Editing TB Hendy yustana
Berita Terkini Kami Sajikan Berita Nusantara Informasi Dunia Tajam Aktual Intelektual Pemberani
Editing TB Hendy yustana
Kegiatan Optimalisasi Lahan Non Rawa di Kecamatan Amanuban Selatan.
So’e, TTS, NTT. http://BuruSergapinfo.my.id
Selasa 25 Nopember 2025.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengalokasikan dana kepada 32 kelompok tani penerima manfaat optimalisasi lahan (oplah) non rawa tahun anggaran 2025 . Kegiatan ini meliputi 3 Desa Pollo, Desa Linamnutu dan Desa Bena.

Pada hari senin tanggal 15 September 2025 bertempat di kantor Badan Penyuluh Pertanian (BPP) kecamatan Amanuban Selatan
melakukan rapat bersama para ketua kelompok tani/ pengelolah kegiatan oplah non rawa tahun anggaran 2025, yang dihadiri oleh kepala desa bena, kepala BPP kecamatan Amanuban Selatan dan para ketua kelompok tani penerima manfaat oplah non rawa menyepakati hal hal sebagai berikut;
1. Kelompok tani akan melaksanakan kegiatan saluran tersiar sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAP) menaati seluruh ketentuan yang ada.
2. Seluruh kelompok tani harus bekerja dengan gotong royong agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu
3. Pengambilan material galian c/ pasir dan batu diluar izin usaha pertambangan (IUP) karena dapat berpotensi pada ekosistem dan masalah sosial lainnya.






4. Konsekuensi penambangan tampa izin akan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan pasal 158 UU nomor 3 tahun 2020 junto peraturan Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) nomor 3 tahun 2017.
5. Terhadap poin 1 sampai dengan poin 4 diminta kepada semua yang terlibat dalam kegiatan oplah menaati seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tanggapan dari kepala BPP Kecamatan Amanuban Selatan, Piter Nahak menjelaskan bahwa menyangkut dengan kelompok kelompok tani yang ada awalnya sudah diminta, contoh seperti sekarang ada beberapa kelompok tani yang pekerjaannya baru mulai karena ada benturan didalam kelompok.
Saya tidak mau tanggapi dananya sudah cair tetapi masih ada benturan dalam anggota kelompok
Kelompok kelompok tani ini perlu kita dorong, kita lihat dari semangat yang bisa dia merangkul anggota dan pemupukan kelompok dan menghidupi kelompok yang ada
bahwa kami dari BPP melihat dari kemampuan kelompok untuk mengelolah oplah yang ada.
Pewarta Paulus Selan
Editing TB Hendy yustana
Reporter Abdul syukur Muhammad
Penerbit Berita TB Hendy yustana

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkap perkembangan terbaru rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza melalui PBB. Ia menjelaskan bahwa kontingen saat ini memasuki tahap seleksi dan nantinya akan dipimpin oleh seorang jenderal bintang tiga. Di bawah komando tersebut, TNI menyiapkan Brigade Komposit yang terdiri dari Batalyon Kesehatan, Batalyon Zeni Konstruksi, Batalyon Bantuan, serta elemen mekanis. Selain itu, TNI menyiapkan dukungan udara berupa helikopter, pesawat C-130 Hercules, serta dua kapal rumah sakit TNI AL lengkap dengan fasilitas penerbangan.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menambahkan bahwa persiapan ini merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto, dengan mandat resmi berada di bawah PBB. Pemerintah berencana mengirim hingga 20 ribu personel, yang mayoritas berasal dari satuan dengan pengalaman OMSP dan misi PBB. TNI memastikan seluruh prajurit telah dibekali kemampuan dasar, interoperabilitas, dan kesiapan logistik untuk operasi kemanusiaan. Saat ini, pasukan hanya menunggu keputusan final pemerintah sambil mempersiapkan kemampuan inti yang relevan, terutama di bidang kesehatan dan zeni konstruksi.
Editing TB Hendy yustana

PGRI Kabupaten Bungo Semarakkan HUT ke-80, Forkopimda dan Bupati Dedy Putra Hadir Beri Dukungan
BuserInfoNews–Bungo (25/11/25)
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bungo menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 dengan meriah. Acara ini menjadi momentum penting bagi para pendidik di Kabupaten Bungo untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Upacara Peringatan HUT PGRI ke-80 & Hari Guru Nasional” menjadi pusat perhatian, dengan tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas” yang mencerminkan semangat dan visi PGRI.
Perayaan yang dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bungo ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bungo, serta Bupati Bungo, Bapak H. Dedy Putra, S.H., M.Kn Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Bungo selaras untuk Menuju Bungo Baru.
Acara ini berlangsung dengan sukses berkat kerja keras panitia pelaksana yang diketuai oleh Usman Ali, S.Pd., dengan wakil ketua Narto, S.Pd., sekretaris Dona Machdayanti, S.Pd., dan bendahara Eva Yanti, S.Th.I.
Dalam sambutannya, Bupati Bungo, H. Dedy Putra, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Kami dari Pemerintah Kabupaten Bungo akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru dan mendukung program-program PGRI,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memajukan Kabupaten Bungo.
PGRI memiliki visi untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh Indonesia, dengan misi:
– Meningkatkan profesionalisme guru melalui pelatihan dan pengembangan diri.
– Memperjuangkan kesejahteraan guru.
– Mendorong lingkungan belajar yang kondusif.
– Berkontribusi dalam penyusunan kebijakan pendidikan yang berpihak pada guru dan siswa.
Dengan semangat HUT ke-80 ini, PGRI mengajak seluruh guru di Kabupaten Bungo untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan pendidikan di daerah ini.
(AZ)
RETRET ESALON II,BUPATI MAMASA BERI PENEGASAN UNTUK CARI SULUSI SETELAH KEMBALI KE OPD DALAM PELAYANAN
Mamasa Sulawesi Barat,-http://Burusergapinfo.com

