Keberhasilan ini tidak lepas dari peran pimpinan pondok, ustadz/ustadzah, serta dukungan orang tua. Saya sampaikan terima kasih atas dedikasi semua pihak dalam mendidik generasi muda Padang Lawas yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujar Bupati.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada 59 santri tahfidz. Menurutnya, menjadi hafizh/hafizhah merupakan amanah besar dari Allah SWT yang harus dijaga sepanjang hayat.
Menutup sambutan, Bupati mengajak lulusan menjadi generasi yang menjaga kehormatan diri, menghormati orang tua dan guru, serta berpegang pada motto daerah “Luruskan Niat, Teruslah Bermanfaat, Tano Adat Digomgom Ibadat”.
Turut hadir Pj. Sekretaris Daerah H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP, anggota DPRD Padang Lawas Sufriady Halomoan Hasibuan, M.M dan H. Puli Parisan Lubis,
M.E.Sy., Ketua MUI, Kakan Kemenag, Ketua BAZNAS, pimpinan OPD,
Ketua TP PKK Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan, Ketua DWP Ny. Hamnil Panguhum Nasution, Ketua PWI, Camat Barumun, serta undangan lainnya.
Reporter : Subandi