Komisi Informasi (KI) memiliki peran penting dalam menangani sengketa informasi publik di Indonesia. Berikut beberapa peran utama KI:
1. Menyelesaikan Sengketa Informasi: KI bertugas menyelesaikan sengketa informasi publik antara badan publik dan pemohon informasi.
2. Mengawasi Keterbukaan Informasi: KI memastikan bahwa badan publik mematuhi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) dan menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
3. Memberikan Rekomendasi: KI dapat memberikan rekomendasi kepada badan publik untuk meningkatkan keterbukaan informasi dan memperbaiki prosedur permohonan informasi.
4. Meningkatkan Kesadaran Masyarakat: KI berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak atas informasi dan pentingnya keterbukaan informasi.
Tidak sebaliknya masyarakat malah di persulit untuk melakukan permohonan informasi publik kami masyarakat selalu di persulit.
Ketidak puasan masyarakat terhadap pelayanan komisi informasi.
Bagaimana menurut Kalian??
Jawab di kolom komentar 👇🏻
Bungo – Karang Taruna Karya Bersama Dusun Senamat sukses gelar Opent Tournament tahun 2026. Dihadiri Bupati Bungo H.Dedy Putra, Open Tournament Karang Taruna Karya Bersama Dusun Senamat resmi ditutup (Jum’at, 01/05/2026).
Kegiatan yang memiliki tujuan pengembangan potensi generasi muda melalui bidang olahraga sepakbola ini tampak mendapat banyak dukungan dari berbagai lintas sektor, baik itu pemerintah, pihak swasta dan lembaga olahraga KONI dan ASKAB PSSI Bungo.
Selain Bupati Bungo, tampak hadir dalam kegiatan final open turnamen dan penutupan ini yakni Anggota DPRD Bungo Ahmadi, S.Pd.i, Ketua KONI Bungo Mahili HM, SH., MH, Perwakilan Polsek Pelepat, Datuk Rio Ahmad beserta Perangkat Dusun Senamat.
Ahmad selaku Datuk Rio berterimakasih atas kinerja panitia, ia juga memberikan ucapan selamat bagi tim yang meraih juara.
“Alhamdulillah sukses, terima kasih atas dukungan semua pihak, terkhusus bantuan dan kinerja para panitia. Selamat bagi yang juara, semoga kedepan tournament ini terus berlanjut setiap satu tahun sekali,” Tuturnya.
Sementara itu, Bupati Bungo H.Dedy Putra mengapresiasi atas giat olahraga yang dilaksanakan oleh Dusun Senamat seperti tournament sepakbola ini. Ia menyampaikan bahwa akan ada LIGA KONI yang sebentar lagi akan diselenggarakan.
“Kami dari Pemerintah Daerah akan selalu support giat olahraga yang digelar di kabupaten Bungo, sebentar lagi akan ada LIGA KONI, silahkan berpartisipasi,” Katanya.
Adapun juara di Open Tournament Karang Taruna Karya Bersama Dusun Senamat, yakni :
1. SHEZA FC (Juara Pertama)
2. PSPS (Juara II)
3. SPBU Rantau Keloyang (Juara III)
(Firman)
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di Kabupaten Batu Bara yang digelar di halaman Kantor Bupati Batu Bara, Jumat (01/05/2026), berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini mendapat pengamanan dari personel Polres Batu Bara dan Polsek Lima Puluh sesuai surat perintah, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa gangguan kamtibmas.
Acara dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal yang mewakili Bupati Batu Bara, Waka Polres Batu Bara Supendi yang mewakili Kapolres Batu Bara, Kapolsek Lima Puluh Salomo Sagala, para kepala dinas, pimpinan perusahaan, serta seluruh organisasi serikat pekerja/buruh se-Kabupaten Batu Bara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan pengamanan yang dipimpin oleh Kapolsek Lima Puluh. Selanjutnya acara dibuka oleh panitia, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta penyerahan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dalam momentum May Day.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Waka Polres, Kapolres Batu Bara menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mengajak seluruh elemen buruh untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan sesuai ketentuan. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Batu Bara yang mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
Suasana kebersamaan semakin terasa dengan dilaksanakannya pemotongan nasi tumpeng, pembagian lucky draw, hingga kegiatan hiburan yang melibatkan para peserta.
Kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi pada pukul 11.10 WIB, dan seluruh rangkaian acara selesai sekira pukul 11.15 WIB dalam situasi aman dan terkendali.
Polres Batu Bara menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat guna memberikan rasa aman serta memastikan stabilitas kamtibmas tetap terjaga di wilayah hukumnya.( Imformasi Kegiatan Ini Yang Di Himpun Oleh Tim Penasehat Hukum Media Buruasergapinfo my.id ) Bapak Ismail Sitompul ,SH, MH, Bersama Ibuk Imelda Rahmayeni ,SH, Dan Ibuk Asli Yanti ,SH)
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Lawas Sibuhuan memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dengan menggelar silaturahmi dan pembagian paket sembako kepada para pekerja. Acara berlangsung Jumat, 01/05/26, di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Lingkungan VI Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun.
Hadir mewakili Bupati Padang Lawas Mahkota Alam Hasibuan SE, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Panguhum NasutionS.Sos, M.AP. Turut hadir Wakapolres Padang Lawas Kompol Sugianto S.Pd beserta jajaran pimpinan daerah, perwakilan serikat pekerja, dan ratusan buruh dari berbagai sektor.
Peringatan May Day tahun ini mengusung tema nasional “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”. Sebagai bentuk partisipasi aktif, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Lawas Sibuhuan menyalurkan paket sembako kepada pekerja di Kabupaten Padang Lawas.
Foto : H Panguhum Nasution S Sos, M AP Pj Sekda Padang Lawas
Dalam sambutannya, Pj Sekda Panguhum Nasution menyampaikan permohonan maaf Bupati yang berhalangan hadir karena agenda serupa di luar kota. “Bapak Bupati menitipkan salam hangat untuk seluruh pekerja di Padang Lawas,” ujarnya.
Panguhum juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja di Indonesia, khususnya di Padang Lawas. Menurutnya, pekerja adalah tulang punggung kemajuan daerah.
“Peringatan May Day bukan sekadar seremoni tahunan. Ini momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan,” tegas Pj Sekda.
Ia menambahkan, kemajuan Padang Lawas tidak bisa dicapai tanpa sinergi kuat tiga pilar: pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja. Kolaborasi itu menjadi kunci peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan buruh.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Lawas Sibuhuan mengatakan pembagian sembako ini adalah wujud kepedulian dan kehadiran negara bagi pekerja. Selain perlindungan jaminan sosial, BPJS Ketenagakerjaan juga ingin hadir langsung di momen May Day untuk berbagi.
Kegiatan silaturahmi berlangsung hangat. Perwakilan buruh menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemkab dan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berharap dialog tripartit terus diperkuat agar isu upah, jaminan sosial, dan keselamatan kerja makin baik ke depan.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis paket sembako oleh Pj Sekda didampingi Wakapolres dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan pekerja.
Jajaran Polres Padang Lawas menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang digelar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Padang Lawas, Jumat, (1/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai itu mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja.”
Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto S.I.K., diwakili Wakapolres Kompol Sugianto, S.Pd. Hadir pula Kabag Ops AKP Aman Putra Bangunsyah, SH, Kasat Reskrim AKP Irwansyah Sitorus, Kasat Intelkam Iptu Agung, Kapolsek Barumun AKP Golfrid Siregar, serta personel Polres Padang Lawas.
Dari unsur pemerintah daerah, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam, SE diwakili oleh Pj Sekda Panguhum Nasution. Acara turut dihadiri perwakilan serikat pekerja, tamu undangan, dan insan pers.
Dalam sambutannya yang dibacakan Wakapolres, Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan May Day di kantor BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami mengucapkan terima kasih dalam kegiatan ini dan mengapresiasi kegiatan hari buruh nasional di kantor BPJS ketenagakerjaan,” ucap Kompol Sugianto, S.Pd menyampaikan pesan Kapolres.
Wakapolres menegaskan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Padang Lawas masih dalam keadaan aman dan kondusif. Ia berharap sinergitas seluruh elemen terus dijaga untuk mempertahankan kondisi tersebut.
“Secara umum Kamtibmas di Kabupaten Padang Lawas masih dalam keadaan aman dan kondusif, kami berharap sinergitas semua elemen dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakapolres menyatakan dukungan penuh Polres Padang Lawas terhadap peringatan Hari Buruh Nasional di Kabupaten Padang Lawas. Pihaknya juga membuka diri terhadap setiap keluhan dari masyarakat maupun kaum buruh.
