Foto : Kantor Desa Ujung Batu4 Aliaga Diduga dibakar Orang Tak Kenal
Selasa, 5 April 2026
Polres Padang Lawas | http_//Burusergapinfo my.id
Polres Padang Lawas, dinilai lambat menangani kasus pembakaran Kantor Desa Ujung Batu IV Aliaga, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Hingga 5 bulan pasca kejadian, belum ada kejelasan terkait tindak lanjut penyelidikan.
Kronologi
Peristiwa pembakaran terjadi pada Minggu malam, 7 Desember 2025. Kantor desa diduga sengaja dibakar oleh orang tak dikenal. Api melalap sebagian bangunan sebelum berhasil dipadamkan warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Hingga Selasa 5 Mei 2026, kasus ini belum menunjukkan perkembangan berarti. Masyarakat mempertanyakan keseriusan aparat dalam mengungkap pelaku dan motif di balik pembakaran fasilitas publik tersebut.
Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Humas Polres Padang Lawas menyatakan sudah meneruskan pertanyaan ke Kasat Reskrim. “Sy teruskan ke Kasat bg. Tadi konfirmasi belum ada petunjuk,” ujar Humas Polres Padang Lawas.
Belum adanya petunjuk selama hampir 5 bulan menimbulkan kekhawatiran di tengah warga. Kantor desa merupakan simbol pelayanan publik. Jika kasus pembakaran dibiarkan tanpa kejelasan, dikhawatirkan memicu keresahan dan preseden buruk bagi keamanan aset negara di tingkat desa.
Masyarakat Desa Ujung Batu IV Aliaga berharap Polres Padang Lawas segera memberikan kepastian hukum. Mereka meminta tim penyidik lebih proaktif melakukan olah TKP lanjutan, memeriksa saksi, serta membuka akses informasi perkembangan kasus kepada publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kasat Reskrim Polres Padang Lawas terkait kendala penyelidikan maupun rencana tindak lanjut kasus tersebut.
Polres Padang Lawas, menggelar pengamanan unjuk rasa yang dilakukan oleh Pengurus Cabang Mahasiswa Islam Indonesia pada Selasa,05 Mei 2026, di depan kantor Kantor Pengadilan Negeri Sibuhuan.
Pengamanan ini dipimpin oleh Kabag OPS AKP Aman Putra Bangunsyah SH, dengan tujuan untuk menjaga kelancaran jalannya aksi dan memastikan keamanan baik bagi para demonstran maupun masyarakat sekitar.
Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Mahasiswa Islam Indonesia menyuarakan beberapa tuntutan kepada Ketua Pengadilan Negeri Sibuhuan Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa melakukan orasi secara damai dan tertib di depan kantor Pengadilan Negeri Sibuhuan, dengan harapan Pengadilan Negeri Sibuhuan mendengarkan aspirasi yang mereka sampaikan.
Adapun Tuntutan dari Mahasiswa Islam Indonesia Meminta Ketua Pengadilan Tinggi negeri di Medan utk menjatuhkan vonis yang seberat-beratnya atas Banding kejaksaan negeri Padang Lawas untuk kasus terdakwa, Alwin Heri Syahputra Hasibuan yang divonis Hakim PN Sibuhuan 5 tahun atas kasus Narkotika
Mendesak komisi /yudisial republik Indonesia untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap majelis hakim yang memutus perkara bandar narkoba, Alwin Heri Syahputra Hasibuan yang divonis 5 tahun dan Mendesak Mahkamah agung mencopot SK Hakim dan Ketua PN Sibuhuan Sibuhuan.
Desak Mahkamah Agung RI, beri sanksi untuk tidak lagi bisa bersidang dalam kasus apapun kepada seluruh Majelis Hakim yang menyidangkan Terdakwa Alwin Heri Syahputra Hasibuan, karena disinyalir melanggar kode etik Hakim.
Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal kasus ini hingga keadilan benar” di tegakkan dan mendukung Polres Padang Lawas berantas narkoba dan sikat habis, Bandar, pengedar narkoba di Padang Lawas.
Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto S.IK melalui Kabag OPS AKP Aman Putra Bangunsyah SH menjelaskan bahwa pengamanan yang dilakukan bertujuan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah adanya potensi gangguan keamanan menurunkan Personil sebanyak 42 (empat puluh dua) personil untuk melakukan pengamanan unjuk rasa tersebut.
“Kami mengutamakan pengamanan secara humanis dan dialogis, serta memastikan bahwa hak berdemonstrasi dihormati, namun juga menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan semua pihak,” ujar AKP Aman Putra Bangunsyah
Dalam Kesempatan Tersebut saat di konfirmasi ketua Pengadilan Negeri Sibuhuan terkait tuntutan Mahasiswa Islam Indonesia melalui Humas Pengadilan Negeri Riski Pratama menjelaskan.
“Bahwa Putusan atas nama Terdakwa alwin telah diputus berdasartian Fakta Persidangan yang diperoleh berdasarkan alat bukti yang dihadirkan dalam Persidangan. Saat ini Putusan tersebut Sedang dalam Proses upaya hukum banding di Pengadilan Tinggi Medan.”Ujar Humas Pengadilan Negeri Sibuhuan Riski Pratama.
Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan mengatakan Polres Padang Lawas berkomitmen untuk selalu mengedepankan prinsip keamanan, ketertiban, dan keselamatan, baik bagi peserta unjuk rasa maupun masyarakat umum yang berada di sekitar lokasi aksi. Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan himbauan kepada mahasiswa untuk tetap menjalankan aksi dengan damai dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.
Aksi unjuk rasa ini berakhir dengan tertib, tanpa adanya insiden atau gangguan keamanan. Polres Padang Lawas akan terus memantau situasi dan memastikan bahwa setiap kegiatan masyarakat, termasuk unjuk rasa, dapat berlangsung dengan aman dan damai.
Pelayanan surat keterangan sehat di Puskesmas Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah mematok biaya Rp22.000 per orang. Tarif tersebut dinilai warga terlalu tinggi dan memicu polemik di tengah masyarakat.
Peristiwa ini terjadi selama tiga hari, pada 28 hingga 30 April 2026. Berdasarkan data yang dihimpun awak media Burusergapinfo, Puskesmas Pasar Ujung Batu melayani sekitar 300 warga yang mengurus surat keterangan sehat. Dengan tarif Rp22.000 per orang, total dana yang terkumpul dari pelayanan tersebut diperkirakan mencapai Rp6.600.000.
Keluhan warga muncul karena biaya yang ditetapkan dianggap tidak wajar. Sejumlah peserta mempertanyakan dasar hukum penetapan tarif tersebut. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kaget saat diminta membayar Rp22.000.
“Kami sempat tanya kenapa mahal. Katanya sudah ketentuan. Tapi biasanya nggak segitu untuk urus surat keterangan sehat,” ujarnya, Rabu 30 April 2026.
Foto : Kantor Puskesmas Pasar Ujung Batu Sosa
Menanggapi keluhan itu, Kepala Puskesmas Pasar Ujung Batu Sosa, Bidan Robiah Adawiyah, membenarkan adanya pungutan Rp22.000. Saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, ia menjelaskan bahwa tarif tersebut berkaitan dengan retribusi daerah.
“Pembayaran peserta untuk surat keterangan sehat, ada retribusi untuk Dinas Kesehatan Padang Lawas yang ditindaklanjuti Puskesmas Pasar Ujung Batu Sosa,” jelasnya.