Buser Pemburu – Berikan materi pendalaman visi dan misi bupati pada kegiatan retret kebangsaan pejabat eselon II Pemkab Mamasa , Welem Sambolangi tegaskan para pejabatnya untuk merancang program yang jadi kebutuhan rakyat , para pimpinan OPD harus menjadi sumber solusi dalam mengatasi masalah.
Retret kebangsaan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi seluruh OPD serta menyatukan visi serta komitmen bersama untuk kemajuan dalam mendukung percepatan pelayanan pembangunan dan pemerintahan.
Bupati Welem dihadapan 28 peserta kegiatan yang dipusat di Aula Kodim 1428 Mamasa mengatakan visi misi bupati Mamasa Mamase ( Maju, Mandiri dan sejahtera ) tak sekedar jadi slogan tetapi mengandung makna yang sarat dengan kearifan lokal Mamasa, Mamase bermakna kasih yang tulus, suka menolong dan peduli.
Kepada pejabatnya ia menegaskan agar mereka jadi sumber solusi, jangan ada yang menonjolkan ego sektoral, perpendek alur birokrasi dan menekankan pentingnya kebersamaan, tekad yang solid serta tanggungjawab.
” Jangan semua urusan harus sampai ke bupati, tangani sesuai kewenangan, mekanisme kerja berjalan sesuai tugas fungsi jajaran OPD , ” katanya.
Dia juga berharap agar potensi sektor yang berpotensi untuk mendapatkan PAD tetus digali, pelayanan sedapat mungkin dilakukan tidak rumit kalau perlu dijemput jangan menunggu tetapi lebih dipacu dan solusinya cepat , tepat dan benar .
Dalam perjalanan kurang lebih sembilan bulan menjalan tugasnya , Welem.menyampaikan apresiasi dukungan seluruh jajaran perarngkat daerah atas keberhasilan bisa menekan angka kemiskinan sebesar 0, 56 persen ( tahun 2024 14 persen 2025 turun 13, persen ) selakigus menempatkan kabupaten Mamasa jadi terbaik ketiga di Sulbar .
Retret Kebangsaan Pejabat eselon II Mamasa yang beberapa hari dilantik ini dibuka oleh gubernur Sulbar Suhardi Duka yang sekaligus jadi narasumber , serta pemateri dari Kejati, Polda Sulbar, BPK, BPKP, Forkopimda Mamasa dan unsyr penting lainnya.
Berbagai materi disajikan dan diterimah peserta, kegiatan itu berlangsung dari 21 – 23 November 2025 dengan rangkulan tema kuatkan Kolaborasi dan satukan visi.
Marthinus
TB Hendy yustana