“Polres Padang Lawas juga mendukung sepenuhnya kegiatan Hari Buruh Nasional di Kabupaten Padang Lawas dan kami dari Polres Padang Lawas menerima segala keluhan dari masyarakat dan buruh bila ada yang mau disampaikan,” lanjut Kompol Sugianto.
Foto : H Panguhum S Sos, MAP, PJ Sekda Padang Lawas, memberikan bingkisan
Acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Pj Sekda Kabupaten Padang Lawas, Panguhum Nasution S Sos, M AP yang mewakili Bupati. Dalam sambutannya, Pemkab Padang Lawas menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk mendorong iklim industri yang sehat serta meningkatkan kesejahteraan buruh.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian bantuan secara simbolis berupa paket sembako kepada peserta buruh yang hadir. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pekerja di momen May Day 2026.
Peringatan Hari Buruh (May Day) Kabupaten Padang Lawas Tahun 2026 terlaksana dalam keadaan aman dan lancar. Pengamanan kegiatan melibatkan personel gabungan dari Polres Padang Lawas dan Polsek Barumun.
Peringatan May Day di Padang Lawas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat dialog sosial antara pekerja, pengusaha, pemerintah, dan aparat keamanan demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.
kantor media burusergapinfo beralamat kan di wilayah .
komplek griya asri blok g2 rt05 rw02
kel.des.tanah mas kecamatan talang kelapa
kabupaten banyu asin palembang.
kami kantor media burusergap.info menerima pendaftaran jurnalis untuk seluruh warga masyarakat indonesia dimana pun berada hingga kepelosok negeri kami yang tercinta,
terkhusus dari sabang sampain merauke. syarat pendaftaran cukup mengirim pas photo dan ktp, terutama bagi jurnalis yg ingin gabung tentunya dapat menulis dan membaca,agar dapat merilis berita dngan baik dan benar,anggota yg sudah mendaftar akan di gabung kan bersama group team burusergapinfo,via whatshapp, fasilitas bagi anggota yg telah mendaftar akan mendapat kan,
kartu anggota / surtat tugas/ surat keputusan pengangkatan/compani profile/surta mandat/profosal mitra kerja bersama kominfo/
bagi anggota yg telah mendaftar akan mengikuti aturan aturan sop kantor yang berlaku pada saat ini dan mengikuti kode kode etik yg berlaku pada saat ini terutama tidak berbuat salah jika berbuat salah akan timbul masalah.
jika ingin bergabung bisa hubungio kontak whatshapp direktur utama tb hendy yustana. 083172988502.
media burusergapinfo bernaung dengan badan hukum pt golden mix media buserinfo, legalitas perusahaan resmi tercatat di kemeterian hukum dan hak azazi manusia kemenkumham.
sumber berita tb hendy yustana
penerbit berita kantor redaksi media burusergap info.
Aroma sengketa seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bungo kembali menyengat. Meski Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jambi sebelumnya telah mengetuk palu kemenangan bagi Dewi Sandra, kubu Lia Permatasari nyatanya belum menyerah. Merasa ada keadilan yang “tersumbat”, langkah hukum banding kini resmi dilesatkan ke tingkat lebih tinggi.
Putusan PTUN Jambi Nomor 22/G/2025/PTUN.JBI yang menolak seluruh gugatan Lia Permatasari, dianggap bukan akhir dari segalanya. Justru, putusan tersebut dinilai menjadi pematik untuk menguji kembali kredibilitas proses seleksi PPPK Tenaga Kesehatan di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun tersebut di hadapan majelis hakim yang lebih tinggi.
Kuasa hukum Lia Permatasari, H. Marwan Padli, SH, MH, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya telah mendaftarkan memori banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Palembang. Langkah ini diambil karena adanya keyakinan kuat bahwa putusan di tingkat pertama belum menyentuh substansi persoalan yang sebenarnya.
Prosedur Dianggap Cacat, Fakta Sidang Terabaikan?
Secara blak-blakan, Marwan Padli menyoroti adanya poin-poin krusial yang luput dari pertimbangan hakim PTUN Jambi. Menurutnya, ada fakta-fakta persidangan yang sangat benderang namun seolah “dikesampingkan” saat putusan diambil.