Robiah tidak merinci lebih jauh peraturan daerah atau surat keputusan yang menjadi dasar besaran retribusi itu. Ia menegaskan pihak puskesmas hanya menjalankan ketentuan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas mengenai dasar hukum retribusi surat keterangan sehat Rp22.000 di tingkat puskesmas. Warga berharap Pemkab Padang Lawas segera memberikan penjelasan terbuka dan mengevaluasi kebijakan tarif tersebut.
Surat keterangan sehat sendiri merupakan dokumen yang kerap dibutuhkan masyarakat untuk berbagai keperluan administrasi, seperti melamar pekerjaan hingga pendaftaran sekolah. Besaran tarif yang dinilai memberatkan dikhawatirkan menjadi beban tambahan bagi warga.
Selasa, 5 Mei 2026
Aliaga5, Padang Lawas | http_//Burusergapinfo my id
Foto : H Burhanudin Daulay S Pd
H.Burhanudin Daulay S Pd, Wakil Ketua Umum Aliansi Prabowo – Gibran perwakilan warga Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) Desa Ujung Batu 5, Kabupaten Padang Lawas, memaparkan dugaan perampasan lahan oleh PT VAL yang disebutnya sebagai perusahaan ilegal.
“Jika pikiran waras normal, PT VAL atau PT PHI itu pendatang di lokasi Trans Ujung Batu 5. Sedangkan warga TSM sudah 5 tahun duluan tanam karet modal sendiri,” ujar Burhanudin, Selasa 5 Mei 2026 4
Menurutnya, konflik bermula ketika PT VAL mendapat izin IPT di atas HPL Trans seluas 15.000 ha. Alih-alih hanya mengelola lahan kosong, perusahaan justru mencaplok hak lahan usaha milik warga TSM yang sudah dibuka dan ditanami karet secara swadaya.
Burhanudin menyebut, saat warga menuntut pengembalian hak lahan usaha, perusahaan malah mencari-cari kesalahan rakyat. “Alasannya karena meninggal, karena rumah dirusak perusahaan, karena tak tinggal di tempat yang rumahnya dibongkar. Tapi mereka tidak ngaku yang bongkar. Padahal seluruh pekarangan rumah ditanami sawit oleh perusahaan,” tegasnya.
Warga TSM mempertanyakan sikap Kementerian Transmigrasi RI yang diduga kuat berpihak pada perusahaan yang disebut sudah beroperasi 25 tahun tanpa legalitas jelas. “Jika diurus oleh warga TSM, Kementrans RI dan Disnaker Sumut selalu bernada sinis. Seolah rakyat disuruh terima nasib,” cetus Burhanudin.
Dari total 200 KK warga TSM yang terdampak, baru 12 KK yang dikembalikan haknya. Itupun dinilai pemerintah sudah selesai. “Pemilik sertifikat warga hanya disuruh pegangan saja tanpa lahan,” lanjutnya.
Dugaan keberpihakan juga dialamatkan kepada Bupati Padang Lawas, PMA Hasibuan. Hal itu, kata Burhanudin, terlihat dari jawaban surat Bupati kepada Inspektur Jenderal Kemendagri RI tertanggal 5 Desember 2025. “Secara lisan juga Bupati bicara berpihak kepada perusahaan ilegal 25 tahun tersebut. Aneh dan sangat janggal. Seolah undang-undang negara tidak laku bagi mereka para oknum dzalim,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT VAL, Kementrans RI, Disnaker Sumut, dan Bupati Padang Lawas belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Warga TSM menyatakan akan terus memperjuangkan hak lahan usaha yang sudah mereka garap lebih dulu.
Lebih lanjut Burhanudin, perwakilan warga Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) Desa Ujung Batu 5, memaparkan dugaan perampasan lahan oleh PT VAL yang disebutnya sebagai perusahaan ilegal.
“Jika pikiran waras normal, PT VAL atau PT PHI itu pendatang di lokasi Trans Ujung Batu 5. Sedangkan warga TSM sudah 5 tahun duluan tanam karet modal sendiri,” ujar Burhanudin,
Kronologi Versi Warga TSM:
1. >5 tahun lalu : Warga TSM buka lahan swadaya, tanam karet modal sendiri.
2. Masuknya PT VAL/PHI : Perusahaan dapat izin IPT di atas HPL Trans 15.000 ha, diduga caplok lahan usaha warga.
3. Pembongkaran & Sawitisasi : Rumah warga dibongkar, pekarangan ditanami sawit perusahaan. PT VAL tidak mengakui.
4. Tuntutan warga : Saat minta hak lahan dikembalikan, perusahaan cari-cari alasan: pemilik meninggal, tidak tinggal di lokasi.
5. Penanganan 12 dari 200 KK : Kementrans RI dan Disnaker Sumut disebut bernada sinis. “Seolah rakyat disuruh terima nasib,” kata Burhanudin. Pemilik sertifikat hanya pegang kertas tanpa lahan.
6. 5 Desember 2025 : Jawaban surat Bupati Padang Lawas Putera Mahkota Alam Hasibuan SE, ke Irjen Kemendagri RI dan pernyataan lisan diduga berpihak ke PT VAL yang disebut beroperasi 25 tahun.
“Seolah undang-undang negara tidak laku bagi mereka para oknum dzalim,” tegas Burhanudin.
Dugaan Pelanggaran Aturan, Versi Warga:
Tudingan warga TSM menyinggung beberapa ketentuan hukum:
1. UU No. 5 Tahun 1960 tentang UUPA
– Pasal 6: Semua hak atas tanah mempunyai fungsi sosial.
– Pasal 9 ayat 2 : Tiap warga negara berhak memperoleh tanah untuk diusahakan. Pencaplokan lahan usaha warga TSM yang sudah digarap >5 tahun diduga melanggar hak keutamaan penggarap.
2. UU No. 29 Tahun 2009 tentang Transmigrasi
– Pasal 2 huruf b : Penyelenggaraan transmigrasi berasas keadilan.
– Pasal 24 : Transmigran berhak mendapat lahan usaha. Warga TSM menyebut hak ini dihilangkan setelah PT VAL masuk.
3. UU No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan
– Pasal 55 : Setiap orang dilarang mengerjakan, menggunakan, menduduki, dan/atau menguasai lahan perkebunan secara tidak sah.
– Pasal 107 : Pelaku usaha perkebunan yang mengusahakan lahan tanpa hak dipidana 4 tahun dan denda Rp 4 miliar. Warga menuding PT VAL beroperasi 25 tahun tanpa legalitas di atas lahan TSM.
4. UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Jo. UU Cipta Kerja*l
– Pasal 12 huruf b : Orang perseorangan yang sengaja mengerjakan/menduduki kawasan hutan tanpa izin dipidana. Jika HPL Trans masih berstatus kawasan hutan, maka pembukaan sawit tanpa pelepasan diduga melanggar.
5. KUHP Pasal 385
Menyerobot tanah dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum diancam pidana 4 tahun. Pembongkaran rumah dan penanaman sawit di pekarangan warga masuk aduan warga.
Hingga berita ini diturunkan, PT VAL, Kementrans RI, Disnaker Sumut, dan Bupati Padang Lawas belum memberi keterangan resmi. Semua pihak berhak memberikan klarifikasi.
Reporter : Subandi
Sumber. : H Burhanudin Daulay S Pd
Seksi Profesi dan Pengamanan Polres Padang Lawas menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin atau Gaktiblin terhadap seluruh personel, Senin pagi, 04/05/2026. Kegiatan berlangsung di gerbang masuk Mapolres Padang Lawas sejak apel pagi dimulai.