Polisi menyadari bahwa kepercayaan publik terhadap institusi mereka tengah menipis. Sebagai gantinya, pemadam kebakaran (Damkar) justru muncul sebagai entitas pelayanan cepat yang menjadi pilihan masyarakat. Fenomena ini diakui Wakil Kepala Polri Komjen Dedi Prasetyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Selasa (18/11/2025).
Menurut Dedi, salah satu akar masalah adalah lambatnya respons Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). “Quick response time standar PBB itu di bawah 10 menit, kami masih di atas 10 menit,” ungkapnya, menegaskan bahwa kecepatan respons Polri belum memenuhi standar internasional.
Dedi mengakui bahwa karena faktor itulah sebagian warga lebih nyaman melapor ke Damkar, bukan hanya saat kebakaran, tetapi juga untuk masalah lain. “Saat ini masyarakat lebih mudah melaporkan segala sesuatu ke Damkar, karena Damkar quick responsenya cepat,” katanya.
Sebagai upaya perbaikan, Polri berencana mengoptimalkan layanan darurat berbasis digital melalui hotline 110. Dedi berharap transformasi ini bisa memangkas waktu tunggu dan membawa respons aduan ke bawah 10 menit.
Percepatan layanan juga disasar melalui restrukturisasi internal: Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) akan diubah menjadi unit Pamapta (Perwira Kesamaptaan) yang lebih fokus pada operasi ketimbang administratif.
Sementara itu, catatan menunjukkan bahwa Damkar telah mencatat kecepatan yang mengesankan dalam merespons: data Gulkarmat DKI Jakarta memperlihatkan rata-rata waktu tanggap petugas adalah 8,4 menit — jauh di bawah target nasional 15 menit. Kepala Gulkarmat DKI, Bayu Meghantara, menyatakan bahwa petugas berada dalam kondisi siaga penuh 24 jam, dengan unit dan peralatan siap operasi setiap saat.
Meski demikian, Bayu juga menyebut sejumlah kendala di lapangan, seperti kemacetan pada jam sibuk dan akses jalan sempit atau terhalang portal yang terkunci.
Fenomena ini pun menambah beban baru bagi petugas pemadam. Selain tugas utamanya memadamkan kebakaran, Damkar kini kerap menerima laporan non-kebakaran: mulai dari menurunkan kucing di pohon, menangkap binatang buas, hingga membantu warga melepas cincin yang tersangkut di jari.
Dedi pun tak menutup mata bahwa penegakan hukum (Gakkum) dan layanan publik menjadi “rapor merah” Polri. “Gakkum dan pelayanan publik menjadi catatan merah bagi kami, harus kami perbaiki,” ujarnya.
Hasil asesmen internal yang dilakukan Polri menunjukkan banyak pejabat di wilayah belum bekerja optimal. Dari 4.340 kapolsek, sebagian besar dinilai “under performance”; hal serupa juga ditemukan di tingkat kapolres dan direktur reserse kriminal umum Polda.
Komisioner Kompolnas Choirul Anam menilai pernyataan Wakapolri dapat menjadi dorongan reformasi: penguatan Bhabinkamtibmas, saluran aduan berbasis digital, dan pelayanan yang cepat dan humanis sangat diperlukan. Dia menyebut peran Bhabinkamtibmas sangat strategis karena menyentuh akar masyarakat 24 jam sehari.
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) menyoroti bahwa kendala teknis dan struktur personel di beberapa daerah menjadi penghambat kecepatan respons Polri. Ia juga mengajak Polri untuk intens mensosialisasikan penggunaan layanan 110 agar publik lebih memahami dan mempercayainya.
Ia menyimpulkan bahwa evaluasi internal yang disampaikan Wakapolri adalah langkah positif, jika benar-benar ditindaklanjuti untuk memperbaiki kinerja Polri di masa mendatang.
Editing TB Hendy yustana
Personel Sat Samapta Polres Mamasa Gelar Patroli Jalan Kaki dan Pemantauan Aktivitas Masyarakat
POLRES MAMASA–http://Burusergapinfo.my.id


Personel Satuan Samapta Polres Mamasa melaksanakan kegiatan patroli jalan kaki di wilayah hukum Polres Mamasa. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi perkembangan situasi kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, 23 November 2025
Patroli tersebut mencakup pemantauan aktivitas masyarakat pada siang hari, berdiskusi dengan warga yang ditemui di sepanjang rute, serta membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat hubungan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
Tujuh personel terlibat dalam kegiatan ini, yakni Bripda Ferdinandus, Bripda Wildi Pranata, Bripda Ariel, Bripda Dwi Prasetyo, Bripda Rendy, Bripda Soni, dan Bripda Gunawan. Mereka menyusuri rute patroli yang meliputi wilayah Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa.
Sasaran patroli meliputi titik-titik strategis seperti persimpangan jalan, area UMKM, serta rumah ibadah (gereja). Selama kegiatan berlangsung, personel melakukan pengaturan lalu lintas dan memastikan situasi di objek-objek vital tetap aman.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa seluruh aktivitas masyarakat berjalan lancar, aman, dan kondusif. Masyarakat juga memberikan apresiasi positif atas kehadiran polisi yang aktif menjaga keamanan wilayah.
Patroli berakhir pada pukul 11.00 Wita dengan situasi kamtibmas yang tetap terjaga aman dan kondusif. Kegiatan ini menjadi komitmen Polres Mamasa dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Humas Polres Mamasa Polda Sulbar
Editing TB Hendy yustana
Abah Enang Harapkan Bansos Dan Program Rutilahu Dari Dewan Dapil II, Dinas PRKP Karawang Diharapkan Turun Langsung Melihat Kondisinya

Karawang,http://Burusergapinfo.my.id
Hidup dalam keterbatasan dan serba kekurangan, Abah Enang Sukirman, warga Bojong Tugu 2, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, kini hanya bisa berharap belas kasih dari pemerintah. Di usia senjanya, ia hidup seorang diri di rumah yang sudah rapuh dan nyaris roboh, Sabtu/22/November/2025. Burusergap.Info.