“Kami tetap konsisten pada materi gugatan awal. Ada prosedur yang kami nilai lalai dilakukan oleh penyelenggara dalam proses penetapan kelulusan. Ironisnya, fakta-fakta yang muncul selama persidangan di Jambi kemarin justru tidak menjadi pertimbangan utama majelis hakim. Inilah yang akan kami bedah dan uji kembali di tingkat banding,” tegas Marwan dengan nada tinggi.
Ia menambahkan, upaya banding melalui sistem E-Court ini adalah bentuk ikhtiar kliennya untuk mendapatkan pertimbangan hukum yang lebih objektif dan menyeluruh. Marwan meyakini, PTTUN Palembang akan lebih teliti dalam melihat adanya dugaan kelalaian administratif yang mencederai prinsip transparansi seleksi PPPK.
Bola Panas di PTTUN Palembang
Dengan diajukannya banding ini, maka status kelulusan PPPK tenaga kesehatan yang menjadi objek sengketa di Kabupaten Bungo kini kembali ke titik “abu-abu”. Secara hukum, putusan sebelumnya belum memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht), yang berarti nasib para pihak yang bersengketa masih bergantung pada ketukan palu di Palembang.
Langkah berani Lia Permatasari dan tim hukumnya ini diprediksi akan menjadi sorotan publik, terutama bagi para peserta seleksi PPPK lainnya. Kasus ini bukan sekadar berebut kursi kelulusan, melainkan menjadi preseden penting bagi integritas birokrasi di Kabupaten Bungo.
Akankah PTTUN Palembang menganulir putusan PTUN Jambi atau justru memperkuatnya? Publik kini menanti memori banding yang akan menjadi senjata utama kubu Lia Permatasari untuk membalikkan keadaan.
“Kami optimis, kebenaran formil dan materiil harus berjalan beriringan. Kami hanya ingin keadilan yang komprehensif bagi klien kami,” pungkas Marwan.
Ikatan Jurnalis Sulawesi (IJS) DPW Mamasa menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah menyoroti kinerja sejumlah oknum panitia kegiatan Bulan Mamase yang dinilai tidak berjalan maksimal dan menimbulkan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Namun, berbagai masukan dan kritik yang disampaikan disebut tidak mendapat perhatian serius dari pihak yang berwenang.
Wakil ketua IJS DPW Mamasa Poly p karaeng menyampaikan, sorotan tersebut merupakan bentuk kepedulian agar pelaksanaan kegiatan budaya dan agenda daerah tetap berjalan sesuai aturan, menjunjung tinggi adat istiadat, serta menjaga nama baik Kabupaten Mamasa.
“Kami sejak awal sudah mengingatkan adanya sejumlah persoalan dalam pelaksanaan kegiatan Bulan Mamase. Tetapi sangat disayangkan karena tidak ada langkah tegas maupun evaluasi dari pihak terkait, sehingga persoalan ini akhirnya berkembang dan berujung pada sanksi adat,” ujarnya.
Menurutnya, pemberian sanksi adat menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya dan aturan adat di Mamasa masih dijunjung tinggi oleh masyarakat. Karena itu, seluruh pihak diminta lebih menghormati norma adat dalam setiap pelaksanaan kegiatan yang membawa nama daerah.
IJS DPW Mamasa menilai setiap agenda budaya seharusnya menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat serta memperkenalkan budaya Mamasa secara positif, bukan malah menimbulkan polemik yang mencederai nilai adat dan kebersamaan.
“Kejadian ini harus menjadi evaluasi bersama agar ke depan pelaksanaan kegiatan Bulan Mamase lebih tertib, transparan, dan menghargai seluruh elemen masyarakat maupun tokoh adat,” tambahnya.
Selain itu, IJS DPW Mamasa berharap pemerintah daerah dan pihak terkait lebih terbuka terhadap kritik serta masukan dari masyarakat dan insan pers. Sebab, fungsi kontrol sosial yang dijalankan media bertujuan untuk mengingatkan dan mencegah munculnya persoalan yang lebih besar di kemudian hari.
IJS DPW Mamasa menegaskan akan terus mengawal berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, budaya, serta menjaga marwah adat istiadat di Kabupaten Mamasa.