Gaktiblin dipimpin langsung PS Kasi Propam Polres Padang Lawas Iptu H Salim S, SH. Ia didampingi Kanit Provos Polres Padang Lawas Bripka Michael Hardiknas, Kanit Paminal Aiptu Rudi Herianto, dan Kanit Paminal Sipropam Bripka Fajar Setiawan. Seluruh anggota yang memasuki area Mako menjadi sasaran pemeriksaan.
Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat identitas diri, surat kendaraan dinas maupun pribadi, kerapian pakaian dinas, serta sikap tampang personel. Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui PS Kasi Propam Iptu H Salim S, SH., menyebut langkah ini sebagai upaya rutin menjaga profesionalisme dan citra positif Polri di mata masyarakat.
“Kedisiplinan harus dimulai dari diri sendiri. Sebelum menegakkan aturan kepada masyarakat, kita harus terlebih dahulu memastikan bahwa personel Polri tampil tertib dan berwibawa,” tegas Iptu H Salim saat memberikan arahan.
Ia menegaskan Gaktiblin bukan bentuk hukuman, melainkan sarana pengingat bagi anggota agar tetap disiplin menjalankan tugas. Pemeriksaan akan dilakukan secara berkala dan mendadak sehingga setiap personel selalu siap dalam kondisi terbaik.
Lebih lanjut, Iptu H Salim menjelaskan tujuan Gaktiblin untuk menjaga ketertiban dan kerapian personel di lapangan sekaligus mengantisipasi pelanggaran dan penyimpangan oleh anggota Polri. Kegiatan juga mencakup pengawasan dan pengecekan menyeluruh terhadap personel Polres Padang Lawas.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan pelanggaran menonjol dalam pemeriksaan tersebut.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Polres Padang Lawas semakin sadar pentingnya menjaga etika, kerapian, dan kelengkapan diri sebagai wujud pelaksanaan nilai-nilai Polri Presisi dalam melayani masyarakat,” tutup Kasi Propam Polres Padang Lawas, Iptu H Salim S, SH.
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas menggelar pemberian santunan tali asih dan penghargaan kepada para tokoh pendidikan, pegiat pendidikan, serta pensiunan guru. Kegiatan berlangsung di ruang kerja Bupati Padang Lawas, Senin (04/05/26).
Santunan dan penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E., bersama Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Lawas Laskar Muda Nasution, M.Pd., beserta staf. Para penerima merupakan insan pendidikan yang dinilai berjasa dan berdedikasi tinggi selama menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik di lingkungan kerja masing-masing.
Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan menyampaikan bahwa pemberian tali asih ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Padang Lawas atas pengabdian para tokoh dan pensiunan guru. Ia juga menekankan peran penting para pegiat pendidikan dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Padang Lawas.
“Jasa dan dedikasi Bapak Ibu sekalian tidak ternilai. Ini bentuk terima kasih kami atas ketulusan mendidik generasi Padang Lawas,” ujar Bupati.
Melalui momentum Hardiknas tahun ini, Bupati juga mengajak seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Lawas untuk terus meningkatkan disiplin dan kinerja sesuai kompetensi di bidang masing-masing. Menurutnya, komitmen dan profesionalisme aparatur pendidikan menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Plt. Kadisdikbud Laskar Muda Nasution menambahkan, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi tenaga pendidik aktif untuk terus berkarya. Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan akan terus mendorong program-program yang berpihak pada peningkatan kualitas guru dan siswa.
Kegiatan penyerahan santunan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan sesi foto bersama antara Bupati, jajaran Disdikbud, dan para penerima penghargaan.
Suasana Minggu pagi di sejumlah gereja wilayah hukum Polsek Sosa Polres Padang Lawas terpantau aman dan khidmat, 3 Mei 2026. Personel Polsek Sosa turun langsung melaksanakan pengamanan ibadah sekaligus menggelar program Minggu Kasih.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipimpin Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto S.I.K. diwakili, Kapolsek Sosa AKP Eko Ady Ranto, SH, MH bersama tiga anggota, yakni Aiptu Ramli Tampubolon, Aipda Arman S Harahap, dan Aipda Dodi Padang. Para personel disebar ke gereja-gereja untuk memastikan jemaat dapat beribadah dengan tenang.
AKP Eko Ady Ranto mengatakan, kehadiran Polri bukan hanya untuk pengamanan, tapi juga sebagai bentuk pelayanan dan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kegiatan Minggu Kasih ini ruang bagi kami untuk mendengar langsung keluhan warga. Kalau ada gangguan kamtibmas atau masalah lain, bisa disampaikan langsung ke kami,” jelas AKP Eko.
Hasil Kegiatan
1. Terciptanya rasa aman dan nyaman bagi jemaat selama ibadah kebaktian.
2. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui kehadiran langsung di tengah warga.
3. Seluruh rangkaian ibadah Minggu dan kegiatan Minggu Kasih berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan kamtibmas.
Salah satu jemaat, M. Br. Siregar, mengaku senang dengan kehadiran polisi di gereja. “Kami jadi lebih tenang ibadah. Terima kasih untuk Pak Polisi yang sudah jaga kami,” ujarnya.
Program Minggu Kasih merupakan agenda rutin Polres Padang Lawas sebagai upaya menjaga toleransi, memperkuat sinergi, dan merawat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Padang Lawas.
Jajaran Polsek Sosa Polres Padang Lawas turun langsung ke lokasi wisata dan pusat keramaian untuk memastikan keamanan warga yang menghabiskan akhir pekan, Minggu 3 Mei 2026. Patroli dan pengamanan dimulai pukul 13.00 WIB hingga seluruh aktivitas pengunjung selesai.
Dua titik yang menjadi fokus pengamanan kali ini adalah Cafe D’Six di Desa Ujung Batu dan Cafe Pondok Jambu di Desa Gunung Baringin, Kecamatan Sosa. Kedua lokasi tersebut selalu ramai dikunjungi warga, terutama keluarga yang ingin menikmati libur Minggu bersama anak-anak.
Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto S.I.K melalui Kapolsek Sosa, AKP Eko Ady Ranto, S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan. Ia didampingi tiga personel, yakni Aipda Arman S Harahap, Aipda Dodi Padang, dan Briptu Willy Hidayat. Keempatnya menyebar ke area parkir, pintu masuk, hingga sekitar wahana kolam renang untuk berdialog dengan pengelola dan pengunjung.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan masyarakat benar-benar merasa aman. Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan,” tegas AKP Eko di sela kegiatan.
Sejumlah himbauan kamtibmas disampaikan secara humanis. Kepada petugas dan pengelola wisata, personel menekankan pentingnya pengawasan ketat di area kolam renang. Pengelola diminta menyiapkan petugas lifeguard dan memastikan anak-anak selalu dalam pengawasan orang tua.
Untuk para pengunjung, polisi mengingatkan agar tidak lalai menjaga barang bawaan. “Pastikan kendaraan dikunci ganda. Jangan tinggalkan helm atau barang berharga di motor. Kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan,” ujar Aipda Dodi Padang saat menyapa pengunjung di area parkir Cafe Pondok Jambu.
Selain itu, personel juga menitipkan pesan kamtibmas lain, seperti waspada terhadap aksi copet, tidak mudah percaya dengan orang asing, serta segera melapor ke petugas jika melihat hal mencurigakan. Respons warga cukup positif. Banyak pengunjung mengaku lebih tenang saat melihat polisi berpatroli di lokasi wisata.
“Kami senang ada pak polisi di sini. Jadi lebih nyaman bawa anak-anak main air,” kata Rina, salah satu pengunjung Cafe D’Six.