Rumah sederhana milik abah Enang tampak sangat memprihatinkan dindingnya retak, tiang-tiang kayu lapuk, dan atap bocor di berbagai sisi. “Kalau hujan, air masuk dari genteng yang bocor. Saya cuma bisa duduk di pojok, takut rumah ambruk,” tutur abah Enang lirih sambil menatap rumahnya yang kian lapuk.
Hingga kini, abah Enang mengaku belum pernah menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah desa maupun daerah. Rumahnya pun belum tersentuh program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang selama ini diharapkan bisa membantu masyarakat miskin seperti dirinya.
Abah Enang menaruh harapan besar kepada pemerintah daerah, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang, serta anggota dewan Dapil II agar mau turun langsung ke lapangan melihat kondisi sebenarnya.
“Saya cuma ingin ada yang datang lihat keadaan saya. Rumah sudah doyong, genteng bocor semua. Kalau bisa, saya dibantu dari program Rutilahu atau bansos apa saja,” ucapnya dengan suara penuh harap.
Warga sekitar pun berharap agar dinas terkait tidak tinggal diam. “Kondisi abah Enang sangat memprihatinkan. Kami berharap Dinas PRKP Karawang mau turun langsung melihat keadaan beliau dan segera memberikan bantuan,” ujar salah satu warga Bojong Tugu 2.
Program Rutilahu dari aspirasi dewan Dapil II maupun program perbaikan rumah dari Dinas PRKP Karawang diharapkan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan, bukan hanya menjadi wacana di atas kertas.
Kini masyarakat menunggu langkah nyata dari para wakil rakyat dan instansi terkait. Karena perhatian kepada warga miskin seperti abah Enang tidak seharusnya menunggu momentum politik atau masa kampanye, melainkan menjadi wujud tanggung jawab dan kepedulian sosial pemerintah terhadap rakyatnya.
Editing TB Hendy yustana

http://Jakarta _BuruSergapinfo.my.id
Presiden Sangat urgent sekali agar bertindak atasi krisis ekonomi dan hentikan penderitaan rakyat dengan seluruh alemen ambil bagian dalam mengatasi permasalahan ekonomi dan sosial kemasyarakatan baik menteri maupun para gubernur bupati walikota mengatasi dampak pengangguran menekan kemiskinan yang semangkin membengkak di seluruh daerah dari sabang hingga meureuke”, papar Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi media cetak onlen dalam dan luar negeri di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka Di Jakarta 1/11/2025 via telpon selulernya.


Presiden RI Harus Tegas “Kepala Daerah Wanprestasi Atau Tidak Bisa Menciptakan Lapangan Pekerjaan Untuk Rakyat Harus Mudur Dari Jabatannya”
Jakarta, Kesulitan Masyarakat saat ini adalah dampak Kepala Daerah tidak mampu menepati janji politiknya atau tidak bertanggung jawab dengan kondisi berat saat ini.
Sehingga berlarut larut Masyarakat terjebak dengan kondisi memburuknya ekonomi. Tidak sedikit perusahaan bangkrut dan meninggalkan jejak PHK disetiap provinsi. Sehingga Masyarakat kehilangan pekerjaan untuk menopang kehidupannya. Maka penting para Kepala Daerah di minta mundur karena wanprestasi.
Banyaknya pengangguran di sebabkan oleh kepala daerah yang tidak perduli dengan nasib Masyarakat. Cara cara tidak cerdas dengan bermedsos ria atau pencitraan adalah cara kepala daerah yang tidak paham dengan hukum. Maka hal ini membuat perihatin PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH melihat sandiwara cara yang dimainkan kepala daerah. Di Himbau Kepala Daerah agar menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak banyaknya untuk Masyarakat dan tidak bermedsos ria pencitraan
Masyarakat yang mengadukan keadaan sulitnya ekonomi saat ini sehingga untuk mencari sepering nasi harus memulung atau mengamen membawa anak anak atau keluarga. Masyarakat meminta Presiden RI agar tegas kepada kepala daerah yang wanprestasi.
Sudah cukup banyak Masyarakat di jawa barat yang harus menjadi manusia gerobak bersama anak istrinya karena kesulitan mencari kerja atau bisa bermandiri berwiraswasta agar bisa hidup lebih baik. Kepala Daerah yang tidak perduli dengan kemiskinan Masyarakat yang semakin meluas adalah pemimpin yang tidak perduli dengan keadaan Masyarakat atau wanprestasi. Belum lagi temuan awak media seorang lansia ibu mumun hidup sendiri tampa penerangan lampu sudah lima tahun karena kemiskinan di desa pamijahan kecamatan pamijahan kabupaten bogor. Banyak lansia dalam kemiskinan hidup dalam kesulitan ekonomi.
PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH meminta semua pimpinan organisasi advokat agar menjalankan tugasnya membantu masyarakat yang terdampak akibat kepala daerah wanprestasi. Karena masyarakat merasa terjebak dengan kinerja kepala daerah wanprestasi sehingga kemiskinan meluas
Presiden Negara Indonesia di himbau tegas “Kepala daerah harus mematuhi hukum dan bertanggung jawab karena wanprestasi dengan semakin meluasnya kemiskinan.”
Jangan jadikan rakyat sebagai tumbal praktek politik singkat.
Kepala Daerah di gaji mahal tetapi tidak mampu membangun lapangan pekerjaan untuk rakyat.
PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH menyadari bahwa Masyarakat sangat terpuruk karena itu banyak ibu rumah tangga terpaksa menjadi pengamen mengais uang receh berbaju boneka dan melibatkan anak anaknya untuk sepiring nasi.
Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom dan Presiden Partai Oposisi Merdeka serta Jenderal Kompii juga Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS
Editing Berita TB Hendy YUstana
Penerbit Kantor Redaksi BuruSergapInfo
GUBERNUR SULAWESI BARAT KUNJUNGAN KERJA KE MAMASA, TEKANKAN PEJABATNYA SELALU OPTIMIS,DAN BANGKITKAN EKONOMI DITENGAH KETERBATASAN ANGGARAN
Mamasa Sulawesi Barat,Buser Pemburu-
Kunjungan Kerja Gubernur Sulawesi Barat H. Suhadi Duka ke Kabupaten Mamasa disambut hangat oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi dan wakil Bupati H. Sudirman beserta jajaran Forkopimda Mamasa dan para anggota DPRD Mamasa serta Jajaran OPD Kabupaten Mamasa.


