes) Sulawesi Tengah melayangkan kritik keras yang ditujukan langsung kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Kepulauan dan Dinas Pendidikan setempat.Formabes Sulteng menilai pemerintah daerah lamban dalam merespons kondisi riil di lapangan serta gagal dalam menetapkan skala prioritas pengalokasikan anggaran daerah untuk sektor pelayanan publik yang paling mendasar.
“Kondisi di SD Inpres Oluno bukan lagi sekadar penurunan fungsi fasilitas biasa, melainkan bentuk kelalaian serius dari pemangku kebijakan. Bagaimana mungkin kegiatan belajar mengajar tetap dipaksakan berjalan di bawah bayang-bayang tiang lapuk dan plafon yang siap roboh kapan saja? Pemda tidak boleh pasif dan harus segera mengambil langkah darurat sebelum jatuh korban,” tegas Ketua DPW Formabes Sulteng dalam pernyataan resminya,Senin (24/8).
Lebih lanjut, Formabes Sulteng mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan,Harry Saputra Nursin,S.STP.,M.AP.,AIFO.,untuk segera melakukan verifikasi lapangan secara objektif, serta melakukan pemutakhiran data sarana prasarana pada sistem Dapodik agar sekolah tersebut diprioritaskan mendapat bantuan rehabilitasi.Meskipun SD Inpres Oluno memegang status sebagai sekolah negeri, realitas fasilitas di lapangan dinilai sangat kontras dan memperlebar jurang kesenjangan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
DPW Formabes Sulteng meminta Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady,S.T.,M.T.,AIFO.,beserta jajaran eksekutif bersama DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan segera mengambil tindakan konkret, baik melalui pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik maupun intervensi APBD Perubahan, guna merenovasi total seluruh bangunan yang rusak demi menjamin hak atas ruang belajar yang aman bagi anak-anak di Desa Oluno.(Red)