Selama patroli berlangsung, situasi di kedua lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan tindak kriminal maupun laka di area wisata. Arus lalu lintas menuju lokasi juga lancar berkat pengaturan personel di titik rawan macet.
AKP Eko Ady Ranto menambahkan, kegiatan patroli wisata akan terus digencarkan setiap akhir pekan dan hari libur nasional. Hal ini merupakan tindak lanjut atensi Kapolres Padang Lawas agar seluruh jajaran hadir di tengah masyarakat, terutama di tempat yang menjadi pusat aktivitas warga.
“Target kami jelas, wisata aman, warga nyaman, kamtibmas terjaga. Kami juga buka ruang komunikasi 24 jam jika warga butuh bantuan,” tutupnya.
Kegiatan selesai menjelang sore hari. Seluruh personel kembali ke Mapolsek Sosa dalam keadaan lengkap dan aman.
Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto, SIK melalui Kapolsek Sosa AKP Eko Ranto Ady SH MH melaksanakan patroli dialogis di Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara, Minggu 3 Mei 2026.
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan 12 personel gabungan Polsek Sosa. Sasaran patroli meliputi seluruh area pasar, mulai dari los sayur-mayur, kios pakaian, lapak ikan dan daging, hingga area parkir kendaraan roda dua dan roda empat yang dipadati pengunjung. Pasar Ujung Batu diketahui merupakan pusat ekonomi masyarakat Sosa dan sekitarnya yang selalu ramai terutama pada hari Minggu.
Dalam patroli tersebut, AKP Edi Ranto tidak hanya berkeliling, tetapi juga berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli. Beberapa pesan kamtibmas yang disampaikan antara lain imbauan untuk waspada terhadap aksi copet, penipuan uang palsu, serta ajakan agar tidak terprovokasi isu yang dapat memecah belah. Petugas juga mengingatkan juru parkir agar menata kendaraan dengan rapi dan tidak mematok tarif di luar ketentuan.
“Kehadiran kami sesuai arahan Bapak Kapolres AKBP Dodik Yulianto, SIK. Polri harus hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan, dan memastikan aktivitas jual beli berjalan aman. Pasar adalah urat nadi ekonomi, jadi harus kita jaga bersama,” tegas AKP Edi Ranto kepada wartawan.
Selain fokus pada keamanan, personel juga melakukan pemantauan harga bahan pokok. Dari hasil dialog dengan pedagang, harga beras, cabai, bawang, dan minyak goreng masih relatif stabil pasca-Lebaran. Namun Kapolsek tetap meminta pedagang tidak melakukan penimbunan dan melaporkan jika ada spekulan yang bermain harga.
Patroli juga menyentuh aspek ketertiban lalu lintas. Mengingat Jalan Lintas Ujung Batu tepat berada di depan pasar, personel mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang. Beberapa pengendara yang parkir sembarangan diberikan teguran humanis.
Respons masyarakat terpantau positif. Sumarno, salah satu pembeli, mengaku lebih nyaman. “Biasanya kalau hari Minggu di sini padat kali. Sering ada copet. Kalau ada polisi patroli gini, kami jadi tenang belanja sama keluarga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Persatuan Pedagang Pasar Ujung Batu, Ahmad Lubis. Ia mengapresiasi langkah cepat Polsek Sosa dan berharap patroli rutin terus dilakukan, bukan hanya saat hari pasar. “Keamanan ini kebutuhan utama. Kalau pasar aman, ekonomi rakyat jalan,” katanya.
Patroli berakhir pukul 11.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan kejadian menonjol. Situasi umum di Pasar Ujung Batu dan sekitarnya terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Sosa menambahkan, pihaknya akan terus mengintensifkan patroli dialogis di titik-titik keramaian lain seperti bank, SPBU, dan pusat pertokoan. Ia juga membuka ruang komunikasi bagi warga yang ingin melapor melalui nomor layanan Polsek Sosa 110 atau langsung ke Bhabinkamtibmas. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Polres Padang Lawas untuk mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati, Sabtu 02/04/26. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Panguhum S.Sos, M.AP
Mewakili Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE yang berhalangan hadir.
Mengawali amanatnya, Pj. Sekda menyampaikan titip salam dari Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas yang tidak dapat hadir langsung karena adanya agenda kedinasan di luar kota.
Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan Pj. Sekda Disampaikan bahwa Hardiknas adalah momentum untuk refleksi,
Meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. “Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” ujar Panguhum membacakan amanat.
Sesuai amanat UUD 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa. Karena itu, Hardiknas 2026 tidak hanya seremonial, tetapi pengingat tanggung jawab bersama.
Pj. Sekda juga memaparkan capaian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah selama 18 bulan terakhir. Fondasi
Pendidikan Bermutu Untuk Semua” telah diletakkan melalui berbagai regulasi dan penguatan ekosistem yang mengintegrasikan empat pusat pendidikan: sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Kementerian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, dan lembaga-lembaga yang berkomitmen memajukan pendidikan,” tegasnya. Atas nama kementerian, Pj. Sekda menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra di dalam dan luar negeri yang selama ini bekerja sama dengan baik.
Menutup amanat, Pj. Sekda mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi. “Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.”
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda serta tokoh masyarakat. Tampak hadir Wakapolres Padang Lawas Kompol Sugianto S.Pd,
Pabung Kabupaten Padang Lawas Mayor Arh Shaleh Hasibuan, dan perwakilan DPRD Kabupaten Padang Lawas yakni Sufriadi Halomoan Hasibuan S.Pd.,MM dari Fraksi PAN, Aulia Rahman Nasution S.IP dari Fraksi Golkar, serta Muhammad Rajab Siregar SE dari Fraksi PDIP.
Hadir pula perwakilan Pengadilan Agama Sibuhuan, Kakan Kemenag Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Kasman S.Ag.,MA, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD dan Camat se-Kabupaten Padang Lawas.
Dari unsur organisasi turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Hamnil Panguhum Nasution, anggota PKK Kabupaten Padang Lawas, Dewan Guru, PGRI, Ketua BSPPL, organisasi kepemudaan dan mahasiswa, Ibu Bhayangkari Polres Padang Lawas, serta para peserta upacara.
Rangkaian upacara Hardiknas 2026 ini menjadi penegas komitmen Pemkab Padang Lawas untuk terus mendorong pemerataan akses dan mutu pendidikan di seluruh wilayah.
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Lawas Sibuhuan memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dengan menggelar silaturahmi dan pembagian paket sembako kepada para pekerja. Acara berlangsung Jumat, 01/05/26, di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Lingkungan VI Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun.
Hadir mewakili Bupati Padang Lawas Mahkota Alam Hasibuan SE, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Panguhum NasutionS.Sos, M.AP. Turut hadir Wakapolres Padang Lawas Kompol Sugianto S.Pd beserta jajaran pimpinan daerah, perwakilan serikat pekerja, dan ratusan buruh dari berbagai sektor.
Peringatan May Day tahun ini mengusung tema nasional “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”. Sebagai bentuk partisipasi aktif, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Lawas Sibuhuan menyalurkan paket sembako kepada pekerja di Kabupaten Padang Lawas.
Foto : H Panguhum Nasution S Sos, M AP Pj Sekda Padang Lawas
Dalam sambutannya, Pj Sekda Panguhum Nasution menyampaikan permohonan maaf Bupati yang berhalangan hadir karena agenda serupa di luar kota. “Bapak Bupati menitipkan salam hangat untuk seluruh pekerja di Padang Lawas,” ujarnya.
Panguhum juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja di Indonesia, khususnya di Padang Lawas. Menurutnya, pekerja adalah tulang punggung kemajuan daerah.