Rombongan Gubernur didamping oleh Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono,S.Ip., MM, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Derian Jayamarta Sekprov Sulbar Junda Maulana serta jajaran pejabat Eselon II Pemprov Sulbar tiba di Rumah Jabatan Bupati Mamasa pada pukul 17.30 Wita, Kamis 20/11/2025.
Bupati Welem dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran Gubernur Sulbar di Bumi Kondosapata’ menandakan bahwa perhatian Gubernur sangat nyata.
Bupati mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas bantuan dukungan langsung 4 dokter spesialis di RSUD Kondosapata Mamasa yang sangat membantu dalam pelayanan kesehatan masyarakat Mamasa, juga alokasi BPJS dari Pemerintah provinsi, pembangunan jalan ke nosu dan berbagai fasilitas pembangunan lainnya.
“Kami bersyukur atas perhatian pak Gubernur yang sdh dirasakan oleh masyarakat Mamasa, terutama pembangunan infrastruktur jalan ke Nosu, namun kami meminta sekiranya pak Gubernur bisa melanjutkan pembangunan jalan ke Kecamatan Pana’ yang sampai hari ini belum merasakan jalanan yang memadai.” Ungkapan Bupati disertai senyuman canda keakraban.
Kesempatan yang sama saat menyampaikan sambutannya Gubernur Sulbar H. Suardi Duka menyampaikan bahwa Kabupaten Mamasa sedang sedang serius berbenah walaupun dalam keterbatasan anggaran yang tidak memadai.
“Saya menyakini Tuhan pasti pasti menolong Mamasa. Saya yakin terpilihnya Welem-Sudirman adalah titipan Tuhan untuk menyelesaikan berbagai masalah di Mamasa.” Ujarnya lantang.
Gubernur menambahkan bahwa layanan kesehatan mesti baik supaya masyarakat sejahtera, demikian juga sektor pendidikan mesti dibenahi karena itu adalah mukanya pemerintahan. Pembenahan sumber-sumber ekonomi juga harus menawarkan solusi dan inovasi sehingga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat dapat meningkatkan secara mandiri.
Gubernur Suardi menutup pidatonya dengan berjanji akan datang lagi bersilaturahmi pada acara Natal Oikumene bulan Desember mendatang.
“Saya pastikan Insya Allah datang di Mamasa lagi pada acara Natal Oikumene. Tak elok jika saya tdk datang sementara sy sudah bersilaturahmi dalam acara Safari Ramadan dan Idulfitri di kabupaten lain.” Tutup Gubernur.
Marthinus
Editing TB Hendy Yustana

Palembang_

Atas dasar Penyerobotan Lahan Tanah milik Umar Warga sipil 7 Ulu Palembang yang Berukuran 10×30,
kini Telah Di laporkan Ke Polda Sum_Sel,
Laporan Di terima Dengan Baik,
Setelah Penyidik Mendapat kan Bukti bukti yang akurat dan Memintai keterangan Kepada saksi saksi terkait
kini Kasus penyerobotan Lahan Tanah tersebut memasuki Babak Baru,
Polda Sumsel Telah Melakukan Olah TKP Di mana lahan Tanah milik Umar Di wilayah JakaBaring yang di serobot Oleh oknum oknum Terkait,?
kami dari pihak media burusergapinfo sigap terus memantau perkembangan Kasus Penyerobotan Lahan tanah milik Umar warga sipil palembang.
Harapan kami semoga Kasus permasalahan ini Secepat nya clear Dan Pak Umar selaku pemilik tanah yang Di serobot Secepat nya mendapatkan Kembali hak milik nya
#fyp
#sorot
#Jangkauanluas
#pengikutt
Editing TB Hendy yustana
Tertangkap Sepasang Suami Isteri asal Palembang Saat mengedarkan Narkoba jenis Extasi Dan sabhu

PRABUMULIH ,http://BuruSergapinfo.my.id –
Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih kembali mencatatkan pengungkapan penting dalam upaya memutus jaringan peredaran narkoba. Dua orang yang diduga terlibat dalam distribusi ekstasi dan sabu ditangkap di kawasan Jalan Prof. M. Yamin, Kelurahan Sidogede, pada Selasa dini hari, 18 November 2025 sekitar pukul 02.15 WIB.

