SULTENG (MOROWALI UTARA),Jumat 28 Agustus 2026 — Lapangan Morokoa, Kolonodale mendadak bergemuruh! Kompetisi sepak bola paling bergengsi antar-pelajar, Liga Pelajar ASKAB PSSI Morowali Utara (Morut) 2026, resmi ditabuh pada Jumat (28/8).Kemeriahan pecah saat dua tokoh nomor satu di eksekutif dan legislatif Morut melakukan aksi simbolis yang membakar adrenalin seluruh penonton.
Ketua DPRD Morowali Utara, Warda Dg Mamala, SE, dan Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, menyuguhkan kolaborasi apik di tengah lapangan. Bola yang menggelinding manis dari kaki Warda langsung disambar dengan tendangan bertenaga oleh Bupati Delis.
Detik itulah yang menjadi penanda sejarah dimulainya perburuan takhta juara bagi pesepak bola muda di Bumi Tepo Asa Aroa.Turnamen akbar ini langsung dibuka dengan big match tensi tinggi yang mempertemukan SMAN 1 Lembo vs SMKN 1 Petasia.16 Tim Bertarung Gratis, Berburu Hadiah Puluhan Juta Rupiah.
Tidak tanggung-tanggung, ajang ini diikuti oleh 16 tim tangguh perwakilan sekolah dari seluruh pelosok kecamatan di Morowali Utara. Guna memberikan panggung seluas-luasnya bagi talenta lokal, ASKAB PSSI Morut menggratiskan seluruh biaya pendaftaran.Ketua ASKAB PSSI Morut yang juga anggota DPRD Morut, Arief Ibrahim, menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan panggung murni untuk anak daerah.
“Ini khusus lokal Morowali Utara. Perwakilan sekolah dari semua kecamatan,” tegas Arief Ibrahim.Demi membakar motivasi para peserta, panitia telah menyiapkan total hadiah hingga puluhan juta rupiah. Bukan hanya trofi juara 1 sampai 4, penghargaan bergengsi untuk kategori individu seperti Top Scorer (pencetak gol terbanyak), Pemain Terbaik, dan Kiper Terbaik juga siap diperebutkan.Misi Besar Menuju Porprov X Sulteng dan Level Nasional
Bukan sekadar turnamen biasa, Liga Pelajar ASKAB Morut 2026 adalah kawah candradimuka untuk menyaring bibit emas. Momentum ini menjadi langkah awal persiapan Morut untuk mengguncang panggung Porprov X Sulawesi Tengah.
Ketua DPRD Morut, Warda Dg Mamala, yang hadir langsung memberikan dukungan penuh, menaruh harapan langit terhadap masa depan atlet muda Morut.
“Melalui Liga Pelajar ini, kita berharap anak-anak kita di Morut berprestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan sampai tingkat Nasional!” seru Warda dengan penuh optimisme.
Dukungan masif dari pemerintah dan legislatif ini dinilai menjadi angin segar untuk membuka ruang kreatif generasi muda, mengasah bakat, sekaligus menanamkan mental sportivitas baja sejak usia sekolah.
Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Kapolres Morowali Utara AKBP Junaidy Anthonius Weken,S.I.K.,Wakil Ketua ASKAB PSSI Morut, Usman Ukkas, jajaran anggota DPRD Morut, serta pejabat terkait lainnya.
Dari Lapangan Morokoa, genderang perang olahraga telah ditabuh. 16 tim siap baku hantam strategi, satu panggung suci kompetisi, dan satu mimpi besar: membawa sepak bola Morowali Utara terbang tinggi mengukir prestasi.(Red)
(Antonius W Palunsu)