“Peringatan May Day bukan sekadar seremoni tahunan. Ini momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan,” tegas Pj Sekda.
Ia menambahkan, kemajuan Padang Lawas tidak bisa dicapai tanpa sinergi kuat tiga pilar: pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja. Kolaborasi itu menjadi kunci peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan buruh.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Lawas Sibuhuan mengatakan pembagian sembako ini adalah wujud kepedulian dan kehadiran negara bagi pekerja. Selain perlindungan jaminan sosial, BPJS Ketenagakerjaan juga ingin hadir langsung di momen May Day untuk berbagi.
Kegiatan silaturahmi berlangsung hangat. Perwakilan buruh menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemkab dan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berharap dialog tripartit terus diperkuat agar isu upah, jaminan sosial, dan keselamatan kerja makin baik ke depan.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis paket sembako oleh Pj Sekda didampingi Wakapolres dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan pekerja.
Jajaran Polres Padang Lawas menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang digelar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Padang Lawas, Jumat, (1/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai itu mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja.”
Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto S.I.K., diwakili Wakapolres Kompol Sugianto, S.Pd. Hadir pula Kabag Ops AKP Aman Putra Bangunsyah, SH, Kasat Reskrim AKP Irwansyah Sitorus, Kasat Intelkam Iptu Agung, Kapolsek Barumun AKP Golfrid Siregar, serta personel Polres Padang Lawas.
Dari unsur pemerintah daerah, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam, SE diwakili oleh Pj Sekda Panguhum Nasution. Acara turut dihadiri perwakilan serikat pekerja, tamu undangan, dan insan pers.
Dalam sambutannya yang dibacakan Wakapolres, Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan May Day di kantor BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami mengucapkan terima kasih dalam kegiatan ini dan mengapresiasi kegiatan hari buruh nasional di kantor BPJS ketenagakerjaan,” ucap Kompol Sugianto, S.Pd menyampaikan pesan Kapolres.
Wakapolres menegaskan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Padang Lawas masih dalam keadaan aman dan kondusif. Ia berharap sinergitas seluruh elemen terus dijaga untuk mempertahankan kondisi tersebut.
“Secara umum Kamtibmas di Kabupaten Padang Lawas masih dalam keadaan aman dan kondusif, kami berharap sinergitas semua elemen dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakapolres menyatakan dukungan penuh Polres Padang Lawas terhadap peringatan Hari Buruh Nasional di Kabupaten Padang Lawas. Pihaknya juga membuka diri terhadap setiap keluhan dari masyarakat maupun kaum buruh.
“Polres Padang Lawas juga mendukung sepenuhnya kegiatan Hari Buruh Nasional di Kabupaten Padang Lawas dan kami dari Polres Padang Lawas menerima segala keluhan dari masyarakat dan buruh bila ada yang mau disampaikan,” lanjut Kompol Sugianto.
Foto : H Panguhum S Sos, MAP, PJ Sekda Padang Lawas, memberikan bingkisan
Acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Pj Sekda Kabupaten Padang Lawas, Panguhum Nasution S Sos, M AP yang mewakili Bupati. Dalam sambutannya, Pemkab Padang Lawas menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk mendorong iklim industri yang sehat serta meningkatkan kesejahteraan buruh.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian bantuan secara simbolis berupa paket sembako kepada peserta buruh yang hadir. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pekerja di momen May Day 2026.
Peringatan Hari Buruh (May Day) Kabupaten Padang Lawas Tahun 2026 terlaksana dalam keadaan aman dan lancar. Pengamanan kegiatan melibatkan personel gabungan dari Polres Padang Lawas dan Polsek Barumun.
Peringatan May Day di Padang Lawas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat dialog sosial antara pekerja, pengusaha, pemerintah, dan aparat keamanan demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas mulai tancap gas menyusun fondasi anggaran tahun 2027. Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas, Panguhum Nasution S.Sos, M.AP., memimpin langsung Rapat Penyusunan Standar Satuan Harga (SSH), Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK), Analisis Standar Belanja (ASB), dan Standar Biaya Umum (SBU) Tahun Anggaran 2027, Kamis (30/04/26).
Rapat strategis tersebut digelar di Ruang Rapat Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas dan dihadiri seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah se-Kabupaten Padang Lawas atau pejabat yang mewakili.
Foto : H Panguhum Nasution S Sos, M AP, Pj Sekda Padang Lawas, memberi Arahan
Dalam arahannya, Panguhum Nasution menegaskan bahwa penyusunan SSH, HSPK, ASB, dan SBU bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan instrumen vital untuk menjaga kualitas perencanaan dan penganggaran daerah.
“Standar harga ini menjadi acuan utama dan pedoman teknis bagi seluruh OPD dalam menyusun RKA. Tujuannya jelas, agar APBD 2027 disusun secara efisien, efektif, wajar, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Panguhum.
Rapat ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Khususnya Pasal 93 Ayat (5) yang menyebutkan bahwa Standar Satuan Harga merupakan harga satuan setiap unit barang/jasa yang berlaku di suatu daerah dan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Daerah.
Atas dasar itu, Pemkab Padang Lawas memandang perlu segera menetapkan SSH, HSPK, ASB, dan SBU sebagai rujukan wajib dalam perhitungan anggaran pendapatan dan belanja daerah TA 2027.
Panguhum meminta seluruh OPD proaktif memberikan masukan harga riil di lapangan agar standar yang ditetapkan benar-benar relevan. Data harga akan dikompilasi oleh tim penyusun untuk selanjutnya ditetapkan melalui Keputusan Bupati.
“Jangan sampai ada belanja yang tidak sesuai standar atau terindikasi kemahalan. Dengan adanya SSH, HSPK, ASB, dan SBU yang akurat, kita bisa mencegah pemborosan dan memastikan setiap rupiah APBD memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Rapat berjalan dinamis dengan sesi diskusi dan penyampaian data awal dari beberapa OPD. Tim penyusun menargetkan draf final Standar Satuan Harga TA 2027 rampung dalam waktu dekat untuk selanjutnya diajukan ke Bupati Padang Lawas guna ditetapkan.
Penyusunan lebih awal ini diharapkan memberi waktu cukup bagi OPD menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027 secara lebih cermat dan terukur.
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE secara resmi melepas keberangkatan 211 calon jemaah haji Kabupaten Padang Lawas Tahun 2026. Pelepasan digelar di Masjid Agung Al-Munawwaroh Sibuhuan, Rabu malam (29/06/26) pukul 22.40 WIB.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jemaah haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Menurutnya, ibadah haji merupakan panggilan suci Allah SWT yang patut disyukuri.
“Ibadah haji merupakan panggilan suci yang harus disyukuri. Kami berpesan agar bapak dan ibu menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujar Bupati Putra Mahkota Alam.
Bupati juga berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. “Kami berharap jemaah berangkat sehat, pulang sehat, bisa menjalankan ibadah dengan lancar, istiqomah, dan kembali dengan predikat haji yang mabrur,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Bupati turut menitipkan doa kepada para jemaah untuk Kabupaten Padang Lawas. “Kami juga memohon kepada bapak/ibu jemaah calon haji, agar kiranya berkenan menyisipkan doa untuk Kabupaten Padang Lawas agar menjadi daerah yang maju, mandiri, amanah, jaya, dan unggul,” harapnya.