Penindakan diawali laporan warga yang resah karena lokasi tersebut sering disinggahi orang tak dikenal untuk transaksi mencurigakan. Setelah dilakukan pemantauan, petugas menemukan indikasi kuat adanya aktivitas narkotika dan segera melaporkannya kepada Kasat Resnarkoba.
Mendapat laporan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih Iptu Muhammad Arafah, SH memerintahkan Kanit Idik II Aiptu Julius Sasmita, SH bersama tim untuk melakukan penindakan. Setibanya di lokasi, polisi langsung mengamankan dua orang yang kemudian diketahui sebagai pasangan suami-istri, yakni Edi Candra Idaman alias Bobot (40) dan Rusiem alias Mona (43), warga Plaju Darat, Palembang.
Dalam penggeledahan yang disaksikan ketua RT setempat, petugas menemukan berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba, yakni:
8 butir pil ekstasi merek Heineken warna kuning dengan berat bruto 3,58 gram
Pirex berisi sabu seberat 1,39 gram
Satu set alat hisap sabu
Dua unit ponsel
Satu unit Daihatsu Sigra yang digunakan dalam aktivitas mereka
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa keduanya bertindak sebagai kurir. Mereka mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial F, yang kini berstatus DPO, di wilayah Talang Keramat, Palembang. Ekstasi itu mereka beli seharga Rp240 ribu per butir untuk kemudian dijual kembali kepada pemesan.
Kedua pelaku kini ditahan dan dijerat Pasal 114 ayat (1) serta Pasal 111/112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kasat Resnarkoba menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan ini. “Kami masih memburu pemasok utama yang memasok barang kepada kedua pelaku. Pengungkapan ini hanya satu bagian dari upaya besar untuk membersihkan wilayah Prabumulih dari jaringan narkoba,” ungkap Iptu Arafah.

Ia juga mengapresiasi keberanian masyarakat yang turut memberikan informasi. “Keterlibatan warga sangat membantu. Kami berharap kerja sama ini terus terjalin agar peredaran narkoba tidak mendapat ruang di kota ini.”
Sumber : Pers Topik Berita
Editing TB Hendy yustana
BUPATI MAMASA HADIRI KONTRUKSI CETAK SAWAH DI DESA RAMBUSARATU
Mamasa Sulawesi Barat,http://Burusergapinfo my.id
Bupati Mamasa Welem Sambolangi meninjau Kecamatan Rambusaratu sebagai tempat pertama dalam program cetak sawah yang diselenggarakan oleh kementerian pertanian. Cetak Sawah yang digulirkan pemerintah sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional juga terus didorong pelaksanaannya di Kabupaten Mamasa.


Hadir juga dalam kegiatan tersebut Dandim 1428 Mamasa Beserta jajaran yang merupakan penanggung jawab dalam program cetak sawah yang ada di kabupaten mamasa, Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Nanda Rahmayuli, Kepala Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup dan kelompok tani rambusaratu.


Program yang digagas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat produksi pangan, khususnya komoditas padi, melalui perluasan lahan tanam produktif.
Untuk kabupaten mamasa sendiri pada tahun 2025 mendapat kuota percetakan sawah sebanyak 1000 hektar namun baru bisa terealisasi sebanyak 300 hektar, sehingga diharapkan pada tahun 2026 bisa direalisasikan untuk sisa kuota yang tidak terealisasi pada tahun 2025.
Bupati dalam kesempatan tersebut menyampaikan kabupaten mamasa akan terus mendukung program pemerintah pusat dimana setiap daerah ditutuntuk untuk mewujudkan swasembada pangan.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut yang telah kita lakukan ke Kementerian Pertanian dan kabupaten mamasa akan terus mendukung program pemerintah pusat yang menuntut setiap daerah mewujudkan swasembada pangan. Ujarnya.
Selanjutnya kelompok tani di desa rambusaratu sangat mengapresiasi dan terima kasih untuk program yang sudah di gagas ini sehingga bisa menaikan taraf kehidupan masyarakat sekitar. “Kami sebagai kelompok tani menyambut program ini, dan kami berharap dengan program ini bisa meningkatkan kesehahteraan dan taraf kehidupan kami”. Ujarnya
Marthinus
Editing TB Hendy yustana
Bogor_http://BurusergapInfo.my.id
Warga Santilik dan Satiung Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotim merasa resah hadirnya dua oknum jajaran polda kalteng yang kian meresahkan, ungkap Edwin Saprin Kepada Redaksi media pada Sabtu 18/11/2025 sore.
Edwin mengungkapkan, bahwa dirinya bersama sejumlah masyarakat baik dari desa santilik maupun warga dari desa setiung siap mati demi membela haknya.
Sepengetahuan saya (ungkap Edwin),lahan yang telah di sita satgas PKH, seharusnya kini sudah tidak di kelola oleh Pt. KIU dibawah naungan Makin grub mengingat lahan tersebut berdasarkan peta hasil penyidikan identifikasi dan perivikasi dari polda kalteng bahwa lahan tersebut keluar dari ijin HGU Pt. Katingan Indah Utama atau di kenal dengan Pt. KIU yang dibawah naungan makin grub terang edwin.
Sebelumnya telah kami layangkan Surat Hingga berita dengan judul :
💫Diduga Serobot Lahan Warga Sejak 2003, PT KIU di Bawah Makin Group, Disorot
diduga-serobot-lahan-warga-sejak-2003-pt-kiu-di-bawah-makin-group-disorot/
Edwin berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) beserta Pemerintah serius dalam menangani perkara Sengketa lahan warga ini, demi Hukum yang berkeadilan berlandaskan UUD 1945,.
Lebih lanjut, Edwin menegaskan Hukum adalah sarana untuk mewujudkan keadilan, bukan untuk membenarkan ketidakadilan,pungkasnya.
Secara terpisah, Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Minta Kapolri perintahkan Kapolda Kalteng Sidik Kasus Warga Vs PT KIU Di Kab Kotim!! Kalteng, Masalah sengketa tanah warga yang diklem milik PT KIU didaerah Santilik dan Satiung Kec Mentaya Hulu Kab Kotim Provinsi Kalteng ini harus diselesaikan secara hukum yang pasti agar terang benderang masalah yang sebenarnya Untuk itu saya minta yth pak Kapolri kiranya perintahkan Kapolda Kalteng menyidik permasalahan ini hingga tuntas agar masalahnya selesai sebagaimana mestinya “, ujar Prof Dr Sutan Nasomal SH MH menjawab pertanyaan para pemimpin Redaksi baik cetak onlen di kantornya markas pusat partai oposisi Merdeka di jakarta 18/11/2025 via telpon selulernya.
Editing TB Hendy yustana


