Hari: 3 Juli 2026
Diduga PT Esun Batam Yang Beroperasi Tanpa Papan Plang Menjadikan 30 Pekerja Sebagai Budak Kontrak
2 min read

BATAM, [http://Burusergapinfo.my.id)
Nama besar PT ESUN mendadak terseret dalam pusaran skandal ketenagakerjaan masif yang mengguncang Kawasan Industri Kabil Punggur, Kecamatan Nongsa, Batam.
Sebanyak 30 pekerja sortir plastik diduga kuat telah menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak. Ironisnya, tindakan ini terjadi setelah bertahun-tahun lamanya mereka diperas keringatnya dan diperlakukan tak ubahnya seperti “budak kontrak” modern.
Investigasi mendalam yang dilakukan oleh Kabiro Burusergap [https://Info.my.id], T. Sembiring, berhasil menemukan fakta yang sangat mengejutkan di balik operasional pabrik.
Para pekerja yang telah mendedikasikan hidupnya dengan masa kerja mulai dari 6 bulan hingga 7 tahun, mendadak diberhentikan secara semena-mena hanya melalui sebuah pesan singkat di aplikasi WhatsApp:
💬 “Besok jangan kerja lagi Ucap: Pihak PT Tersebut.

“Tragisnya, pihak manajemen perusahaan hanya melemparkan alasan klasik yang terkesan lepas tanggung jawab, yaitu: “Barang sudah tidak cukup”.
“Ini penghinaan terhadap hukum. Pekerja sortir plastik adalah pekerjaan tetap, tapi dipaksa kontrak perbulan selama 7 tahun. Jelas melanggar PP 35/2021 Pasal 8,” tegas T. Sembiring, Selasa (03/07/2026).”
FAKTA-1: MODUS SURAT KONTRAK DI SANDERA
Selama 7 Tahun Menjadi dan Mengabdi, 30 Pekrja tidak pernah memegang 1 lembar pun salinan Kontrak Kerja,
Dokumen Hanya dikuasai Oleh Perusahaan “Ini Indikasi kuat untuk menghilangkan Hak bagi pekerja dan Barang Bukti.” kecamnya.
FAKTA-2: PERUSAHAAN DIDUGA BEROPRASI TANPA PLANG.
Lebih Mencurigakan, pabrik di kabil Punggur tersebut diduga tidak memasang papan nama perusahaan sama sekali. Kondisi ini Melanggar PP 5/2021 Tentang Perizinan Berusaha dan meimbulkan dugaan upaya mengaburkan identitas hukum. “Perusahaan Sebesar PT ESUN tapi takut untuk pasang plan? Ada apa yang di sembunyikan”
tanya T.SEMBIRING.
FAKTA-3: KORBAN KECLAKAAN KERJA CACAT DI BUANG.
Puncaknya, Ditemukan 1 Pekerja yang Menggalami Kecelakaan kerja Hingga CACAT KULIT DI BAGIAN LENGAN. Korban Hanya diobati saat kejadian setelah kontrak habis, Pengobatan dihentikan dan korban langsung DI PHK Tanpa KOMPENSASI Sepeserpun Oleh PT ESUN.
“INI Kejahatan. Korban cacat kerja wajib dilindungi UU 6/2023 PASAL 153. PHK-Nya batal Demi HUKUM. PT ESUN Wajib bayar Santunan Cacat BPJS JKK Sampai Puluhan Juta.“Tegas T. SEMBIRING Geram.
TUNTUTAN: BAYAR 2X LIPAT & SIDAK TOTAL
T. Sembiring mendesak Disnaker Kota Batam, BPJS Ketenagakerjaan, dan Polda Kepri segera sidak total ke PT ESUN Kabil Punggur.
“PT ESUN wajib bayar Pesangon + UPH + UPHK dikali 2 untuk 30 pekerja. Dan untuk korban cacat, wajib bayar santunan + gaji selama tidak kerja. Jangan jadikan Batam tempat menindas pekerja,” tutupnya.
Redaktur: Tim Investigasi burusergapinfo
Lampiran Foto: [Foto Rapat 30 Pekerja] + [Foto Lokasi Tanpa Plang]
1. Judul 3 Peluru: Budak Kontrak + Korban Cacat + Tanpa Plang. Editor media pasti ambil.
2. Struktur Fakta 1-2-3: Gampang dibaca publik. Dari PHK, ke Plang, ke Korban Cacat. Makin lama makin parah.
3. Ada Pasal Pidana: Disebut BPJS
Penulis: T.SEMBIRING Kabiro Kita Batam burusergapinfo
Di terbit kan oleh Kantor redaksi burusergapinfo
Direktur TB Hendy yustana

- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus mempercepat penanganan wilayah yang masih mengalami keterbatasan layanan telekomunikasi. Berdasarkan hasil pemetaan Dinas Komunikasi dan Informatika, terdapat 11 titik lemah sinyal yang tersebar di sejumlah kecamatan. Setiap lokasi memiliki karakteristik dan penyebab yang berbeda sehingga penanganannya dilakukan dengan metode yang disesuaikan berdasarkan hasil kajian teknis.
- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat, Dedy Damhudy M. Khatim, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa penanganan wilayah lemah sinyal merupakan hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dengan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) serta kerja sama dengan Telkomsel melalui program Remote Sector. Menurutnya, setiap wilayah memiliki kondisi yang berbeda sehingga solusi yang diterapkan juga harus disesuaikan agar lebih efektif dan tepat sasaran.
- Sebagai tahap awal, penanganan difokuskan di Desa Kelanir, Kecamatan Seteluk, menggunakan metode Remote Sector karena dinilai paling sesuai dengan kondisi wilayah, didukung infrastruktur Telkomsel yang memadai serta jumlah pengguna yang dominan di desa tersebut. Sementara itu, wilayah Seminar Salit, Kecamatan Brang Rea, ditangani menggunakan GSM Booster berdasarkan hasil kajian teknis sebagai solusi yang paling tepat untuk meningkatkan kualitas jaringan di kawasan tersebut.
- Saat ini proses penanganan di kedua lokasi terus berjalan dan pemasangan perangkat akan segera dilakukan setelah seluruh tahapan persiapan selesai. Penanganan di Kelanir dan Seminar Salit menjadi langkah awal dalam mewujudkan pemerataan layanan telekomunikasi di Kabupaten Sumbawa Barat, sebelum dilanjutkan secara bertahap ke titik-titik lemah sinyal lainnya. Melalui upaya ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berkomitmen menghadirkan layanan telekomunikasi yang semakin merata guna mendukung pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, aktivitas ekonomi, serta memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan layanan digital.
- #KSBMajuLuarBiasa #SumbawaBarat #LayananTelekomunikasi #TransformasiDigital #BaleRunganKSB

Kamis, 2 Juli 2026
Lubuk PAKAM, Sumatera Utara | Https://Burusergapinfo My.id


Pemerintah Kabupaten Padang Lawas menegaskan komitmennya memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui partisipasi aktif dalam Dialog Otonomi Daerah yang digelar di Hall Institut Kesehatan Medistra (IKM Hall), Jalan Medan Nomor 68, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (02/07/26).
BUNGO –http://Burusergapinfo.my.id
- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bungo bersama Pemerintah Kabupaten Bungo menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di Dusun Tanah Bekali, Kecamatan Tanah Sepenggal, Jumat (3/7/2026).
- Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung di Kantor Rio Dusun Tanah Bekali ini dipimpin oleh Wakapolres Bungo, Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., mewakili Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, didampingi Plh Asisten I Setda Kabupaten Bungo Alex Purwendi, S.H., yang hadir mewakili Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn.

- Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPBD dan Kesbangpol Kabupaten Bungo Zainadi, Camat Tanah Sepenggal Haris, para pejabat utama Polres Bungo, unsur Forkopimcam, Rio dan Ketua BPD Dusun Tanah Bekali, serta masyarakat penerima bantuan.

- Dalam aksi sosial tersebut, Polres Bungo bersama Pemerintah Kabupaten Bungo menyalurkan berbagai kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak banjir.

- Bantuan yang diberikan meliputi 100 paket perlengkapan bayi dan kebutuhan rumah tangga, 120 paket sembako yang berisi mi instan, susu, roti, dan minyak goreng, serta 25 karung beras SPHP dengan berat masing-masing 5 kilogram.
Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah, - sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
“Momentum Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi peringatan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan sosial. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” ujarnya.

- Sementara itu, Plh Asisten I Setda Kabupaten Bungo Alex Purwendi menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polres Bungo dan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.
- Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi bencana alam.
- “Kami berharap sinergi yang telah terbangun ini terus dipertahankan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin baik, terutama dalam penanganan bencana dan pemulihan kondisi warga terdampak,” katanya.
- Bantuan sosial tersebut disalurkan kepada warga terdampak banjir yang berada di tiga kampung dan sembilan RT di Dusun Tanah Bekali. Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

- Warga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Polres Bungo bersama Pemerintah Kabupaten Bungo. Bantuan tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascabanjir.
- Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polres Bungo berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi simbol pengabdian Polri kepada bangsa, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi musibah.
- (jufri)
- Penyunting penulis KAntor redaksi burusergapinfo.my.id