Foto : Luat Hasibuan SE, Ketua DPRD Padang Lawas
Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Padang Lawas Luat Hasibuan, SE juga menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kepada para jemaah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik, mengikuti seluruh arahan petugas haji, serta menjaga kekompakan antarjemaah. “Jaga kesehatan, ikuti arahan petugas, serta jaga kekompakan dan nama baik daerah selama menjalankan ibadah haji,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Haji dan Umroh Kabupaten Padang Lawas, H. Abaror Hasibuan, S.Pd., melaporkan bahwa total calon jemaah haji tahun ini berjumlah 211 orang, termasuk pendamping. Rinciannya terdiri dari 87 jemaah laki-laki dan 124 jemaah perempuan.
“Insya Allah, jemaah calon haji Kabupaten Padang Lawas kita sudah dibekali dan siap menjalankan ibadah haji. Mereka sudah diberi pengetahuan sampai pelatihan manasik haji,” jelas Abaror. Ia menambahkan, para jemaah juga akan didampingi tim pendamping haji dari tenaga kesehatan dan bidang lainnya selama di Tanah Suci.
Acara pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati Padang Lawas Achmad Fauzan Nasution, S.Hi, M.Pdi. Hadir pula sejumlah Anggota DPRD Padang Lawas, yakni Supriadi Halomoan Hasibuan, S.Pd, MM dari Fraksi PAN dan H. Puli Parisan Lubis, Lc dari Fraksi PKS.
Tampak hadir unsur Forkopimda, antara lain Wakapolres Kabupaten Padang Lawas Kompol Sugianto, S.Pd, Pabung Kabupaten Padang Lawas Mayor Arh Shaleh Hasibuan, perwakilan Kejari Padang Lawas, dan perwakilan Pengadilan Agama Sibuhuan.
Jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Lawas juga hadir lengkap, termasuk PJ Sekretaris Daerah Panguhum Nasution, S.Sos, M.AP, Kakan Kemenag Dr. Kasman, S.Ag, MA, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, serta para Camat se-Kabupaten Padang Lawas.
Dari unsur organisasi wanita, hadir Ketua TP PKK Kabupaten Padang Lawas Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, Staf Ahli TP PKK Ny. Hj Marnis Khairati Achmad Fauzan Nasution, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Hamnil Panguhum Nasution.
Foto : Ketua MUI Padang Lawas berpelukan
Acara juga dihadiri Ketua MUI Kabupaten Padang Lawas Dr. Ismail Nasution, Lc, M.TH, Ketua BSPPL Kabupaten Padang Lawas, perwakilan perbankan, serta ratusan keluarga jemaah calon haji yang ikut mengantar keberangkatan tamu Allah tersebut.
Rabu 29 April 2026, Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Padang Lawas yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD berjalan lancar dan menghasilkan penetapan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025.
Rapat Paripurna dinyatakan cukup forum dan secara resmi dipimpin serta dibuka oleh Ketua DPRD Padang Lawas Luat Hasibuan, SE. Ia didampingi oleh Wakil Ketua I Amran Pikal Siregar, S.Sos.I, Wakil Ketua II Muhammad Dayan Hasibuan, SH, serta dihadiri para anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas.
Mewakili DPRD Padang Lawas, Sufriadi Halomoan Hasibuan, S.Pd, MM dari Fraksi PAN menyampaikan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Padang Lawas Tahun Anggaran 2025.
Foto : Supriadi Halomoan Anggota DPRD dari Partai PAN
Dalam penyampaiannya, Sufriadi menegaskan kembali visi Kabupaten Padang Lawas periode 2025-2029 yaitu: “Bersama Mewujudkan Padang Lawas Maju, Mandiri, Amanah, Jaya dan Unggul.”
“Rumusan visi tersebut mengandung makna kondisi yang dicita-citakan atau diharapkan dapat dicapai dan dirasakan oleh segenap masyarakat Kabupaten Padang Lawas,” ucap Sufriadi.
Ia menambahkan, misi Kabupaten Padang Lawas merupakan pernyataan tentang berbagai langkah strategis yang akan ditempuh untuk mewujudkan visi tersebut. “Misi mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Padang Lawas menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD yang telah mencurahkan pikiran dan tenaga dalam menelaah, meneliti, serta membahas LKPJ Kabupaten Padang Lawas Tahun Anggaran 2025.
“Dengan visi, Bersama Mewujudkan Padang Lawas Maju, Mandiri, Amanah, Jaya dan Unggul, asil rekomendasi yang disampaikan merupakan wahana dalam evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Padang Lawas,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa catatan serta rekomendasi DPRD akan ditindaklanjuti secara serius. “Catatan serta rekomendasi ini akan kami jadikan acuan guna perbaikan kinerja pemerintah daerah di masa akan datang,” sambungnya.
Lebih lanjut, Bupati berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. “Ke depan, kami berupaya lebih maksimal meningkatkan kualitas kinerja setiap penyelenggaraan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan yang menjadi kewenangan daerah, supaya memperoleh hasil yang lebih optimal,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap hubungan kerja dan kemitraan yang kondusif antara eksekutif dan legislatif dapat terus dipelihara. “Dengan suasana yang kondusif serta hubungan kerja dan kemitraan yang telah terwujud selama ini, ke depan dapat kita pelihara bahkan ditingkatkan lagi demi kemajuan pembangunan Kabupaten Padang Lawas,” tutup Bupati.
Rapat Paripurna turut dihadiri Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan Bainar Ritonga, S.Ag, MH, Pabung Kabupaten Padang Lawas Mayor Arh Shaleh Hasibuan, Kabag OPS Polres Padang Lawas AKP Aman Putra Bangun, SH, perwakilan Kejari Kabupaten Padang Lawas, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Sibuhuan, Pj. Sekretaris Daerah Panguhum Nasution, S.Sos,M.AP, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, camat se-Kabupaten Padang Lawas, insan pers, dan para undangan terhormat lainnya.
Foto : Kiri, Ahcyar Hidayat Hasibuan Ketua Fraksi A DPRD Padang Lawas Kanan, Khotob SE Anggota DPRD dari Fraksi Golkar
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Penetapan rekomendasi LKPJ ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja pemerintahan serta menjadi pijakan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Padang Lawas sesuai visi-misi 2025-2029.
Foto : Tengah, SAFARUDIN Siregar Camat Sosa Kanan : Jumpa Taufiq Hasibuan Kepala Desa Pasar Ujung Batu
Sebanyak 25 calon jemaah haji yang tergabung dalam rombongan Kecamatan Sosa dan Kecamatan Lubu Sutam, Kabupaten Padang Lawas, resmi dilepas keberangkatannya menuju kabupaten di Mesjid Agung Al- Monawaroh Sibuhuan lanjut Asrama Haji, Rabu, 29 April 2026. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Masjid Jami Jannah Pasar Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, selepas waktu Magrib.
Rombongan yang terdiri dari 19 calon haji asal Kecamatan Sosa dan 6 orang dari Kecamatan Lubu Sutam ini diberangkatkan menggunakan bus nomor 04. Mereka akan terlebih dahulu berkumpul di Masjid Agung Al-Munawaroh Sibuhuan, ibu kota Kabupaten Padang Lawas, sebelum bergabung dengan rombongan calon jemaah haji dari Hutaraja Tinggi untuk bersama-sama diberangkatkan menuju embarkasi.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Camat Sosa, Safarudin Siregar, S.H. Dalam sambutannya, Safarudin berpesan agar seluruh calon jemaah haji senantiasa menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Kepada seluruh calon jemaah haji, kami berpesan agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci hingga kembali ke kampung halaman dengan selamat. Jaga niat, jaga fisik, dan jaga akhlak sebagai tamu Allah,” ujar Safarudin di hadapan para jemaah dan ratusan keluarga pengantar yang memenuhi masjid.
