Sudah 5 Tahun Numpang, LSM TOPAN-RI Desak Pembangunan Gedung Layak untuk SMPN 6 Babelan.
Bekasi 12 Agustus 2026 –http://Burusergapinfo.my.id

Lembaga Swadaya Masyarakat Tim Operasional Penyelamatan Aset Negara Republik Indonesia (LSM TOPAN-RI) Kabupaten Bekasi menyoroti tajam kondisi memprihatinkan yang dialami oleh para siswa di SMP Negeri 6 Babelan. Hingga saat ini, aktivitas belajar mengajar sekolah yang beralamat di Kp. Kebalen Jati, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi ini masih harus menumpang di fasilitas seadanya selama lima tahun berturut-turut.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, para siswa terpaksa belajar di bawah atap bangunan semi-permanen yang menyerupai bangsal dengan fasilitas yang sangat terbatas. Kondisi lingkungan sekolah juga dinilai jauh dari kata ideal untuk menunjang kegiatan akademik maupun non-akademik, karena tidak memiliki halaman upacara atau area bermain yang layak, melainkan hanya berupa lahan tanah terbuka yang kerap becek saat diguyur hujan.
Sebuah spanduk tuntutan bertuliskan “KAMI BUTUH GEDUNG SEKOLAH YANG LAYAK” terpasang jelas di area sekolah, merefleksikan keresahan dan harapan besar dari warga sekolah serta orang tua murid.
Menyikapi hal tersebut, LSM TOPAN-RI Kabupaten Bekasi secara tegas mengeluarkan 4 (empat) tuntutan utama yang ditujukan kepada pihak-pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi:
1. Segera Bangun Gedung Tetap SMPN 6 Babelan: Mendesak pemerintah daerah untuk memprioritaskan anggaran pengadaan dan pembangunan gedung sekolah yang permanen demi kenyamanan siswa.
2. Audit Penggunaan Dana BOS Secara Menyeluruh: Meminta transparansi dan pemeriksaan mendalam terkait alokasi serta realisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima selama ini.
3. Kepsek dan Bendahara Wajib Bertanggung Jawab: Menuntut akuntabilitas manajerial dari jajaran pimpinan sekolah terkait tata kelola dan kondisi operasional sekolah saat ini.
4. Pastikan Hak Siswa untuk Mendapatkan Pendidikan yang Layak: Mengingatkan pemerintah bahwa hak anak bangsa atas pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas tidak boleh dikorbankan.
“Pendidikan bukan main-main. Anak bangsa butuh sekolah yang layak dan nyaman!” tegas perwakilan LSM TOPAN-RI dalam pernyataan sikapnya.
Hingga rilis ini diturunkan, masyarakat dan pihak-pihak terkait masih menunggu langkah konkret serta respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur pendidikan di SMPN 6 Babelan yang telah berlarut-larut ini.(Red.Bonan Hermawan) Garuda
Di terbitkan oleh
Kantor redaksi burusergapinfo