Tiang Listrik Roboh Timpa Mobil di Depan Bank BCA Dekat Semagor, Diduga Akibat Kelalaian Penebangan Pohon
Buser.Info – Bungo (17/11/25)
Sebuah tiang listrik roboh di depan Bank BCA yang berlokasi dekat Semagor, Muaro Bungo, siang ini sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden ini menyebabkan sebuah mobil yang sedang melintas tertimpa dan mengalami kerusakan.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, tiang listrik tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa sebuah mobil yang sedang parkir di depan BCA. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat.
Konfirmasi dari PLN Kabupaten Bungo :
Pihak PLN Kabupaten Bungo memberikan konfirmasi terkait kejadian ini. Pada pukul 12:52, PLN menerima informasi adanya pemadaman listrik di sekitar lokasi. Petugas langsung diterjunkan ke lokasi kejadian dan tiba pada pukul 13:01.
“Saat petugas tiba di lokasi, ditemukan kondisi tiang beserta trafo sudah patah,” ujar juru bicara PLN Kabupaten Bungo dalam keterangan resminya. “Setelah ditelusuri, ternyata penyebab tiang patah adalah akibat tertimpa pohon besar di depan Pusparagam akibat penebangan yang dilakukan oleh pihak Perkim (Perumahan dan Kawasan Permukiman).”
Lebih lanjut, pihak PLN mengungkapkan bahwa sebelumnya tidak ada koordinasi dengan pihak Perkim terkait pekerjaan penebangan pohon tersebut. “Kami telah mengkonfirmasi dengan pihak Perkim dan benar bahwasanya terjadi kelalaian dari Perkim terkait salah perhitungan dalam penebangan pohon tersebut,” tambahnya.
Hingga saat ini, pukul 15:45, pihak PLN masih berupaya memperbaiki tiang yang roboh dan memulihkan jaringan listrik yang terputus.
Perlindungan Konsumen dan Tanggung Jawab Penyedia Layanan Publik
Kejadian ini menyoroti pentingnya perlindungan konsumen, terutama dalam hal penyediaan layanan publik seperti listrik. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) mengatur hak-hak konsumen dan kewajiban pelaku usaha, termasuk penyedia layanan publik.
Pasal 4 UUPK menyebutkan hak-hak konsumen, antara lain:
– Hak atas keamanan, keselamatan, dan kenyamanan dalam mengonsumsi barang dan/atau jasa.
– Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi barang dan/atau jasa.
– Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan.
– Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut.
Sementara itu, Pasal 7 UUPK mengatur kewajiban pelaku usaha, di antaranya:
– Berkewajiban memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi barang dan/atau jasa serta memberikan penjelasan mengenai penggunaan, perbaikan, dan pemeliharaan.
– Berkewajiban memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.
– Berkewajiban menjamin mutu barang dan/atau jasa yang diproduksi dan/atau diperdagangkan berdasarkan ketentuan standar mutu barang dan/atau jasa yang berlaku.
– Berkewajiban memberi kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian apabila barang dan/atau jasa yang diterima atau dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian.
Dalam kasus tiang listrik roboh ini, pemilik mobil yang tertimpa berhak mendapatkan ganti rugi dari pihak yang bertanggung jawab. Mengingat adanya indikasi kelalaian dari pihak Perkim, maka pihak Perkim dapat dimintai pertanggungjawaban atas kerusakan yang terjadi. Proses ganti rugi ini dapat dilakukan melalui jalur mediasi atau pengadilan, sesuai dengan mekanisme penyelesaian sengketa konsumen yang diatur dalam UUPK.
Selain UUPK, terdapat juga peraturan perundang-undangan lain yang relevan, seperti Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, yang mengatur standar keamanan dan keandalan dalam penyediaan tenaga listrik.
Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama penyedia layanan publik dan pihak-pihak yang melakukan pekerjaan yang berpotensi membahayakan infrastruktur publik, untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dan melakukan koordinasi yang baik guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
(KPW)
PERSONIL SAT LANTAS POLERS BATU BARA ,GIAT PATROLI BLUE LIGHT DIWILKUM POLRES BATU BARA”
http://buruSergapInfo.my.id -Batu Bara
Kegiatan Patroli Blue Light Di Lokasi Rawan Macet Dan Rawan Laka Guna Antisipasi Gangguan Kamseltibcarlantas Di Wilayah Hukum Polres Batu Bara , Sebagai Berikut


