Kamis, 9 Juli 2026
Sibuhuan, PADANG LAWAS |Https;//Burusergapinfo My.id


Perutnya terus membesar selama 3 tahun. Napasnya sesak. Tapi semangat Nur Cahya Hasibuan, 37 tahun, untuk membesarkan 4 anaknya tidak pernah padam.
Kamis (09/07/26) harapan itu dijemput. Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE melalui Plt. Kepala Dinas Sosial Ahmad Damhuri Hasibuan, SE, M.Si secara langsung memberangkatkan Nur Cahya dari RSUD Sibuhuan untuk dirujuk ke rumah sakit di Rantau Prapat.
Ini bukan sekadar rujukan biasa. Ini perintah langsung orang nomor satu di Palas.
“Pak Bupati titip pesan. Di Padang Lawas tidak boleh ada warganya yang berjuang melawan sakit sendirian. Kalau negara hadir, maka harus hadir sampai tuntas,” tegas Ahmad Damhuri saat melepas keberangkatan.
Nur Cahya bukan nama asing di Desa Pagaran Mompang, Kec. Lubuk Barumun. Ia dulu dikenal sebagai ibu pekerja keras asal Pasar Latong.
Namun sejak 3 tahun lalu hidupnya berubah. Ia divonis menderita asites, penumpukan cairan di rongga perut. Setiap hari perutnya semakin besar, badannya semakin lemah. Bekerja sudah tidak mampu. Biaya berobat semakin menumpuk.
Dengan 4 anak yang masih butuh biaya sekolah dan makan, keluarga Nur Cahya hampir putus asa. Hingga akhirnya kabar ini sampai ke telinga Bupati.
Tanpa menunggu lama, Pemkab Palas bergerak. Ambulans disiapkan. Berkas dirampungkan. Nur Cahya pun diberangkatkan ke Rantau Prapat untuk mendapat penanganan dokter spesialis yang tidak ada di RSUD Sibuhuan.
Ahmad Damhuri menegaskan, ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Kesehatan adalah hak dasar. Kalau hari ini Ibu Nur Cahya butuh bantuan, maka kami wajib turun. Ini bukan pencitraan. Ini kewajiban,” ujarnya.
Pihak keluarga meneteskan air mata saat melepas. Mereka mengaku tidak menyangka aspirasi mereka didengar langsung oleh Bupati.
“Kami ucapkan terima kasih Pak Bupati. Mudah-mudahan Ibu bisa sembuh dan kembali mengurus anak-anaknya,” ucap salah satu keluarga.
Pemkab Palas juga berkomitmen akan terus mengawal proses pengobatan Nur Cahya, termasuk memastikan administrasi BPJS dan bantuan sosial lainnya berjalan.
Langkah cepat ini menjadi pesan jelas: di Padang Lawas, tidak ada warga yang akan dibiarkan berjuang sendirian melawan penyakit.
Reporter : Subandi
Sumber : Diskominfo Padang Lawas