Tak hanya itu, Camat Sosa juga menitipkan doa kepada para calon haji. “Mohon doakan kami yang belum berangkat agar juga terpanggil untuk menunaikan rukun Islam yang kelima ini. Doakan juga agar Kabupaten Padang Lawas senantiasa diberi keberkahan dan kedamaian,” tambahnya.
Acara pelepasan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sosa, Ketua MUI Kecamatan Sosa, Kepala KUA Sosa, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan keluarga jemaah. Suasana haru menyelimuti Masjid Jami Jannah. Lantunan doa, takbir, dan shalawat terus menggema mengiringi langkah para calon tamu Allah. Tak sedikit keluarga yang melepas dengan isak tangis, memeluk erat sanak saudara sembari menitipkan pesan dan harapan agar menjadi haji yang mabrur.
Salah satu keluarga jemaah, mengaku terharu sekaligus bangga. “Alhamdulillah, ibu saya bisa berangkat tahun ini setelah menunggu 11 tahun. Sedih melepas, tapi lebih bahagia karena ini panggilan Allah. Semoga semua sehat dan mabrur,” tuturnya sambil menyeka air mata.
Sesuai jadwal, 25 calon jemaah haji ini akan bergabung dengan kloter asal Padang Lawas di Asrama Haji Medan sebelum diterbangkan ke Arab Saudi. Kepala KUA Sosa mengingatkan agar jemaah tetap fokus beribadah dan mengikuti arahan petugas haji selama di Tanah Suci.
Pelepasan calon jemaah haji ini menjadi momen tahunan yang selalu dinanti warga Sosa dan Lubu Sutam, sebagai wujud syukur atas bertambahnya warga yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji.
Sebanyak 30 calon jemaah haji asal Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas resmi dilepas keberangkatannya oleh Plt Camat Hutaraja Tinggi, Riswan P. Daulay, S.Pd., Rabu, 29 April 2026. Acara pelepasan berlangsung khidmat di halaman Kantor Camat Hutaraja Tinggi sejak pukul 1730 WIB.
Dalam sambutannya, Riswan P. Daulay menyampaikan bahwa rombongan calon haji tahun ini berjumlah 30 orang, terdiri dari 29 jemaah asal Hutaraja Tinggi dan 1 jemaah tambahan dari Kecamatan Sosa Timur. Seluruh jemaah diberangkatkan menggunakan Bus Barumun No. 07 dari Kantor Camat Hutaraja Tinggi.
Rombongan dijadwalkan singgah terlebih dahulu di Masjid Jami Nurul Jannah, Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Masjid Agung Al-Munawaroh Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas, sebagai titik kumpul keberangkatan tingkat kabupaten sebelum bertolak ke asrama haji Medan.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Hutaraja Tinggi, kami melepas Bapak dan Ibu sekalian dengan rasa syukur dan haru. Ini adalah tamu-tamu Allah yang akan menunaikan rukun Islam kelima,” ujar Riswan.
Di hadapan para calon haji dan keluarga yang mengantar, Plt Camat berpesan agar jemaah senantiasa menjaga kesehatan selama di Tanah Suci hingga kembali ke kampung halaman. Ia juga menitipkan doa khusus.
“Kami titip pesan, jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan ikuti semua arahan petugas haji. Kami yang di sini mohon didoakan ketika Bapak Ibu berada di Tanah Suci, agar kami juga kelak dipanggil Allah SWT untuk menjalankan rukun Islam yang kelima,” tuturnya.
Acara pelepasan turut dihadiri unsur Forkopimcam dan tokoh agama, di antaranya Ketua MUI Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kepala KUA Hutaraja Tinggi, serta Kapolsek setempat. Suasana haru menyelimuti lokasi saat keluarga melepas keberangkatan dengan isak tangis dan lantunan selawat.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Hutaraja Tinggi, Syahron Rizal Harahap, S.Pd., M.Si. Dalam doanya, ia memohon agar seluruh jemaah diberi kelancaran, kesehatan, dan menjadi haji yang mabrur.
Rombongan Bus Barumun No. 07 kemudian bertolak dari Kantor Camat Hutaraja Tinggi tepat pukul 17.30 WIB, diiringi lambaian tangan keluarga dan masyarakat yang hadir,
Jadwal selanjutnya, seluruh CJH asal Kabupaten Padang Lawas akan diberangkatkan secara resmi dari Masjid Agung Al-Munawaroh Sibuhuan menuju Asrama Haji Medan sebelum diterbangkan ke Tanah Suci.
Foto : H Panguhum S Sos, M.AP, Pj Sekda Padang Lawas Ikuti Sosialisasi AI Agent untuk Evaluasi SAKIP, Kemenpan-RB Dorong Digitalisasi Akuntabilitas Kinerja
Padang Lawas | BurusergapINFO my.id
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas H. Panguhum Nasution, S.Sos.,M.AP mengikuti Sosialisasi AI Agent untuk Evaluasi SAKIP yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting bersama seluruh Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kegiatan berlangsung di ruang kerja Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas, Rabu (29/04/26).
Rapat sosialisasi dibuka langsung oleh Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan-RB, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si. Dalam arahannya, Prof. Erwan menegaskan bahwa pembangunan AI Agent untuk evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) merupakan langkah strategis dan inovatif yang kini gencar disosialisasikan ke seluruh instansi pemerintah daerah.
“Teknologi ini bertujuan mengubah proses evaluasi SAKIP yang selama ini masih manual dan administratif, menjadi berbasis data, lebih cepat, akurat, serta transparan. Ini bagian dari akselerasi reformasi birokrasi,” ujar Prof. Erwan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan agar seluruh pemerintah daerah memedomani penggunaan AI sesuai aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Pemanfaatan AI dalam evaluasi SAKIP bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat analisis kinerja dan pengambilan keputusan berbasis bukti.
Dalam paparannya, Prof. Erwan juga menekankan beberapa imperatif strategis. Pertama, menyelaraskan SAKIP dengan agenda transformasi nasional, khususnya dalam percepatan transformasi digital. Kedua, menempatkan Reformasi Birokrasi (RB) sebagai penggerak utama perubahan. Ketiga, memperkuat SAKIP sebagai pilar akuntabilitas kinerja pemerintah. Keempat, menjawab tantangan skala besar dalam tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks.
Pj. Sekda Padang Lawas, H. Panguhum Nasution, menyambut baik inisiatif Kemenpan-RB tersebut. Menurutnya, integrasi AI dalam evaluasi SAKIP akan membantu Pemkab Padang Lawas meningkatkan kualitas perencanaan, pengukuran, hingga pelaporan kinerja secara lebih objektif.
“Ini sejalan dengan komitmen kita untuk mewujudkan birokrasi yang berdampak. Dengan AI Agent, proses evaluasi bisa lebih efisien dan minim subjektivitas. Tentu kita akan siapkan SDM dan infrastruktur pendukungnya sesuai arahan pusat,” ungkap Panguhum usai kegiatan.
Turut mendampingi Pj. Sekretaris Daerah dalam kegiatan tersebut, Asisten III Setdakab Padang Lawas Drs. Amir Sholeh Nasution, Kabag Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas, perwakilan dari Baperida Kabupaten Padang Lawas, serta para undangan terhormat lainnya.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya Kemenpan-RB mendorong seluruh pemerintah daerah beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus memastikan akuntabilitas kinerja tetap terjaga di era digital. Penerapan AI Agent dalam evaluasi SAKIP ditargetkan mampu memangkas waktu evaluasi, meningkatkan kualitas data kinerja, dan memperkuat budaya kerja berbasis hasil di lingkungan birokrasi.