1,Waktu Dan Tempat Pada
Hari SabtuTanggal 15 November 2025
Pukul 21.00 Wib Sampai Dengan Selesai
II. Personil Sat Lantas Polres Batu Bara Yang Melaksanakan Patroli Blue Light, 8 ( Delapan ) Personel
1( Satu)IPDA JUNAIDI,SH
2.(Dua)BRIPKA DIWAN”
3(Tiga) BRIPKA GABRIEL MANIK” 4( Empat) BRIPKA TARIDA” 5(Lima)BRIPTU DIKI 6.(Enam)AIPTU BUSDANIL”7(Tujuh) BRIPKA DUDI “8. BRIPKA PAISAL”
9(Sembilan)AIPTU A RAJAGUKGUK”
III. Sasaran/ Lokasi
1(Satu)Jalinsum Menuju Labuhan Ruku Kecamatan Talawi. 2.( Dua)Jalinsum Desa Durian Kecamatan Sei Balai, 3(Tiga)Jalinsum Desa Sumber Padi Kecamatan Lima Puluh.
4(Empat)Jalinsum Desa Simpang Gambus Kecamatan Lima Puluh.
5.(Lima)Jalinsum Desa Tanah Tinggi Kecamatan Air Putih.
6.(Enam)Jalinsum Desa Cinta Dame Kecamatan Air Putih.
*V. Ke Giatan Yang Di Laksanakan ,Melaksanakan Patroli Blue Light Pada Lokasi Rawan Macet Dan RawanLakaGuna,Menciptakan Kamseltibcarlantas Yang aman dan kondusif serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi Masyarakat pengguna jalan yang melaksanakan aktivitas sehingga kehadiran Polantas Sangat dirasakan Oleh Masyarakat.
V, Selama pelaksanaan Patroli Blue Light berjalan dengan Aman dan baik.,”Tutupnya Kasat Lantas Polres Batu Bara, AKP SIMONE.SIMATUPANG, S.H.,M.H”(Informasi Ke Giatan Ini Yang Di Himpun Oleh Tim Penasehat Hukum Media Burusergap-Info Miy- Id) Bapak Ismail Sitompul, Sh, Mh, Bersama Ibuk Imalda Rahmayeni ,Sh, Dan Ibuk Yanti ,SE)
Penulis Berita Ismail Sitompul SH.MH
Penerbit Berita TB Hendy yustana
Personil Polsek Indrapura Melaksanakan PAM, Kegiatan Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) VII Di Kabupaten Batu Bara
Sumatra Utara http://BURusergap.my.id
(Media Target 86 News Com)Giat Personil Polsek Indrapura yang di Pimpin Kapolsek Indrapura “AKP REYNOLD SILALAHI, S.H.” Melaksanakan Kegiatan Pengamanan “Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) VII Kabupaten Batu Bara , Dalam Rangka “Melestarikan Nilai – Nilai Budaya Lokal “Sekaligus Menumbuhkan Semangat kreatif Generasi Muda Batu Bara.

I.Waktu Dan Tempat Pada
Hari Sabtu Tanggal 15 November 2025
Pukul 20.00 Wib Sampai Dengan SelesaiTempat Di Lapangan Indrasakti Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara ,
II,Petugas Polsek Indrapura Yang Melaksanakan PAM Pekan Seni Budayah(PSBD)

1( satu). AIPTU KRISMAN SIAGIAN”
2( Dua)AIPDA J SAGALA”
3.( Tiga) AIPDA J MARPAUNG”
4( Empat)BRIPKA ADI PUTRA K”
5( Lima) BRIPKA M HASIBUAN”
III.Ke Giatan ,a. Personil Polsek Indrapura Melaksanakan Pengamanan “Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) VII Kab.upaten Batu Bara Di Lapangan Kelelurahan Indra Sakti Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara.
b.Memberikan Rasa Nyaman, Aman kepada Para pengunjung Hiburan Rakyat Pasar Malam.
Hingga Saat Ini Situasi Dalam Keadaan Aman Dan Kondusif.” Ucapnya “Kapolsek Indrapura “AKP REYNOLD SILALAHI, S.H.”( Informasi Ke Giatan Ini, Yang Di Himpun Oleh Tim Penasehat Hukum Media Target 86 News Com) Bapak Ismail Sitompul ,Sh,Mh, Bersama Ibuk Imelda Rahmayeni ,Sh, Dan Ibuk Yanti ,SE)
Pe
Penulis berita Ismail Sitompul SH.MH
Penerbit Berita TB Hendy yustana