Foto : H Panguhum Nasution S Sos,M.AP Pj. Sekda Padang Lawas,
Padang Lawas | BurusergapINFO my.id
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas mematangkan persiapan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Rapat koordinasi dipimpin langsung Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas, H. Panguhum Nasution, S.Sos, M.AP, bertempat di Ruang Rapat Pj. Sekretaris Daerah, Selasa, 28 April 2026.
Rapat digelar untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menyukseskan Hardiknas 2026 yang mengusung tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema ini menegaskan bahwa pendidikan berkualitas hanya bisa dicapai lewat kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, sekolah, masyarakat, hingga dunia usaha.
Dalam arahannya, Pj. Sekda H. Panguhum Nasution menekankan bahwa Hardiknas tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. “Peringatan Hardiknas adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta membangun sumber daya manusia yang unggul di Padang Lawas. Jangan sampai hanya upacara, tapi substansinya hilang,” tegasnya.
Atas arahan Bupati Padang Lawas, Pj. Sekda meminta seluruh perangkat daerah terkait segera berkoordinasi dan bersinergi secara intensif. Ia menekankan agar setiap OPD memahami peran masing-masing, mulai dari Dinas Pendidikan, Diskominfo, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga kecamatan. Tujuannya agar pelaksanaan Hardiknas 2026 berjalan lancar, khidmat, dan sukses sesuai rencana yang ditetapkan.
“Semua harus bergerak. Kita ingin rangkaian Hardiknas tahun ini tidak hanya tertib, tapi juga penuh makna dan berdampak langsung pada ekosistem pendidikan kita,” ujar Panguhum.
Rapat persiapan ini membahas detail rangkaian kegiatan, termasuk upacara bendera, pameran pendidikan, pemberian penghargaan untuk guru dan siswa berprestasi, hingga kegiatan sosial yang melibatkan pelajar dan masyarakat. Panitia juga diminta mengantisipasi aspek teknis seperti pengamanan, publikasi, dan pelibatan komunitas pendidikan.
Melalui rapat ini, Pemkab Padang Lawas berharap seluruh agenda Hardiknas 2026 dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan menjadi pengingat bersama akan pentingnya gotong royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan Polres Padang Lawas, perwakilan Pabung Kabupaten Padang Lawas, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas, Ketua PGRI Kabupaten Padang Lawas Bidarlis Rangkuti, ST, M.Si., Dewan Pendidikan Kabupaten Padang Lawas, serta para peserta rapat dari OPD dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.
Reporter : Subandi
Sumber : Diskominfo Padang Lawas
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Sosialisasi Ketaspenan bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Padang Lawas. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Padang Lawas ini dibuka pada Senin, 27 April 2026 dan dijadwalkan berjalan selama 5 sesi hingga Rabu, 29 April 2026.
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E., dalam hal ini diwakili oleh Asisten III Setdakab Padang Lawas, Drs. Amir Soleh Nasution, hadir bersama Kepala BKPSDM Kholil Siregar, S.E. untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Asisten III Drs. Amir Soleh Nasution menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Kepala Cabang PT. Taspen (Persero) Kantor Cabang Pematang Siantar beserta tim di Kabupaten Padang Lawas. Ia berharap dengan terlaksananya kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman ASN Kabupaten Padang Lawas mengenai hak, kewajiban, dan manfaat program TASPEN (Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri), seperti pensiun dan jaminan sosial.
“Dengan sosialisasi ini, ASN Padang Lawas diharapkan semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta Taspen, sehingga dapat merencanakan masa pensiun dengan lebih baik,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Cabang PT. Taspen (Persero) Kantor Cabang Pematang Siantar, Maulana Setiawan, menyampaikan kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Padang Lawas. Ia menegaskan kini tidak ada lagi keresahan terkait jaminan masa tua bagi PPPK.
“Selama ini PPPK merasa dibedakan dengan PNS karena PNS menerima pensiun bulanan, padahal PNS ada iuran untuk pensiunnya, namun PPPK tidak ada,” jelas Maulana.
Saat ini, PPPK daerah Padang Lawas telah mengikuti 3 program di Taspen, yaitu:
– Jaminan Hari Tua (JHT) dengan iuran 3,25% tiap bulan, dipotong dari gaji
– Jaminan Kecelakaan Kerja* dengan iuran 0,24% dibayar oleh pemerintah
– *Jaminan Kematian, dengan iuran 0,72% dibayar oleh pemerintah
Maulana menambahkan, kini Taspen menyediakan wadah iuran pengganti pensiun untuk persiapan kesejahteraan di masa tua bagi PPPK. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Kemendagri terkait arahan Optimalisasi Pemberian Layanan Pembayaran Manfaat Program PT. TASPEN (Persero) pada poin 5.d, yaitu “melakukan Top Up Manfaat dan fasilitas layanan lainnya oleh Taspen Group sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ASN dan meningkatkan manfaat Tabungan Hari Tua dan Pensiun Sesuai Dengan Peraturan Perundang-undangan”.
Menyikapi hal tersebut, Taspenlife yang 100% sahamnya merupakan milik Taspen dihadirkan sebagai wadah Top Up bagi ASN.
Untuk PPPK, Top Up dapat dilakukan melalui program, Bundling Taspen Smart Save dan Taspen Bright Life, hanya dengan iuran Rp230.000 per bulan. Manfaat yang akan diterima berupa akumulasi dana Rp230.000 beserta pengembangan pada Batas Usia Pensiun (BUP).
Maulana merinci, jika terjadi risiko meninggal dunia aktif, ahli waris menerima santunan duka dari Taspen Smart Save sebesar 50x premi dasar untuk meninggal alami dan 100x premi dasar untuk meninggal karena kecelakaan. Sementara dari Taspen Bright Life, ahli waris menerima uang pertanggungan mengikuti usia masuk, antara Rp38.400.000 hingga Rp102.000.000.
“Namun harapannya tidak ada kejadian meninggal dunia, sehingga ketika pensiun PPPK menerima 2 tabungan yaitu Jaminan Hari Tua (JHT) dan juga Bundling, Taspen Smart Save dan Taspen Bright Life. Untuk _Bundling_ bisa dipilih diterima sekaligus atau bulanan, jika dana _bundling_ minimal Rp60 juta,” terangnya.
Hingga sesi ke-2 pada Selasa, 28 April 2026, antusiasme peserta tercatat tinggi. Pencapaian peserta yang bersedia mengikuti program mencapai sekitar 75% dari jumlah peserta yang hadir.
Kendati demikian, Maulana menegaskan target dari PT. Taspen Pematang Siantar adalah 100% dari jumlah PPPK, khususnya Kabupaten Padang Lawas dan juga Pemkab/Pemko di wilayah kerja Taspen Pematang Siantar.
“Namun yang terpenting bagi Taspen dari sosialisasi ini adalah seluruh peserta/anggota Taspen yaitu ASN baik PNS maupun PPPK mengetahui dengan pasti apa saja hak dan kewajibannya di Taspen,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, PT. Taspen (Persero) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala BKPSDM Kholil Siregar, S.E. yang telah memfasilitasi kegiatan sosialisasi Ketaspenan di Pemkab Padang Lawas yang dimulai pada Senin, 27 April 2026.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh para pimpinan OPD terkait dan ratusan peserta dari kalangan ASN Pemkab Padang Lawas. Sosialisasi akan terus berlanjut hingga sesi ke-5 pada Rabu, 29 April 2026.